Evolusi teknologi pengintaian di medan tempur modern menuntut terobosan baru dalam sistem kamuflase dan perlindungan taktis. Perusahaan rintisan (startup) asal Amerika Serikat, Vigil Autonomy, memperkenalkan konsep pertahanan terbarunya yang dinamai Air Cover. Perangkat ini mengusung gagasan unik berupa “selimut terbang” yang dirancang khusus untuk mengaburkan keberadaan kendaraan tempur maupun personel infanteri dari intaian drone musuh dan satelit pengintai. (more…)
Tim pengembang dan insinyur manufaktur militer Rusia dilaporkan berhasil menciptakan terobosan baru dalam teknologi mesin drone (Unmanned Aerial Vehicle/UAV). Seperti dilaporkan pertama kali oleh Sputnik, melalui pendekatan rekayasa material hibrida dan digitalisasi sistem pembakaran, inovasi ini mampu menekan porsi biaya pembuatan mesin hingga separuhnya, sekaligus memangkas total biaya produksi platform drone tempur sebesar 15 hingga 25 persen. (more…)
Taiwan secara resmi memulai pembangunan kawasan industri kedirgantaraan dan pesawat nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV) di Chiayi. Langkah strategis ini diawali dengan prosesi groundbreaking yang dipimpin langsung oleh Presiden Taiwan Lai Ching-te, bertepatan dengan peresmian kampus baru Minxiong milik National Chung-Shan Institute of Science and Technology (NCSIST)—lembaga riset pertahanan yang memproduksi mayoritas rudal dan drone militer Taiwan. (more…)
Inovasi taktis dalam perang Rusia-Ukraina kembali memasuki babak baru yang kian mengkhawatirkan pertahanan udara Barat. Hasil investigasi terbaru The Wall Street Journal (WSJ) membeberkan fakta bahwa Rusia kini memproduksi masal drone kamikaze varian teranyar berlabel Geran-4 (pengembangan dari platform Shahed-238 buatan Iran) dengan mengadopsi mesin turbojet buatan Cina. (more…)
Sektor pertahanan dan intelijen India kini tengah menaruh perhatian amat serius terhadap lonjakan aktivitas penerbangan militer asing di wilayah udara tetangganya, Pakistan. Para analis keamanan New Delhi mencatat peningkatan frekuensi mendaratnya berbagai armada udara militer dari Cina dan Turki di sejumlah pangkalan udara Pakistan. (more…)
Kementerian Pertahanan Inggris secara resmi mengumumkan investasi besar senilai hingga 400 juta poundsterling untuk melengkapi Angkatan Darat Inggris (British Army) dengan teknologi drone pengintai generasi terbaru. Dalam keputusan strategis ini, pemerintah Inggris memilih sistem drone Tekever AR5 untuk menggantikan armada drone pengintai legendaris, Watchkeeper WK450, yang telah beroperasi sejak tahun 2014 dan kini memasuki akhir masa pakainya. (more…)
Boeing menggebrak panggung pameran dirgantara ILA Berlin Air Show di Jerman dengan meluncurkan cetak biru kemampuan tempur terbaru dari drone intai-tempur siluman (stealth) andalan mereka, MQ-28 Ghost Bat. Berbeda dari purwarupa awal yang terlihat ringkas, peta jalan (roadmap) teknologi mutakhir yang dikembangkan bersama Angkatan Udara Australia (RAAF) ini memamerkan perubahan fisik yang drastis. (more…)
Rusia dilaporkan tengah mengembangkan platform multifungsi tanpa awak – drone (UAV) stratosfer yang diberi nama “Predator”. Drone yang masuk kategori HALE (High Altitude Long Endurance) ini, dirancang untuk menjalankan misi jangka panjang di ketinggian ekstrem dan diproyeksikan mampu menggantikan beberapa fungsi sistem satelit serta sistem berbasis darat. (more…)
Selain beragam jenis rudal, roket dan bom udara, ranjau darat (permukaan) adalah amunisi yang jumlahnya melimpah, khususnya yang berasal dari peninggalan era Soviet. Ranjau darat yang dimaksud adalah TM-62, yang oleh Rusia dan Ukraina diupayakan untuk dapat dilepaskan oleh drone. (more…)
Pada tanggal 21 Oktober 2025, Angkatan Udara AS (USAF) berhasil mencapai tonggak sejarah penting di Nevada Test and Training Range (NTTR) yang menandai titik balik dalam doktrin perang udara modern. Demonstrasi tersebut melibatkan pesawat tempur siluman generasi kelima, F-22 Raptor, yang secara efektif memerintah dan mengendalikan pesawat nirawak (UAS) canggih, MQ-20 Avenger. Peristiwa ini bukan sekadar uji terbang; ini adalah validasi kritis terhadap konsep Crewed-Uncrewed Teaming (CUT), sebuah pilar utama yang akan mendefinisikan dominasi udara di medan tempur masa depan.