Gangguan berupa jamming pada sinyal GPS (Global Positioning System) saat operasi militer tak hanya dialami oleh awak pesawat udara dan helikopter. Lain dari itu, pasukan yang berjibaku di permukaan, baik dari unsur infanteri, kaveleri dan artileri, juga kerap mendapat imbas buruk dari sinyal GPS yang di-jamming, seperti misalnya kesulitan mendapatkan navigasi yang tepat. (more…)
Gangguan berupa jamming pada pesawat militer sudah jamak terjadi, salah satu kasus yang banyak dialami adalah jamming pada sinyal GPS (Global Positioning System). Dengan jamming pada sinyal GPS, bukan saja panduan navigasi pesawat yang menjadi kacau, melainkan sistem senjata yang berpemandu akses GPS, seperti rudal jelajah udara ke permukaan juga bisa dibuat malfungsi, atau minimal presisinya pada sasaran akan menurun. (more…)
Selain Rusia, rupanya Cina kerap menggunakan spoofing GPS, yaitu teknik untuk mengacaukan koordinat GPS di suatu area. Bjorn Bergman, seorang analis dari SkyTruth mengungkapkan bahwa setidaknya ada 20 lokasi di dekat pantai Cina, dimana spoofing GPS terjadi dengan GNSS [Global Navigation Satellite System] untuk lokasi kapal yang beroperasi di daerah tersebut diganti dengan koordinat palsu. (more…)
Invasi Rusia ke Ukraina telah satu bulan berselang, dan netizen langsung diperlihatkan seabreg alutsista kelas berat dan sebagian terbaru Rusia dalam laga peperangan yang melibatkan matra darat, laut dan tentunya udara. Dari elemen serangan udara, tak bisa dikesampingkan peran bom pintar (smart bomb) dengan presisi tinggi ikut menjadi penentu dalam poin kemenangan. (more…)
Meski belum ada dampaknya secara langsung, konflik antara Rusia dan Ukraina dikhawatirkan berdampak sampai luar angkasa, persisnya pada masa depan Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS) yang ikut dipertaruhkan. (more…)
Selain Su-34 Fullback yang diketahui telah dipasang perangkat (opsional) penerima GPS (Global Positioning System) komersial buatan Garmin. Kini ada kabar, bahwa ada jenis penempur lain dari Rusia diketahui juga terlihatkan dipasang perangkat penerima GPS dari pabrikan yang sama. Yakni salah satu jet tempur spesialis serangan permukaan – Close Air Support (CAS) Sukhoi Su-25 Frogfoot, tertangkap kamera menggunakan perangkat penerima GPS buatan Amerika Serikat. (more…)
Sebagai dua negara yang ‘berseteru,’ antara Amerika Serikat dan Rusia, khususnya sejak era Uni Soviet, telah menyediakan infrastuktur navigasi satelit tersendiri. Bila Amerika Serikat telah menciptakan apa yang disebut sebagai GPS (Global Positioning System), maka Rusia pun punya teknologi sejenis yang disebut GLONASS (Global Navigation Satellite System). (more…)
Pergerakan gugus tempur laut Inggris dalam Carrier Strike Group (CSG)-21 kini tengah menjadi perhatian dunia, berlayar sejauh 25.000 nautical mile, CSG-21 hadir dengan membawa panji-panji kebesaran Angkatan Laut Inggris, termasuk memamerkan sang maskot kapal induk HMS Queen Elizabeth. (more…)
Hubungan Inggris dan Rusia dalam beberapa hari ini kian memanas, khususnya setelah adanya insiden saling klaim dan provokasi di Laut Hitam pada 23 Juni lalu. Pihak Rusia beranggapan, bahwa kapal perang Inggris, destroyer HMS Defender telah memasuki kawasan lepas pantai Krimea yang dicaplok Rusia. Moskow menganggap tindakan Angkatan Laut Inggris di Laut Hitam “berbahaya”. (more…)
Ada banyak jalan bagi Cina untuk ‘menguasai’ dunia, selain dikenal sebagai poros ekonomi, bisnis dan investasi global, Cina merupakan pemain super tangguh di lini sistem teknologi informasi dan komunikasi. Bukan saja berjaya lewat vendor jaringan seluler seperti Huawei, tapi lebih dari itu, Cina punya sistem navigasi berbasis satelit yang berani menantang dominasi dan kedigdayaan GPS (Global Positioning System) asal Amerika Serikat. Lewat BeiDou Navigation Satellite System (BDS), navigasi berbasis satelit bukan hanya penting bagi kebutuhan sipil, tapi militer Cina juga sangat berkepentingan atas BeiDou. Dan pada Selasa kemarin (23/6/2020), Cina telah meluncurkan satelit terakhir BeiDou-3 ke luar angkasa. (more…)