
Bila diibaratkan orang dalam berdagang, Cina pas menyandang gelar Palugada (Apa Loe Mau Gue Ada-red). Dalam arsenal industri pertahanan, palugada seolah menjadi ciri yang melekat pada Negeri Tirai Bambu ini, tak peduli bahwa itu merupakan murni hasil riset sendiri atau mungkin meng-copy produk teknologi dari negara lain. Dan dari lini senjata di kapal perang, belum lama ini ada kabar baru, bawah Cina telah berhasil menginstall sistem rudal dengan VLS (Vertical Launch System). (more…)

Karena tekanan dan kebutuhan, reverse engineering menjadi prioritas bagi industri pertahanan di Iran. Lepas dari soal seberapa jauh kualitas produk yang dihasilkan, hasil reverse engineering kerap membuat gebrakan, khususnya bila dipandang dari negara dunia ketiga. Dan yang terbaru dari Negeri Para Mullah adalah diperkenalkannya sosok rudal jelajah jarak jauh (long range cruise missile) Hoveizeh. (more…)

Sejak tahu 2005, AL Amerika Serikat (US Navy) kerap mengandalkan drone/UAV (Unmanned Aerial Vehicle) ScanEagle untuk tugas intai maritim. Karena dipandang ampuh dan mudah dalam deployment, drone buatan Boeing Insitu ini juga laris digunakan oleh negara-negara yang dekat dengan AS. Sebagai pengguna terbesar di luar AS adalah Australia, Inggris, dan Jepang. Indonesia pun dijadwalkan akan mendapat 4 unit ScanEagle sebagai bagian dari hibah dalam program pembangunan kapasitas angkatan laut Asia Tenggara yang dikenal sebagai Maritime Security Initiative (MSI). (more…)