Tag: pt dirgantara indonesia

Terima Dua Unit AS 365N3+, BASARNAS Kini Punya Empat Helikopter Dauphin

2c63e-dauphin_1

Bertempat di Hanggar Rotary Wing PT Dirgantara Indonesia, hari ini (15/11/2016) PT DI resmi menyerahkan dua unit helikopter AS 365N3+ Dauphin kepada pihak Badan SAR Nasional (BASARNAS). Dengan diserahkannya pesanan dua unit helikopter Dauphin, maka armada AS-365N3+ Dauphin yang dioperasikan BASARNAS saat ini telah berjumlah empat unit. Pesanan tambahan dua unit Dauphin untuk kebutuhan BASARNAS dilakukan pada 15 Juni di ajang Paris AirShow 2015. (more…)

Beginilah Cara Helikopter AS565 MBe Panther TNI AL Menghancurkan Kapal Selam Lawan

4

Akhir tahun ini unit perdana helikopter AS565 MBe Panther pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk TNI AL akan diserahkan kepada user, yakni Puspenerbal (Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut). Menurut kabar helikopter Panther batch pertama kini sedang dalam proses perakitan di PT Dirgantara Indonesia. Meski sudah banyak ulasan tentang sosok helikopter besutan Airbus Helicopters ini, rasanya masih menarik perhatian adalah bagaimana cara Panther dalam melumat kapal selam lawan. (more…)

Avibras AV-LM 70/7 SF M9 MK2: Peluncur Roket FFAR di EMB-314 Super Tucano TNI AU

uji-peluncur-roket-ffar

Jika dirunut dari awal kehadirannya, kini usia pakai pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano batch pertama baru menapaki empat tahun penugasan di Skadron Udara 21. Sesuai asasinya, Super Tucano menjadi tumpuan dalam beragam ajang latihan tempur TNI AU, terutama dalam misi BTU (Bantuan Tembakan Udara). Maklum porsi Super Tucano dituntut mampu mengimbangi pedahulunya OV-10F Bronco yang telah pensiun pada tahun 2007 silam.

(more…)

[Polling] Airbus A400M Atlas: Calon Pengganti Terkuat C-130B Hercules TNI AU

P_20160217_144025

Semakin uzurnya usia pesawat angkut berat C-130 Hercules, khususnya tipe B yang telah memperkuat TNI AU sejak tahun 1960, mendorong pemerintah untuk segera mengganti armada sepuh C-130B. Terkait alasan keselamatan dan tiadanya ToT (Transfer of Technology), maka perintah dari Presiden Jokowi kepada Panglima TNI sudah sangat jelas, jangan membeli alutsista bekas atau terima hibah lagi. (more…)

Sikorsky S-61V: Menelusuri Jejak Helikopter Bung Karno Yang Hilang

Presiden RI Soekarno dengan Sikorsky S-61 saat meresmikan bendungan Jatiluhur 1965.
Presiden RI Soekarno naik Sikorsky S-61 saat meresmikan bendungan Jatiluhur di Purwakarta tahun 1965.

Setelah membatalkan pesanan AgustaWestland AW101 dari Italia, pemerintah kemudian melirik keluarga helikopter Super Puma atau Cougar rakitan PT DI (Dirgantara Indonesia) sebagai helikopter kepresidenan RI yang baru. Tentu jadi harapan agar Presiden RI dapat menumpangi helikopter terbaik, bahkan jika mungkin yang tercanggih untuk menunjang tugas kenegaraan.
(more…)

NAS 332 Super Puma TNI AL: “Melacak” Jejak Helikopter Pengusung Rudal Anti Kapal

Super Puma TNI-AL pernah dipasangi dummy AM-39 Exocet

Super Puma Puspenerbal TNI AL memang spesial, disamping kodratnya sebagai helikopter angkut, produksi PT Dirgantara Indonesia (d/h PT IPTN) ini juga punya kemampuan sebagai platform peluncur rudal anti kapal AM-39 Exocet. Meski proyek meluncurkan Exocet akhirnya batal, Super Puma TNI AL tampil beda dengan bekal search radar dan radar intai maritim di bawah hidung.
(more…)

India: Kebangkitan Raksasa Militer Asia dari Negara Sejuta Dewa

tejas-fighter-made-in-india

Sisi lain peperangan selain dampak kerusakan, korban dan kerugian serta penderitaan adalah pelajaran berharga. Pelajaran berharga? Ya benar. Pelajaran berharga yang dimaksud adalah pelajaran berharga untuk membangun kekuatan militer sekuat mungkin dan setangguh mungkin.Hal tersebut yang dilakukan Amerika Serikat dan sekutunya. Trauma berat akan kerugian Perang Dunia ke-2 dan Perang Pasifik telah mendorong mereka menjadi salah satu pakta pertahanan terbesar di dunia, NATO. Pakta pertahanan terbesar ini selalu merasa “haus” dan “lapar” dalam pengembangan inovasi teknologi militer dari masa ke masa. (more…)

Intip Lebih Dekat Helikopter SAR Tempur EC-725 Super Cougar TNI AU

ec725

Gegernya rencana pengadaan helikopter kepresidenan berdampak pada kandasnya rencana pembelian helikopter AgustaWestland AW101 yang telah digadang pimpinan TNI AU. Sebagai buah manisnya, helikopter produksi rakitan PT. Dirgantara Indonesia, EC-725 Super Cougar menjadi terangkat pamornya. EC-725 yang berperan sebagai helikopter SAR Tempur (Combat SAR) ini sontak menjadi alternatif pengadaan atas kebutuhan helikopter kepresidenan. (more…)

N-219 Maritime Patrol: Pesawat Perintis Mulitrole Pengganti N22/N24 Nomad TNI AL

n-219-01-e1446561301732

Bicara tentang sejarah pesawat intai maritim di Indonesia, maka tak bisa dilepaskan dari sosok turbo propeller N22/N24 Nomad buatan GAF (Government Aircraft Factories), Australia. Meski kiprahnya menuai kontoversi, akibat sering jatuh dan sebagian telah di grounded, bahkan ada yang telah dijadikan monumen, namun Nomad punya jasa besar sebagai tulang punggung armada intai maritim Skadron 800 Puspenerbal TNI AL, khususnya di dekade 80 dan 90-an. (more…)

AgustaWestland AW101 VVIP: Mengintip Calon Helikopter Kepresidenan RI Terbaru

Meski sempat mengundang polemik, namun bila tak ada aral melintang, di HUT TNI AU ke-70 pada 9 April 2016 akan tiba pesanan pertama helikopter kepresidenan “Air Force One” terbaru AgustaWestland AW101 sebagai pengganti heli kepresidenan NAS 332 L1/L2 Super Puma di Skadron Udara 45 yang bermarkas di Pangkalan Udara Utama TNI AU Halim Perdanakusuma. Rencananya TNI AU akan mendatangkan tiga unit AgustaWestland AW101, mengikuti konfigurasi NAS 332 Super Puma VVIP (very very important person) yang juga ada tiga unit. (more…)