Setelah memasok rantis lapis baja MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) First Win 4×4 untuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus), ada kabar bahwa rantis produksi Thailand ini mendapatkan kontrak ekspor jumbo untuk militer Pakistan. Jumlah yang dibeli mencapai 100 unit, yang mana sebagian unit First Win akan dibuat di Pakistan sebagai bagian dari kesepatan alih teknologi. (more…)
Seolah ingin menandingi K-4386 “Typhoon Airborne” milik pasukan lintas udara Rusia yang dipersenjatai kanon 2A4 kaliber 30 mm, Ukraina belum lama ini meluncurkan kendaraan tempur (ranpur) lapis baja sejenis yang punya kemampuan Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP). Yang dimaksud adalah Varta 2 4×4 yang dipamerkan pada pameran pertahanan MSPO 2024 di Kielce, Polandia. (more…)
Warga Moskow tengah mendapat tontonan baru, yakni digelarnya pameran alutsista rampasan dari perang Ukraina “War Trophies”, yang berlangsung selama satu bulan di Victory Park. Sekitar 30 kendaraan tempur (ranpur) dan kendaraan taktis (rantis) dari 12 negara donatur Ukraina, dipamerkan dalam kondisi mulai dari rusak ringan sampai rusak berat. (more…)
Nama rantis dari Skandinavia ini mengingatkan pada judul film berlatar perang dunia kedua – “Sisu” yang dirilis tahun 2022. Dan juga berasal dari Finlandia, rantis Sisu GTP 4×4 produksi Sisu Auto belum lama ini telah resmi dipesan oleh Kementerian Pertahanan Finlandia. Produksi rantis lapis baja 4×4 modular dengan kualifikasi mine-resistant ambush protected (MRAP) terasa mengejutkan, pasalnya Finlandia jarang terdengar dalam produksi rantis lapis baja ringan. (more…)
Sebagai rantis tangguh yang pernah sukses melahap medan rally Paris Dakar, Tatra T815-7 4×4 dipercaya sebagai sasis rantis beberapa merek rantis lapis baja. Setelah Patriot 4×4 yang diluncurkan Excalibur Army, kini giliran ada rantis MRAP (Mine-Resistant Ambush Protected) produksi Perancis yang juga menggunakan sasis Tatra T815, yakni Sakhar 4×4. (more…)
Nama Norinco (North Industries Corporation) tentu sudah tak asing dalam jagad alutsista di Indonesia, pasalnya tak sedikit produk lansiran Norinco yang diadopsi oleh ketiga matra di TNI. Dan, ada kabar bahwa Norinco belum lama ini merilis rantis lapis baja anyarnya yang punya kemampuan MRAP (Mine-Resistant Ambush Protected). (more…)
Nama rantis lapis baja yang satu ini terdengar unik, yaitu “bulat,” meski tidak ada ciri yang menyiratkan bahwa rantis ini berbentuk bulat atau bundar. Namun inilah SBA-60K2 Bulat, jenis rantis lapis baja angkut personel (APC) yang dikembangkan bersama antara Kamaz dan Zaschita corporation. Meski desainnya terkesan oldskul, Bulat adalah rantis yang terbilang baru, lantaran baru mulai digunakan militer Rusia pada tahun 2013. (more…)
Bila pada defile HUT TNI ke-72, 5 Oktober 2017, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD memperlihatkan rantis baru jenis P6-ATAV dan Jankel Al-Thalab LRPV (Long Range Patrol Vehicle) 4×4, maka pada HUT TNI ke-74, 5 Oktober 2019, Kopassus kembali akan memperlihatkan rantis terbarunya dari jenis lapis baja dengan kualifikasi MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) 4×4. (more…)
Tampangnya memang tidak segahar rantis lapis baja Bushmaster yang digunakan Kopassus, namun desainnya terasa lebih realistis ketimbang prototipe rantis MRAP lansiran Delima Jaya. Inilah Ara alias Thunder yang beberapa waktu ini marak diperbincangkan netizen karena punya desain yang sedikit tak lazim, dan tentunya menarik karena rantis dengan kualifikasi Mine Resistant Ambush Protected (MRAP) ini adalah buatan Proforce Defence Limited, manufaktur kendaraan (karoseri) asal Nigeria. (more…)
Jagad pemerhati alutsista nasional dalam beberapa hari ini dibuat heboh oleh inovasi dari perusahaan karoseri swasta, Delima Jaya. Lewat akun Instagramnya, perusahaan karoseri yang sudah berdiri sejak 1976 ini merilis prototipe rantis (kendaraan taktis) lapis baja dengan kategori MRAP (Mine-Resistant Ambush Protected). (more…)