Tag: korps marinir

AL-1M: Wujud Reinkarnasi Rudal Strela dengan Proximity Fuse

1

1.550 unit rudal tentu jumlah yang sangat banyak untuk ukuran militer Indonesia. Boleh jadi dari aspek logistik, angka tersebut menjadi jumlah rudal terbanyak yang ada di Indonesia sampai saat ini. Rudal yang dimaksud tak lain adalah SA-7 Strela, atau lebih dikenal setelah dimodifikasi Litbang TNI AL menjadi AL-1M. Berangkat dari stok rudal yang ‘melimpah,’ menjadikan sosok rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) ini masih terus dikaryakan oleh TNI AL. (more…)

Avibras AV-MET: Kendaraan Khusus Pemantau Cuaca Pada Baterai ASTROS II TNI AD

7809940440_53267a9338_b

Secanggih apa pun suatu alutsista, pada kenyataan kinerjanya bakal sangat bergantung pada kondisi alam. Dan bicara tentang kemampuan roket MLRS (Multiple Launch Rocket System) yang digadang Armed TNI AD dan Armed Marinir TNI AL, maka dalam gelar operasinya juga harus memperhatikan kondisi cuaca yang ada di daerah sekitar peluncuran. Dan untuk perihal pemantauan cuaca, sistem baterai (kompi) ASTROS (Artillery Saturation Rocket System) II punya kecanggihan tersendiri. (more…)

Gelombang Pertama BTR-4M Tiba di Indonesia

3

Dengan digendong truk angkut berat Tatra T815-7 8×8, gelombang perdana ranpur amfibi terbaru Korps Marinir BTR-4M meninggalkan dermaga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada hari Rabu (28/9/2016). Hadirnya lima unit BTR-4M dari Ukraina yang dibawa kapal MV Texel seolah menjawab kerinduan publik di Tanah Air akan modernisasi alutsista yang dulu sempat gencar didengungkan sebelum merebaknya isu pemangkasan anggaran pertahanan. (more…)

Instruktur Norinco Latih Awak Kanon Type 90/35mm dan Radar AF902 FCS Korps Marinir

AKM_7752-(Copy)

Instruktur dari Norinco, manufaktur persenjataan dari Cina, mulai hari ini melangsungkan program pelatihan pada 16 prajurit pengawak kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) Type 90/35 mm Twin Gun dan operator radar pengendali tembakan AF902 FCS (Fire ControlSystem). Seperti telah disebutkan dalam berita terdahulu, satuan Artileri Pertahanan Udara Korps Marinir TNI AL telah mendapat pengadaan kanon PSU dual laras Type 90/35 mm, yang tak lain adalah lisensi dari kanon Oerlikon GDF buatan Rheinmetall Air Defence AG (d/h Oerlikon Contraves). (more…)

PT-76 MLRS – Prototipe Tank MLRS Amfibi Marinir yang Terlupakan

MLRS (Multiple Launch Rocket System) tak disangsikan lagi kedahsyatannya sebagai alutsista pemukul nan ampuh. Terkhusus bagi Korps Marinir TNI AL, MLRS punya tempat tersendiri dalam sejarah kesenjataan. Bila saat ini Marinir punya RM70 Grad dan yang terbaru RM70 Vampire, maka di jaman Operasi Trikora, artileri medan Marinir telah mengadopsi BM-14/17 yang dikenal sebagai generasi pertama self propelled MLRS di Indonesia. (more…)

Udar UCGV: Robot Tempur Lapis Baja dari Platform Tank Amfibi BMP-3

UDAR_UCGV_unmanned_combat_ground_vehicle_BMP-3_infantry_fighting_vehicle_Russia_Russian_defense_industry_002

Boleh dibilang platform ranpur amfibi BMP-3 cukup sukses di pasar ekspor maupun di dalam negeri Rusia. Setelah meluncur dalam wujud IFV (Infantry Fighting Vehicle) BMP-3F, kemudian ada SPM (Self Propelled Mortar) 2S31 Vena, dan terakhir dalam wujud APC (Armoured Personnel Carrier) BT-3F, kini BMP-3 dikembangkan sebagai robot tempur yang dioperasikan tanpa awak, semua serba otomatis dalam proyek “Udar” Unmanned Combat Ground Vehicle (UCGV). (more…)

BT-3F APC: Dibangun dari Sasis BMP-3F, Siap Gantikan Pansam BTR-50P Marinir TNI AL

BT3F2

Setiap matra pada hakekatnya ingin memiliki ranpur yang handal dan mudah dalam perawatan. Kesamaan platform bisa menjadi kata kuncinya, selain perawatan yang relatif lebih mudah, urusan suku cadang juga bisa saling mendukung. Seperti Korps Marinir nampak puas dengan kinerja tank IFV (Infantry Fighting Vehicle), maka berikutnya Marinir juga melirik 2S31Vena Self Propelled Mortar yang juga menggunakan sasis BMP-3. Tidak berhenti disitu, ada kabar berhembus bahwa korps Baret Ungu tertarik dengan BT-3F, yang tak lain versi APC (Armoured Personnel Carrier) dengan sasis BMP-3. (more…)

Alutsista Baru! Korps Marinir Lalukan Uji Fungsi Kanon Hanud Type 90/35mm dan AF902 Fire Control System

AKM_8055-(Copy)

Tak hanya lini Artileri Medan Marinir yang mendapat peningkatan kekuatan alutsista, setelah belum lama ini kedatangan MLRS (Multiple Launch Rocket System) RM70 Vampire, kini Resimen Artileri Marinir TNI AL dilengkapi alutsista terbaru jenis kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) Type 90/35 mm buatan Norinco, Cina. Dalam satu sistem senjata, juga termasuk AF902 FCS (Fire Control System). (more…)

Wanshan WS2400: Heavy Duty Truck, Trailer Tank Marinir dengan Sentuhan Missile Carrier

IMG-20160801-WA0012

Bagi Anda yang eksis di era ‘Perang Dingin,’ boleh jadi telah mengenal truk pengangkut rudal (missiles carrier trucks) jarak jauh berhulu ledak nuklir dari layar televisi. Kala Uni Soviet berjaya, hampir setiap pemberitaan terkait militer di Blok Timur kerap menyertakan sosok truk berukuran besar dengan sederetan roda ‘raksasa.’ Terbesit angan-angan penulis, mungkinkah truk berukuran giant tersebut hadir di Indonesia?

(more…)

Tatrapan 6×6: Ini Dia! Keluarga Baru Heavy Truck Offroad Marinir TNI AL

maxresdefault

Selain keberadaan ranpur amfibi, hadirnya keluarga heavy truck Tatra memberi warna sendiri dalam etalase kesiapan operasi Korps Marinir TNI AL. Dengan wilayah penugasan yang tergolong menantang, adanya truk bermuatan besar plus punya kemampuan offroad menjadi suatu keharusan bagi Marinir. Setelah sebelumnya hadir Tatra T813 Kolos dan Tatra T815-7, keluarga Tatra pada Marinir bertambah dengan rantis Tatrapan 6×6. (more…)