
Selain menciptakan bencana kemanusiaan yang dahsyat, serangan Israel yang membabi buta ke wilayah Gaza di Palestina, rupanya juga punya potensi menganggu keselamatan navigasi penerbangan di sekitaran Laut Mediterania Timur. Pasalnya sejak militer Israel melakukan serangan balasan ke basis Hamas, Negeri Yahudi itu juga menerapkan zona pembatasan akses GPS di wilayah konflik. Dalam hal ini kuat dugaan bahwa Israel telah melakukan apa yang disebut ‘Spoofing’ GPS. (more…)

Saab yang dikenal sebagai manufaktur dirgantara dan pertahanan asal Swedia, belum lama ini memperkenalkan jaring kamuflase canggih yang disebut Ultra-Lightweight Camouflage Screen (ULCAS). Bukan sekedar jaring kamuflase yang jamak digunakan pada medan hutan dan pepohonan, ULCAS diklaim dapat memblokir pancaran sinyal radar, tetapi memungkinkan masuknya (transmisi) sinyal GPS (Global Positioning System) dan radio. (more…)

Akurasi GPS (Global Positioning Systems) dipadukan dengan kualitas material yang mumpuni, menjadikan Garmin smartwatch sebagai pilihan bagi para pegiat luar ruangan yang tangguh, termasuk di level pasukan khusus sekalipun. Dan salah satu produk smartwatch terbaru Garmin yang dirilis di Indonesia adalah Garmin Instinct 2X Solar. (more…)

Northrop Grumman belum lama ini menyebut berhasil melakukan uji coba sistem navigasi jam-proof untuk menggantikan peralatan navigasi standar di pesawat militer. Modernisasi Embedded Global Positioning System (GPS) / Inertial Navigation System (INS), atau yang dikenal sebagai EGI-M, dipasang pada Cessna Citation dan diluncurkan pada bulan Mei lalu. (more…)

Bocoran dokumen rahasia Pentagon yang diretas oleh Jack Douglas Teixeira, petugas Sistem Siber dari Massachusetts Air National Guard, bukan hanya mengulas tentang kekuatan militer Cina, debut operasi Amerika Serikat di Ukraina pun ikut ditelanjangi. Salah satu laporan yang menarik adalah kasus berulang kali bom pintar (smart bomb) Joint Direct Attack Munition (JDAM) yang dipasok AS ke Ukraina, yang gagal mengenai sasaran. (more…)

Setelah berhasil meluncurkan Wulung UAV (Unmanned Aerial Vehicle) atau drone dalam wujud pesawat udara, kini TNI kembali bergerak dengan menggarap prototipe drone dalam wujud quadcopter (quadrotor helicopter). Quadcopter dengan penggerak empat rotor baling-baling, mampu bermanuver layaknya helikopter, termasuk melakukan hovering. Debut drone quadcopter ini ditampilkan secara khusus di stand Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AD pada Pameran Alutsista TNI AD 2014 di Lapangan Monas (12 – 15 Desember 2014). (more…)