
Ancaman serangan udara bergelombang (saturation attack) berupa drone kamikaze Shahed dan rudal jelajah yang membayangi wilayah Eropa Timur mendorong Polandia mencari solusi pertahanan udara yang efisien secara finansial. (more…)

Ancaman serangan udara bergelombang (saturation attack) berupa drone kamikaze Shahed dan rudal jelajah yang membayangi wilayah Eropa Timur mendorong Polandia mencari solusi pertahanan udara yang efisien secara finansial. (more…)

Jerman semakin mempertegas ketergantungannya pada teknologi pertahanan udara (air defense) buatan Israel untuk melindungi wilayahnya dari potensi ancaman militer Rusia. Setelah sebelumnya mengamankan kontrak raksasa pembelian sistem pertahanan rudal anti-balistik Arrow 3, Jerman kini mengambil langkah awal untuk mengakuisisi sistem penangkal roket dan amunisi presisi Iron Dome, buatan Rafael Advanced Defense Systems. (more…)

Kementerian Pertahanan Israel bersama Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan Israel Aerospace Industries (IAI) telah sukses menggelar uji coba sistem rudal pertahanan udara (hanud) jarak jauh Arrow dari kawasan Israel tengah. Jejak asap (contrail) putih dari peluncuran pencegat (interceptor) tersebut terlihat membumbung tinggi di atas Pantai Ashdod yang berada di pesisir Laut Tengah, wilayah barat daya Israel, sekitar 32 kilometer di selatan Tel Aviv. (more…)

Setelah rencana produksi komponen sistem pertahanan udara (hanud) Iron Dome di Jerman dijegal oleh Qatar melalui pengaruh sahamnya di Volkswagen, raksasa pertahanan Israel, Rafael Advanced Defense Systems, langsung bergerak cepat mencari basis produksi alternatif. Tidak tanggung-tanggung, Israel kini mengalihkan fokus strategisnya ke Asia. (more…)

Berbeda dengan Iran yang memilih konfrontasi militer terbuka, Qatar menempuh jalur yang berbeda dalam menunjukkan sikap politiknya terkait eskalasi di Gaza. Melalui diplomasi ekonomi dan kekuatan finansial globalnya, negara kaya minyak ini baru saja mengambil langkah strategis yang mengejutkan panggung industri pertahanan Eropa. (more…)

Di tengah kecaman internasional dan hantaman sanksi ekonomi akibat eskalasi konflik di Jalur Gaza, industri pertahanan Israel justru mencetak rekor finansial yang mencengangkan. Kementerian Pertahanan Israel resmi mengumumkan bahwa nilai penjualan senjata luar negeri mereka sepanjang tahun 2025 berhasil menembus angka US$19,2 miliar. (more…)

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Ondas Holdings, dikabarkan tengah dalam proses negosiasi serius untuk mengakuisisi mPrest, perusahaan perangkat lunak asal Israel yang dikenal sebagai “otak” di balik sistem pertahanan rudal Iron Dome. Kesepakatan yang diperkirakan bernilai US$200 juta (sekitar Rp3,1 triliun) ini menjadi sorotan tajam, mengingat peran krusial mPrest dalam arsitektur keamanan Israel dan adopsi sistem serupa oleh militer Amerika Serikat. (more…)

Setelah Iron Dome (Israel) dan Steel Dome (Turki), nama “Golden Dome” baru-baru ini mencuat, merujuk pada sebuah proposal kerangka arsitektur pertahanan rudal dan udara terintegrasi yang ambisius, yang ditujukan untuk memperkuat keamanan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, terutama dalam menghadapi ancaman rudal balistik, jelajah, dan hipersonik dari Cina, Rusia dan Korea Utara. (more…)

Rumania belum lama ini mengumumkan bakal menjadi negara Eropa pertama yang menggunakan sistem pertahanan udara (hanud) Iron Dome. Hal tersebut diumumkan Menteri Pertahanan Rumania, Ionuț Moșteanu, yang menyebut akuisisi sistem hanud Iron Dome sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk meningkatkan keamanan nasional. (more…)

Seperti halnya Israel, Korea Selatan meski telah menggelar sistem pertahanan udara (hanud) yang rapat, termasuk mengoperasikan rudal hanud MIM-104 Patriot, namun masih dibayang-bayangi akan serangan udara masif dalam waktu singkat yang membuat sistem hanud yang ada kewalahan. (more…)