
Dalam terminologi rudal jelajah, mempertahankan tingkat akurasi sampai saat ini masih menjadi tantangan tersendiri, terutama pada rudal jelajah jarak jauh. Tak jarang kita dengar rudal sekelas Tomahawk pun meleset mengenai sasaran dan malah menghantan area sipil. (more…)

Banyak cara dilakukan suatu negara untuk melindungi kepentingan militer dan keselamatan para petingginya. Terkhusus pada negara-negara besar, trik dan upaya yang dilakukan boleh jadi akan terlihat sangat canggih, masif dan luas, mengikuti kepentingan negara tersbut di suatu wilayah. Seperti halnya Rusia yang disebut-sebut telah melakukan manipulasi sistem navigasi satelit berbasis GPS (Global Positioning System). Teknik yang disebut sebagai spoofing ini dikabarkan mencakup area yang luas, mulai dari kawasan Utara dan Timur Jauh Rusia, Semenanjung Krimea dan beberapa lokasi wilayah di Suriah. (more…)

Perangkat yang satu ini kerap terdengar dalam dunia penerbangan sipil, bahkan Kementerian Perhubungan RI telah mewajibkan setiap pesawat komersial yang beroperasi di Indonesia untuk dilengkapi dengan apa yang disebut Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B). Karena dianggap penting, data dari Direktorat Navigasi Penerbangan menyebutkan sudah terdapat 30 unit ADS-B Groundstation yang telah dipasang di seluruh Indonesia dan dioperasikan oleh Airnav. (more…)

Bagi seorang penerbang tempur yang mengawaki F-16 Fighting Falcon, tampilan parameter navigasi dan map dapat dilihat dari dua MFD (Multi Functional Display) di sisi kiri dan kanan dashboard. Namun untuk meningkatkan kesadaran situasional (situational awareness), para fighter jamak membekali dirinya dengan beragam gadget untuk menunjang misinya. Seperti belum lama GECO (Air) Panasonic Toughpad FZ M1, berupa tablet dengan OS Microsoft telah digunakan beberapa penerbang F-16 dan Hawk 209 TNI AU. (more…)

Dilihat dari harga per unitnya yang mencapai Rp13,5 miliar, plus tidak ada platform jet tempur yang cocok mengusungnya, jelas rudal udara ke permukaan yang diberi label Taurus ini bukan untuk Indonesia. Meski begitu, kecanggihan rudal blesteran Jerman – Swedia ini layak ditelaah, mengingat kemampuan long range air to surface missile ini begitu diandalkan untuk melahap sasaran terpilih (high level target). Statusnya memang belum battle proven, tapi kehadiran Taurus menjadi daya tawar Korea Selatan dalam menghadapi rencana agresi Korea Utara. (more…)

Masih ingat berita tentang War-V1? Prototipe hybrid tactical vehicle karya CV BDLTech yang berperan sebagai blocker, backup dan sweeper untuk eskalasi pertempuran sedang. Model War-V1 memang jadi topik bahasan menarik, pasalnya robot ranpur ini digadang mampu memberi dukungan bantuan tembakan, khususnya pada laju unit infanteri. Meski tak sama pelak, konsep War-V1 ternyata ada rivalnya dari Estonia. Inilah THeMIS (Tracked Hybrid Modular Infantry System), drone robot darat beroda rantai buatan Milrem. (more…)

Dalam misi di wilayah urban yang penuh kompleksitas, tugas satuan elite akan banyak terbantu oleh keberadaan drone/UAV (Unmanned Aerial Vehicle). Selain drone dalam wujud pesawat terbang, drone model helikopter mini bakal mengambil peran signifikan, terlebih dalam urusan intai mengintai di area rimba beton. Dan salah satu model drone quadcopter yang dilirik satuan elite TNI adalah Microdrone MD4-1000 buatan Jerman yang dikustomisasi oleh PT Bhineka Dwi Persada (BDP). (more…)

Karena terbilang kompleks, penguasaan teknologi rudal yang mencakup elemen hulu ledak, aerodinamika, sistem pemandu, dan propulsi menjadi lambang kemajuan industri alutsista suatu negara. Dengan tekad kuat menuju kemandirian alutsista, setelah dirintis LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) lewat proyek RKX (Roket Kendali Experiment), kini giliran BUMS (Badan Usaha milik Swasta) nasional PT Sari Bahari menggebrak perhatian publik dengan diluncurkannya prototipe rudal permukaan ke permukaan berkecepatan subsonic yang diberi label Petir V-101.
(more…)
Apa yang menarik dari penampilan tim Jihandak (Penjinak Bahan Peledak), ada yang menyebut kostum awak jibom (penjinak bom) yang terbungkus pelindung tebal nan rapat bak astronot, tapi sebagian lagi merujuk pada kehadiran sang robot penjinak bom yang masuk kategori ROV (Remotely Operated Vehicle). Dan bicara tentang ROV Jihandak, saat ini yang terbilang paling canggih adalah Defender ROV buatan Allen Vanguard yang dioperasikan Kompi Zeni Jihandak TNI AD.
(more…)

Baru-baru ini ada pemberitaan seputar pelatihan awak personel KRI dalam mengoperasikan GPS (Global Positioning System) jammer yang berlangsung di Lantamal Surabaya, 28 – 30 Oktober 2015. GPS jammer, meski kedengaran canggih, tapi sejatinya telah diadopsi di kapal perang TNI AL sejak tahun 2010. Dan hingga kini ada sekitar 10 kapal perang Satkor (Satuan Kapal Eskorta) yang dilengkapi GPS jammer.
(more…)