Adopsi alutsista bekas pakai, entah berasal dari program hibah atau lewat pembelian, rasanya sudah menjadi ‘tradisi’ di Indonesia sejak era Orde Lama. Meski ada upaya penghentian pembelian alutsista bekas pakai di era Presiden Jokowi, namun ramainya pemberitaan tentang rencana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk membeli jet tempur Typhoon milik AU Austria, sontak kembali mengingatkan pada periode pengadaan alutsista bekas pakai, terutama di lini pesawat tempur. (more…)
Dari desain, sudah jelas bahwa jet tempur yang diakui sebagai produksi dalam negeri Iran, yaitu Kowsar, begitu mirip dan identik dengan F-5 E/F Tiger II buatan Northrop, Amerika Serikat. Pemerintah Iran dengan bangga mengklaim bahwa Kowsar adalah jet baru yang diproduksi oleh Iran Aircraft Manufacturing Industrial Company (HESA). Malahan Tasnim News Agency menyebut Kowsar sebagai rancangan dan produksi asli dari para injiner Iran. (more…)
Aksi saling intai dari udara di masa damai bukan lagi hal yang tabu, asalkan dilakukan dengan santuy dan halus, rasanya tidak akan menimbulkan gejolak antar negara bertetangga. Sebut saja di pada dekade 80/90-an, dimana teknologi analog dalam penerbangan masih dominan, baik Singapura dan Malaysia kala itu sudah menggunakan jet tempur spesialis intai pemotretan udara RF-5E Tigerye. Sementara Indonesia, lebih memilih menggunakan pod Vicon 70 yang dipasang pada A-4E Skyhawk dan Hawk series. (more…)
Meski hubungan antara Iran dan Amerika Serikat didominasi oleh ketegangan dan saling hujat, namun tahukah Anda, bahwa AU Iran adalah loyalis sejati jet tempur buatan Negeri Paman Sam. Tercatat hingga detik ini, AU Iran masih mengandalkan F-14A Tomcat, F-4 Phamtom II dan F-5 E/F Tiger. Bahkan saking ‘cintanya’ pada produk AS, sampai rintisan jet tempur produksi Iran melandaskan pada platform F-5 Tiger. Namun, lebih dari itu, ada fakta yang lebih menarik. (more…)
Posisinya saat itu berada di Samudera Hindia, barat daya Tanjung Mebulu, Bali, KRI Hiu menjadi kapal perang pertama di Indonesia yang menjadi ‘korban’ terjangan rudal anti kapal Harpoon dan rudal AIM-9P2 Sidewinder. Meski tak dilakukan secara bersamaan, kombinasi pukulan dari dua rudal beda jenis ini akhirnya mengkaramkan kapal perang TNI AL eks USS Malvern PC-580. (more…)
Meski jet-jet tempur baru bermunculan, namun ada satu sosok jet tempur yang masih terus dipertahankan oleh beberapa negara, salah satunya adalah F-5 E/F Tiger II. Seperti Thailand, Korea Selatan dan Taiwan, masih menjadikan Sang Macan sebagai postur kekuatan udara, meskipun ketiga negara tersebut sudah menggunakan jet tempur yang lebih baru dan modern. Harus diakui, pesona F-5 masih menggigit sampai saat ini, termasuk Iran yang melakukan reverse engineering atas stok F-5 yang masih beroperasi. (more…)
Sudah lumayan lama Skadron Udara 14 tak lagi beroperasi, lantaran sejak F-5 E/F Tiger II dipensiunkan pada April 2016, praktis skadron tempur andalan di Lanud Iswahjudi ini tak lagi memiliki armada pesawat yang aktif. Bila mengacu pada komitmen pemerintah, jet tempur yang harusnya mengisi Skadron Udara 14 adalah Sukhoi Su-35. (more…)
F-16 C Block 52ID TNI AU Skadron Udara 16 dengan latar F-5 Tigris (Foto: Instagram Skadron Udara 16)
Latihan udara bilateral Elang Thainesia 2019 antara TNI AU dan AU Thailand (Royal Thai Air Force) telah ditututp pada 8 Agustus lalu, setelah resmi dibuka pada 30 Juli 2019 di Lanud Korat, Thailand. Jawara udara yang bertanding dari kedua negara adalah F-16 Fighting Falcon, namun ada yang unik, AU Thailand juga menyertakan jet tempur veteran F-5 E Tiger II dari Skadron Udara 211. Buat sebagian kalangan ini terasa seperti nostalgia, lantaran TNI AU juga pernah mengoperasikan F-5. Tapi jangan underestimate, F-5 Thaland yang berlaga di Elang Thainesia bukanlah F-5 ‘biasa.’ (more…)
Ibarat mengulang peristiwa 21 April 1980, sosok F-5 E/F Tiger II kembali dinaikkan ke ruang kargo pesawat angkut pada 18 Oktober 2018. Namun yang berbeda, bila peristiwa 21 April 1980 delapan unit F-5 E/F Tiger II dibawa menggunakan C-5A Galaxy dari Amerika Serikat ke Lanud Iswahjudi, maka pada 18 Oktober 2018, satu unit F-5E dibawa keluar Lanud Iswahjudi menggunakan C-130 Hercules A-1320. (more…)
Diantara negara-negara ‘pelestari’ jet tempur Northrop F-5, nama Iran mempunyai tempat tersendiri. Selain karena Negeri Para Mullah berstatus sebagai rival berat Amerika Serikat, Iran yang di akhir rezim Mohammad Reza Pahlevi memiliki ratusan unit F-5A/B Freedom Fighter dan F-5 E/F Tiger II, justru terlihat gigih mengembangkan varian jet tempur dari basis F-5. Bahkan belum lama ini, Tehran mengklaim sosok F-5 terbarunya sudah disokong teknologi jet tempur generasi keempat. (more…)