Dunia drone alias wahana nirawak di Indonesia kian ramai dan kini mendapat pengakuan cukup tinggi, sebut saja TNI AU yang belum lama meresmikan Skadron Udara 51 yang berisikan drone Wulung (UAV/ Unmmaned Aerial Vehicle) di lanud Supadio, Pontianak. Meski debut UAV di Indonesia masih jauh dari harapan, nyatanya turunan teknologi yang serupa juga mulai di implementasi ke platform lain, yakni drone dalam wujud kapal yang melaju di perairan. Dalam istilah kondangnya disebut USV (Unmanned Surface Vessel). (more…)
Tag: GPS
Exocet MM40 Block 3: Rudal Anti Kapal High Subsonic Andalan Korvet TNI AL
Nama besar rudal anti kapal Exocet beberapa waktu lalu kembali melambung, pasalnya untuk pertama kali, korvet Bung Tomo Class yang diwakili KRI Bung Tomo 357 berhasil melalukan uji tembak rudal Exocet MM40 Block 2 dengan sasaran eks KRI Kupang 58 di perairan antara Pulau Raas, Sumenep dan Bawean, Gresik, pada hari Kamis lalu (28/5/2015). (more…)
TOPX4-B132: Prototipe Quadcopter UAV dari Dislitbang TNI AD
Setelah berhasil meluncurkan Wulung UAV (Unmanned Aerial Vehicle) atau drone dalam wujud pesawat udara, kini TNI kembali bergerak dengan menggarap prototipe drone dalam wujud quadcopter (quadrotor helicopter). Quadcopter dengan penggerak empat rotor baling-baling, mampu bermanuver layaknya helikopter, termasuk melakukan hovering. Debut drone quadcopter ini ditampilkan secara khusus di stand Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AD pada Pameran Alutsista TNI AD 2014 di Lapangan Monas (12 – 15 Desember 2014). (more…)
Wulung UAV: Tantangan Dibalik Sistem Kendali dan Komunikasi Data
Seperti telah diulas di artikel Indomiliter sebelumnya , Wulung UAV: Pesawat Tanpa Awak Pengawal Perbatasan RI. Disebutkan bahwa TNI AU tak lama lagi akan menggelar satu skadron PUNA (Pesawat Udara Nirawak) sebagai wahana pengintai untuk wilayah perbatasan RI – Malaysia di Kalimantan. Dan ikon utama skadron anyar TNI AU ini adalah Wulung, jenis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) buatan karya anak bangsa. (more…)






