Proses pembelian jet tempur memang kerap menimbulkan efek tarik ulur yang panjang, terlebih jika yang jadi pembeli adalah negara dengan budget pertahanan serba ngepas dengan seabreg permintaan. Sekalipun punya budget cukup, mengingat banyak faktor yang saling terkait, pengadaan jet tempur kerap memakan waktu lama. Indonesia membutuhkan waktu hampir dua tahunan untuk akhirnya memutuskan memilih Sukhoi Su-35 Super Flanker sebagai pengganti jet tempur F-5 E/F Tiger II. Pun sudah diputuskan, menuju proses deal hingga penandatanganan kontrak pembelian juga butuh waktu.
Tag: pt dirgantara indonesia
Aerostar TUAV: Drone Intai Andalan Skadron Udara 51 TNI AU
Dengan latar kondisi dan tantangan di kawasan Timur Tengah memaksa Israel menjadi kekuatan nomer satu dalam pengembangan teknologi drone/UAV (Unmanned Aerial Vehicle). Didukung AS, keterlibatan vendor drone Israel seperti IAI (Israel Aerospace Industries), Elbit dan Aeronautics Defense Systems hingga kini telah menelurkan beberapa jenis drone yang populer seperti Heron, Searcher, Scout, Hermes dan Aerostar. Bahkan tak sedikit varian drone kombatan, UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle) yang sudah dilibatkan langsung dalam operasi militer.
Boeing Akhirnya Berikan Offset Untuk Pengadaan Empat Unit CH-47 Chinook
Tarik ulur pemberian ToT (transfer of technology) dalam proses pembelian alutsista umumnya terkait dengan beberapa prinsip, mulai dari urusan politik dan pastinya nilai total pembelian tersebut. Ada yang menarik dari rencana pengadaan helikopter angkut berat CH-47 Chinook buatan Boeing. Pasalnya Indonesia hanya membeli empat unit dan tetap mensyaratkan ToT dalam skema offset. (more…)
Elang Recon Vehicle 4×4: Rantis Intai Merek Dalam Negeri Citarasa Perancis
Bila PT DI (Dirgantara Indonesia) menjadikan Airbus sebagai mitra strategis bagi pengembangan produk pesawat dan helikopter. Maka PT Pindad juga punya mitra strategis untuk bisnisnya, yakni dengan Renault Trucks Defense, sebagai penyuplai berbagai perangkat keras dan dukungan alih teknologi bagi rantis 4×4 dan panser Anoa 6×6. Meski panser Anoa adalah produksi dalam negeri, namun elemen powerpacks yang terdiri dari mesin, transmisi, sistem pendingin, dan drop box masih mencomot teknologi VAB 320 dari Renault. (more…)
Libatkan Duta Besar Empat Negara, Eurofighter Typhoon Kian Gigih Untuk Mengudara di Indonesia
Kubu Eurofighter nampak kian gigih untuk melobi ke pemerintah Indonesia. Setelah bulan April lalu menghadirkan full mockup di hangar PT DI (Dirgantara Indonesia). Hari Selasa lalu (4/8/2015), para duta besar dan perwakilan negara-negara pendiri Eurofighter, yakni Jerman, Italia, Spanyol dan Inggris, menyerahkan surat dukungan (letter of support) secara resmi kepada Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu. Letter of support ini tak main-main, pasalnya langsung ditandatangani menteri pertahanan keempat negara produsen Eurofighter. (more…)
Multi Role Tanker Transport: Solusi Air Refuelling Aneka Jet Tempur TNI AU
Urusan daya jelajah menjadi penting bagi keberadaan jet tempur TNI AU, maklum wilayah udara yang harus di-cover terbilang ekstra luas. Meski ada beberapa pangkalan (Lanud) aju untuk mendukung operasi jarak jauh, tapi dalam prakteknya menyiapkan pangkalan aju belum tentu efektif dan dibutuhkan waktu untuk segala macam persiapan guna menerima kedatangan jet tempur dari pangkalan utama.
SAGE 600: Perangkat Perang Elektronik Berbasis Frekuensi Radio Untuk CN-235 220 MPA TNI AU
Dengan moncong hidung mancung khas ‘Pinokio,’ CN-235 220 MPA (Maritime Patrol Aircraft) TNI AU yang dilengkapi radar Thales, hingga kini masih dipercaya sebagai produk unggulan PT Dirgantara Indonesia dalam menelurkan serial pesawat intai bermaritim, meski Puspenerbal TNI AL punya varian yang lebih baru, yakni CN-235 220 NG MPA, tetap saja CN-235 220 MPA milik Skadron Udara 5 TNI AU masih yang paling lekat di mata publik, tentu saja lewat ciri khas moncong radarnya yang ekstra mancung. (more…)
(Lagi) PT Dirgantara Indonesia Pesan Dua Unit Helikopter Dauphin Untuk BASARNAS
Ada yang menarik dari berlangsungnya ajang Paris Air Show 2015, yakni kabar bahwa PT Dirgantara Indonesia (PT DI) pada 15 Juni lalu telah melakukan pemesanan dua unit helikopter Dauphin AS365 N3+ kepada Airbus Helicopters. (more…)
Indonesia Tingkatkan Komitmen Pembangunan Jet Tempur KFX/IFX dengan Korea Selatan
Setelah up and down, program kerjasama pembangunan pesawat tempur KFX/IFX antara Indonesia dan Korea Selatan nampak kembali bergairah. Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pertahanan (Kemhan) mempunyai komitmen yang kuat dan sejauh ini kebijakan mengenai kerjasama program tersebut tidak berubah serta akan terus dilanjutkan. (more…)
DHC-5 Buffalo: Pesawat Angkut Multipurpose Yang “Kontroversial”
Dengan wilayah operasi yang luas, adalah wajar bila ketiga matra TNI membutuhkan pesawat angkut taktis untuk beragam keperluan (multipurpose). Untuk itu pun, TNI terbilang kaya ragam, khususnya di segmen pesawat angkut sedang taktis (medium airlifter). Dan salah satu yang cukup berkesan namun jarang terdengar adalah varian DHC-5 Buffalo buatan pabrik de Havilland Canada. (more…)












