
Namanya adalah “Ambara”, inilah drone intai terbaru yang memperkuat arsenal Skuadron 700 Puspenerbal (Pusat Penerbangan Angkatan Laut) TNI AL, bersama dengan drone intai ScanEagle dari Boeing Insitu dan Schiebel Camcopter S-100. Dan pada kemeriahan pameran pertahanan Indo Defence 2024 (11 – 14 Juni 2025), Ambara untuk pertama kalinya diperlihatkan ke publik. (more…)

Serangan swarm drone Ukraina dalam Operasi “Jaring Laba-laba” rupanya mendapat perhatian serius dari Amerika Serikat, pasalnya apa yang menimpa pada puluhan pembom strategis Rusia, sangat mungkin dapat menimpa aset pembom strategis milik Angkatan Udara AS (USAF). (more…)

Beberapa hari sebelum serangan udara balasan Israel ke Iran pada 26 Oktober 2024, sempat geger terkait dokumen Israel yang bocor, yang mengungkap sosok drone stealth jarak jauh yang disebut-sebut mampu keluar masuk ruang udara Iran. Dokumen yang bocor itu pertama kali muncul di Telegram dan merinci persiapan Israel untuk melakukan serangan militer ke Iran. (more…)

KADEX 2024 yang diselenggarakan pada akhir Mei silam menjadi satu ajang unjuk gigi bagi Korea Selatan. Pasalnya, pada pameran pertahanan internasional ini pihak Korea Selatan memboyong sejumlah drone taktis yang diperkirakan akan masuk ke dalam daftar militer mereka, termasuk next-generation military drone yang dilengkapi dengan senapan serbu yang diplot untuk memperkuat lini pertahanan di daerah perbatasan dan juga untuk meningkatkan kemampuan serangan terhadap musuh.
(more…)

Hujan sanksi yang diterapkan Amerika Serikat dan Barat kepada industri Rusia, salah satunya dimaksudkan untuk menjegal produksi persenjataan dari Negeri Beruang Merah, pasalnya AS mengklaim sejumlah komponen berteknologi tinggi, seperti perangkat mini prosesor masih didatangkan dari luar Rusia. (more…)

Kemunculan drone intai di suatu obyek vital tak bisa dihadapi dengan santuy, pun boleh jadi perlu waktu untuk mengeliminasi dengan teknik jamming, lantaran dibutuhkan pengaturan frekuensi yang pas. Nah, ada kabar dari Polandia yang memperkenalkan prototipe sistem hanud untuk menghadapi drone dengan tembakan dari senapan mesin berat (SMB). (more…)

Meski bertajuk eksperimental, kehadiran kapal induk pembawa drone milik Cina telah membuat gusar Taiwan, pasalnya konsep kapal induk drone dapat menggeser penggelaran kekuatan serangan jarak jauh Beijing, belum lama lagi, yang dibawa bukan sebatas drone udara atau Unmmanned Aerial Vehicle (UAV), melainkan juga drone kapal permukaan – Unmanned Surface Vehicle (USV) dan drone bawah laut – Autonomous Underwater Vehicle (AUV). (more…)

Meski Perancis telah menguasai teknologi tinggi di sektor dirgantara, termasuk drone sekalipun. Namun, sampai saat ini Perancis belum pernah memproduksi drone tempur (Unmanned Combat Aerial Vehicle/UCAV) untuk kebutuhan militernya. Justru kebutuhan UCAV militer Perancis dipasok oleh AS dengan drone MQ-9 Reaper. (more…)

Tergabung dalam pakta pertahanan AUKUS, Australia terus bersiap menghadapi konflik bersenjata di masa depan dengan Cina. Selain memproyeksikan pengadaan rudal jelajah jarak jauh, jet tempur stealth dan kapal selam bertenaga nuklir, Australia juga tak ketinggalan dalam adopsi senjata laser. Selain pengadaan senjata sistem hanud laser Dragonfire anti rudal hipersonik yang dipasok Qinetiq, Australia juga mengembangkan senjata laser untuk menghadapi drone. (more…)

Terbang perdana pada 20 Januari 1974, menyiratkan usia pengabdian Sang Elang Penempur – F-16 Fighting Falcon telah mencapai 49 tahun. Meski punya predikat battle proven dalam beragam operasi di berbagai negara, dan terus diproduksi dalam varian terbaru (F-16 Block 70 Viper). Namun, masa depan F-16 masih menjadi tanda tanya, akankah ‘karir’-nya akan redup dengan hadirnya jet tempur stealth? (more…)