Tepat pada hari ini, 30 Juni 1968, sejarah penerbangan militer dunia mencatat sebuah pencapaian fenomenal ketika pesawat angkut berat terbesar milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF), Lockheed C-5 Galaxy, sukses melaksanakan penerbangan perdana (first flight). Mengambil tempat di fasilitas pabrik Lockheed di Marietta, Georgia, raksasa besi ini mengudara ke langit untuk pertama kalinya guna membuktikan kemampuan desain radikalnya. (more…)
The first prototype Lockheed YC-130 Hercules, takes of from the Lockheed Air Terminal, Burbank, California, 23 August 1954. (Lockheed Martin)
23 Agustus 2025 menjadi momen bersejarah bagi eksistensi C-130 Hercules, pesawat angkut turboprop legendaris ini telah mencapai usia pengabdian 71 tahun. Prototipe perdana C-130 Hercules dengan kode YC-130A diterbangkan dari Burbank, California pada 23 Agustus 1954. Dan menjadikan, C-130 Hercules sebagai lini pesawat yang diproduksi terlama dalam sejarah, lantaran jalur produksinya masih berjalan sampai saat ini. (more…)
Meski ‘mahkotanya’ telah diserahkan kepada P-8A Poseidon, namun debut P-3 Orion belum bisa dihapuskan sebagai salah satu pesawat intai maritim terbaik dan paling sukses di dunia. Berusia tua yang setara dengan debut kelahiran C-130 Hercules, Orion dalam berbagai varian masih banyak dioperasikan sampai saat ini, dan tepat hari ini 67 tahun lalu, bertepatan dengan 19 Agustus 1958, menjadi momen penerbangan perdana prototipe P-3 Orion. (more…)
Pesawat angkut C-130HS Hercules Skadron Udara 31 dengan nomor registrasi A-1318 diberitakan siap kembali beroperasi usai menjalani pemeriksaan dan perbaikan berkala (Banharlap) yang dilakukan oleh para teknisi di Satuan Pemeliharaan (Sathar) 15. (more…)
Meski didapuk sebagai pesawat angkut strategis dengan payload terbesar di arsenal Angkatan Udara AS, namun Lockheed C-5 Galaxy tak lagi sering beroperasi, untuk mnisi angkut strategis, Angkatan Udara AS (USAF) lebih dominan mengerahkan Boeing C-17 Globemaster III. (more…)
Adalah fakta bahwa Indonesia adalah negara pertama di luar Amerika Serikat yang jadi pengguna C-130 Hercules, tapi perlu dicatat, yang dimaksud adalah C-130B Hercules. Sementara jika dirunut dari keluarga C-130 Hercules secara umum, maka pengguna pertama C-130 di luar AS adalah Australia. Bila Indonesia menerima C-130B perdana pada 18 Maret 1960, maka Australia menerima varian paling awal (C-130A) pada 13 Desember 1958. (more…)
Dengan mulai diterimanya pesawat intai maritim P-8A Poseidon sebagai arsenal baru Angkatan Udara Selandia Baru – Royal New Zealand Air Force (RNZAF), maka tibalah masa purna tugas pesawat intai turboprop legendaris Lockheed P-3K2 Orion. Selain nama besar P-3 Orion, AU Selandia Baru ternyata telah mengoperasikan Orion selama 57 tahun. Dan pada 24 Januari lalu, flight P-3K2 Orion melakukan penerbangan terakhirnya. (more…)
Varian tempur dari C-130J Hercules, yaitu AC-130J Ghostrider dipastikan bakal tambah garang lagi, selain saat ini dilengkapi kanon 30 mm dan howtizer 105 mm, bom GBU-39/GBU-69, rudal AGM-114 Hellfire, serta rudal AGM-176 Griffin, maka dalam waktu tak lama lagi, pesawat dengan label ground attack and heavily armed gunship ini akan ketambahan senjata baru, yaitu sistem senjata laser. (more…)
Untuk kebutuhan pasukan khusus, beragam perengkapan dapat saja diciptakan, termasuk yang kedengaran ganjil sekalipun. Seperti pernahkan terbayang, pesawat angkut berat C-130 Hercules disulap menjadi wahana amfibi. Bila melihat sosoknya yang bongsor, rasanya itu sulit bila diwujudkan. Namun, sejak beberapa lama sebenarnya gagasan mewujudkan Hercules sebagai pesawat amfibi sudah tercetus. (more…)
Ada yang unik dari awak kabin di Skadron Udara 17, meski menyandang status sebagai militer sejati, namun kostum yang dikenakan punya ciri khas tersendiri, yakni mengenakan kostum layaknya pramugari/pramugara dari penerbangan sipil komersial. Seperti yang diperlihatkan pada Minggu, 17 Desember 2017, Indomiliter.com berkesempatan melihat dari dekat sosok “Hercules Kepresidenan” C-130HS di Lanud Halim Perdanakusuma. (more…)