Tag: Reverse Engineering

Norinco Red Arrow 12 – Rudal Anti Tank ‘Jiplakan’ FGM-148 Javelin

Sejak dioperasikan militer Amerika Serikat pada 1996, tercatat sudah beragam palagan pertempuran diikuti oleh rudal anti tank yang satu ini. Menyandang label FGM-148 Javelin, rudal besutan Raytheon dan Lockheed Martin ini pun laris manis di pasaran, setidaknya ada 25 negara, termasuk Indonesia, yang kini mengoperasikan rudal dengan mekanisme fire and forget berpemandu infra red ini. Dan ibarat ada gula ada semut, laris manis dan battle proven-nya Javelin rupanya menarik minat Cina pada rudal yang telah diproduksi lebih dari 45 ribu unit ini. (more…)

Untuk Pertama Kali, Cina Sukses Instalasi Rudal Hanud VLS di Kapal Perusak Luhai Class

Bila diibaratkan orang dalam berdagang, Cina pas menyandang gelar Palugada (Apa Loe Mau Gue Ada-red). Dalam arsenal industri pertahanan, palugada seolah menjadi ciri yang melekat pada Negeri Tirai Bambu ini, tak peduli bahwa itu merupakan murni hasil riset sendiri atau mungkin meng-copy produk teknologi dari negara lain. Dan dari lini senjata di kapal perang, belum lama ini ada kabar baru, bawah Cina telah berhasil menginstall sistem rudal dengan VLS (Vertical Launch System). (more…)

Rudal Jelajah Jarak Jauh Hoveizeh: Hasil Reverse Engineering Terbaru dari Iran

Karena tekanan dan kebutuhan, reverse engineering menjadi prioritas bagi industri pertahanan di Iran. Lepas dari soal seberapa jauh kualitas produk yang dihasilkan, hasil reverse engineering kerap membuat gebrakan, khususnya bila dipandang dari negara dunia ketiga. Dan yang terbaru dari Negeri Para Mullah adalah diperkenalkannya sosok rudal jelajah jarak jauh (long range cruise missile) Hoveizeh. (more…)

Qods Yasir UAV: ‘Kembaran’ ScanEagle dari Hasil Reverse Engineering

Sejak tahu 2005, AL Amerika Serikat (US Navy) kerap mengandalkan drone/UAV (Unmanned Aerial Vehicle) ScanEagle untuk tugas intai maritim. Karena dipandang ampuh dan mudah dalam deployment, drone buatan Boeing Insitu ini juga laris digunakan oleh negara-negara yang dekat dengan AS. Sebagai pengguna terbesar di luar AS adalah Australia, Inggris, dan Jepang. Indonesia pun dijadwalkan akan mendapat 4 unit ScanEagle sebagai bagian dari hibah dalam program pembangunan kapasitas angkatan laut Asia Tenggara yang dikenal sebagai Maritime Security Initiative (MSI). (more…)