
Ajang pameran pertahanan Eurosatory 2026 di Paris, Perancis, menjadi saksi bisu lompatan besar industri pertahanan swasta nasional Indonesia. Holding industri pertahanan swasta terbesar di Indonesia, Republikorp, melalui anak usahanya PT Republik Palindo Internasional (RPAL), secara resmi mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) strategis dengan raksasa galangan kapal perang dunia asal Italia, Fincantieri. (more…)

Industri pertahanan Indonesia terus didorong menuju kemandirian agar tidak lagi bergantung pada pihak asing. Untuk itu pemerintah menargetkan agar pengadaan alat pertahanan tertentu dapat sepenuhnya dipenuhi oleh industri dalam negeri. Hal ini meliputi produksi senjata ringan, seperti pistol dan senapan serbu secara lokal, pemeliharaan serta produksi suku cadang di dalam negeri, hingga dukungan pendanaan yang kuat melalui anggaran pertahanan besar dan peran lembaga keuangan pemerintah. (more…)