Hari ini 51 tahun lalu, bertepatan dengan 20 Januari 1974, menjadi momen bersejarah dengan berlangsungnya penerbangan perdana jet tempur legendaris yang kenyang battle proven, F-16 Fighting Falcon. Masih menggunakan kode YF-16 (prototipe), “Elang Penempur” saat itu melakukan penerbangan perdana secara tidak disengaja oleh pilot uji (test pilot) Philip F. Oestricher di Pangkalan Udara Edwards, California. (more…)
Dirancang sebagai jet tempur yang mampu bermanuver lincah di udara, maka F-16 Fighting Falcon dibuat dengan seringan mungkin, yang karena itu kemudian, F-16 tidak dilengkapi dengan tangga bawaan (built-in ladder). Namun, dengan dimamika operasi di garis depan, ada pemikiran dari Angkatan Udara AS untuk merancang ‘built-in ladder’ pada Elang Penempur legendaris ini. (more…)
Afterburner tak bisa dilepaskan dari operasional jet tempur, pasalnya kinerja afterburner pada mesin pesawat tempur berperan besar dalam keberhasilan suatu misi operasi udara. Namun, penggunaan afterburner harus dengan perhitungan yang cermat, karena afterburner mampu menguras konsumsi bahan bakar secara signifikan. (more…)
Ketegangan militer Rusia dan Amerika kembali memanas setelah pesawat tempur multirole Rusia, Sukhoi Su-35 melakukan manuver headbutt terhadap burung besi milik Angkatan Udara AS (USAF), F-16 pada 23 September 2024 silam di daerah Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Alaska. Tentu saja, manuver ini dinilai sangat membahayakan baik untuk pihak Rusia dengan Su-35-nya dan pihak Amerika dengan F-16-nya.
Dari segi usia (dilihat dari tanggal terbang perdana) F-16 Fighting Falcon lebih tua empat tahun ketimbang Dassault Mirage-2000 yang terbang perdana pada 10 Maret 1978. Meski begitu, rupanya manufaktur F-16 kala itu General Dynamics sempat kepincut dengan desain sayap delta yang menjadi ‘trademark’ Mirage-2000. Yang dimaksud F-16 bersayap delta adalah F-16XL yang terbang perdana pada 3 Juli 1982. (more…)
Selain jagoan dogfight, F-16 Fighting Falcon punya reputasi memukau dalam misi Close Air Support (CAS), hal itu dapat dicapai berkat kombinasi kanon internal Gatling Gun Vulcan M61A1 kaliber 20 mm dan berbagai senjata presisi. Namun, lebih dari itu, F-16 mampu melepaskan kanon dengan kaliber yang lebih besar, yakni menggunakan kanon kaliber 30 mm seperti yang digunakan pada A-10 “Warthog” Thunderbolt II. (more…)
Setelah penantian lama yang diwarnai sejumlah drama, batch (gelombang) pertama (enam unit) jet tempur F-16 Fighting Falcon kabarnya telah tiba di Ukraina. Kabar tersebut pertama kali diungkapkan oleh Bloomberg pada 31 Juli 2024, yang juga telah dikonfirmasi oleh seorang pejabat pertahanan AS kepada Associated Press.(more…)
Meski Vietnam dan Cina punya konflik atas batas wilayah perairan, tapi rupanya Vietnam masih sungkan atas pengaruh besar Cina. Hal ini ditandai dengan terpaksa dibatalkannya rencana akuisisi jet tempur F-16. Seperti diketahui, saat kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Hanoi, Vietnam pada tahun 2023, Washington ikut menawarkan F-16 Viper ke Negeri Nguyen. (more…)
Mungkin ini bisa jadi kabar baik buat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, di tengah kabar bahwa Ukraina masih kekurangan donasi jet tempur F-16 Fighting Falcon, maka ada kabar dari Israel, bahwa Angkatan Udara Negeri Zionis baru saja memensiunkan unit terakhir F-16C Fighting Falcon yang diberi nama Barak 1. (more…)
Sepertinya ada anomali pada postur kekuatan udara angkatan bersenjata Brasil, Negeri Samba itu telah mengikat kontrak untuk akuisisi dan produksi bersama jet tempur canggih Gripen E/F (disebut Brasil dengan kode F-39) dari Saab, Swedia. Lain dari itu, Angkatan Laut Brasil sampai saat ini masih mengoperasikan varian jet tempur lawas A-4 Skyhawk yang telah mendapatkan upgrade. Dan ada kabar yang boleh jadi akan lebih banyak mengundang pertanyaan besar, yakni rumor bahwa Brasil tengah berusaha membeli jet tempur bekas F-16 Fighting Falcon. (more…)