Di tengah ramainya berita penolakan penjualan jet tempur Eurofighter Typhoon oleh pemerintah Jerman, yang kemudian menyulut protes keras dari serikat pekerja penerbangan, namun Jerman justru baru saja merilis hadirnya varian baru yang disebut Eurofighter Typhoon EK (Elektronischer Kampf)/ EC (Electronic Combat) atau varian peperangan elektronika. (more…)
Selain unjuk kemampuan rudal jelajah dan drone kamikaze, medan perang Ukraina diwarnai dengan penggunaan proyektil artileri berpemandu, yang menjadikan proyektil (munisi) dari howitzer 155 mm dapat melesat menuju sasaran dengan akurasi tinggi laksana rudal. Lantaran ada unsur pemandu yang mengadopsi sistem elektronik, maka terbuka peluang untuk melakukan jamming alias gangguan pada proyektil pintar. (more…)
Serangan drone berbahan karton yang diluncurkan Ukraina ke pangkakan udara Rusia di Kursk region pada akhir Agustus lalu, jelas telah mencoreng pamor militer Negeri Beruang Merah, pasalnya drone karton buatan Australia yang harganya tak ‘seberapa’, tapi mampu menghancurkan empat unit Su-30 dan satu unit MiG-29. Namun, serangan drone karton rupanya telah membangkitkan para inovator Rusia untuk menciptakan lawan tanding yang ideal untuk drone karton. (more…)
Drone tempur (UCAV) MQ-9A Reaper yang selama ini identik melakukan serangan udara ke permukaan dengan senjata berpresisi tinggi, kini mendapat peran baru, yakni sebagai drone dengan kemampuan peperangan elektronika (electronic warfare). Hal itu setelah 556th Test and Evaluation Squadron menyelesaikan putaran pertama pengujian darat dan penerbangan MQ-9A Reaper dengan Angry Kitten ALQ-167 Electronic Countermeasures (ECM) Pod di Pangkalan Angkatan Udara Creech, Nevada pada 10-28 April 2023. (more…)
Peperangan elektronik (electronic warfare) akan semakin kompleks di masa mendatang. Dan guna memberikan proteksi pada jet tempur ‘sejuta umat’ F-16 Fighting Falcon, maka Northrop Grumman menawarkan sistem pertahanan elektronik AN/ALQ-257 yang selama ini sudah terpasang pada jet tempur generasi kelima, F-22 Raptor dan F-35 Lightning II. (more…)
Gulfstream G550 tak hanya kondang sebagai business jet, pesawat twin engine produksi Gulfstream Aerospace di Georgia, Amerika Serikat ini, nyatanya juga laris digunakan sebagai platform pesawat intai. Sebut saja Angkatan Udara Singapura dan Italia yang mengadopsi Gulfstream G550 CAEW (Conformal Airborne Early Warning and Control). (more…)
Berjarak sekitar 200 km dari Moskow, pada hari Minggu, 26 Maret 2023, sebuah drone kamikaze Strizh (Tupolev Tu-141) berhasil dieliminasi oleh sistem pertahanan udara Rusia di wilayah Tula. Namun, Tu-141 bukan jatuh karena ditembak, melainkan berhasil dijatuhkan berkat kemampuan jamming dari Pole-21 electronic warfare systems. (more…)
Kemampuan peperangan elektronika – electronic warfare – pada armada jet tempur Australia dikenal sebagai yang terdepan di kawasan regional, yakni dengan keberadaan Boeing EA-18G Growler. Dan terkait dengan peningkatan kemampuan Growler yang telah dijalankan Amerika Serikat, maka Australia telah merancang program upgrade pada armada EA-18 Growler dalam Project AIR 5349 Phase 6 – Advanced Growler. (more…)
Punya kemampuan dalam memproduksi teknologi canggih, rupanya dimanfaatkan Jepang untuk menggarap secara mandiri pesawat intai dengan fungsi peperangan elektronika (pernika) – electronic warfare. Yang dimaksud adalah Kawasaki EC-1, yang identik dengan hidung bebeknya. Meski bukan arsenal baru, namun ada yang khas dari EC-1, yaitu beroperasi ‘sebatang kara’. (more…)
Meski militer Rusia dikabarkan mengalami sejumlah ‘kegagalan’ dalam operasi tempurnya di Ukraina. Namun, ada catatan yang menarik tentang kemampuan peperangan elektronika (electronic warfare/EW) dari militer Negeri Beruang Merah. Di mana penggelaran unit EW Rusia diwartakan mampu membingungkan sistem jaringan elektronik yang digunakan Ukraina, khususnya pada gangguan pengoperasian drone dalam jumlah besar, yang pada fase awal telah mengejutkan pada komandan pasukan Ukraina. (more…)