Meski dari aspek performa mengundang kontroversi, namun nama drone kamikaze bertenaga propeller Shahed-136 telah mewarnai jalannya perang Rusia – Ukraina, pasalnya Shahed-136 telah banyak menimbulkan kerugian pada Ukraina. Dan lepas dari pamor Shahed-136 yang digunakan dan telah diproduksi oleh Rusia dengan label Geran-2, maka Belarusia kini juga bergabung menjadi operator Shahed-136. (more…)
Sanksi internasional atas Rusia dan Belarusia tak pelak mengkhawatirkan atas kemampuan operasional armada jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 di Skadron Udara 11 TNI AU. Namun, dalam beberapa kegiatan yang diposting di media sosial, keraguan akan menurunnya kemampuan armada Sukhoi dapat ditepis. Bahkan, belum lama ini Thunder Flight (tiga unit) Su-30 tiba di Lanud Iswahjudi untuk mengikuti Latihan Sikatan Daya 2024. (more…)
Ketimbang sistem pertahanan udara (hanud) berbasis rudal generasi terbaru Rusia, S-350 Vityaz, masih belum dioptimalkan dalam laga perang di Ukraina. Namun belum lama ini, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa sistem hanud S-350 Vityaz berhasil menghancurkan 12 unit roket HIMARS dalam satu kali respon. (more…)
Dari sasis Toyota Land Cruiser 70 yang dikenal karena kesederhanaan dan keandalannya, NVO Practika, manufaktur kendaraan lapis baja Ukraina, meluncurkan kendaraan taktis (rantis) lapis baja ringan terbaru yang disebut “Djura.” Rantis 4×4 dirancang dirancang untuk misi taktis berisiko rendah dan digunakan oleh unit polisi dan pasukan khusus. (more…)
Ketika Swedia berniat memasok Ukraina dengan combat boat Saab CB90, maka Rusia pun telah bersiap dengan menghadirkan combat boat tandingan. Mirip dengan Raptor patrol craft (produksi Pella shipyard) yang telah digunakan pasukan Rusia dalam babak awal operasi khususnya di Ukraina, maka Rybinskaya shipyard (bagian dari Kalashnikov Group) juga punya andalan di segmen yang sama, yakni Kalashnikov BK-16. (more…)
Sejak genderang perang ditabuh pada Februari 2022, maka penggunaan perangkat jammer oleh Rusia dan Ukraina melonjak drastis, khususnya saat drone kamikaze mulai ambil bagian dalam perang tersebut. Nah, dari begitu banyak jenis jammer digunakan oleh pihak Rusia, maka menjadi pertanyaan, jenis jammer apakah yang paling banyak digunakan? (more…)
Bila dikalkulasi, Angkatan Udara Ukraina mestinya bakal memperoleh donasi 85 unit jet tempur F-16 Fighting Falcon dalam beberapa pekan mendatang. Meski dianggap sebagai ‘game changer’ dalam perang melawan Rusia, namun pengoperasian F-16 akan menghadapi beberapa tantangan berat. Salah satunya adalah Elang Penempur itu bakal dipaksa untuk terbang di ketinggian rendah, yang artinya rudal udara ke udara yang dilepaskan F-16, kemungkinan akan menurun kemampuannya. (more…)
Bukan perkara sulit bagi negara-negara Eropa Barat yang hampir semuanya adalah anggota NATO, untuk mendapatkan rudal jelajah jarak jauh yang diluncurkan dari darat (Ground Launched Long Range Cruisse Missile). Asal ada fulus, rudal seperti Tomahawk Land Attack Missile (TLAM) dapat dibeli dengan restu dari Washington. (more…)
Kurganmashzavod (Kurgan Machine Building Plant) belum lama ini mengirimkan batch tambahan sekitar 20 unit ranpur Infantry Fighting Vehicle (IFV) BMP-3 untuk angkatan bersenjata Rusia. Ketimbang pengiriman BMP-3 sebelumnya, batch BMP-3 yang dikirim kal ini dibekali proteksi tambahan yang telah dipasang pihak pabrikan, mencakup anti-cumulative grills, armored screens dan Nakidka kits. (more…)
Dengan restu dan dukungan dari pihak manufaktur, para insinyur dan pengembang Ukraina punya keleluasaan untuk meracik dan mengkombinasikan antar jenis senjata menjadi bentuk baru yang selama ini belum ada di pasaran. Sebut saja seperti kunculan USV (Unmanned Surface Vehicle) kamikaze bersenjata rudal R-73 “FrankenSAM” dan rudal udara ke udara ASRAAM yang diubah jadi rudal hanud pada Supacat 6×6. Nah, rupanya giliran segmen Main Battle Tank yang akan mendapat sentuhan “Frankenstein”. (more…)