Kapal selam tanpa awak berukuran ekstra besar (Extra Large Autonomous Underwater Vehicle/XL-AUV) milik Angkatan Laut Australia (RAN), Ghost Shark, kembali mencatatkan perkembangan signifikan dalam peta teknologi militer internasional. Setelah sukses menjalani serangkaian uji coba awal, platform bawah laut otonom hasil kolaborasi dengan Anduril Australia ini kini resmi dibekali kapabilitas tempur ofensif. (more…)
Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps Navy/IRGCN) kembali mengklaim keberhasilannya merebut aset intelijen berharga milik Angkatan Laut AS (US Navy) di Selat Hormuz. Sebuah wahana otonom bawah air (Unmanned Underwater Vehicle/UUV) jenis MK 18 Mod 2 Kingfish disita saat tengah beroperasi memetakan perairan strategis tersebut. (more…)
Ketegangan di jalur logistik energi global kembali meningkat setelah Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim berhasil menyita sebuah kendaraan bawah laut tak berawak (Autonomous Underwater Vehicle/AUV) milik Amerika Serikat. Penangkapan drone bawah laut tersebut dilakukan oleh armada Angkatan Laut IRGC (IRGCN) di area strategis pintu masuk Selat Hormuz. (more…)
Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) terus mengakselerasi peningkatkan kapasitas tempur bawah lautnya melalui pengembangan teknologi otonom berbiaya terjangkau. Langkah ini menjadi strategi krusial di tengah wacana ekspansi armada kapal perang utama berawak yang berbiaya sangat tinggi. (more…)
Upaya Australia menutup celah kekosongan kapabilitas tempur bawah laut sebelum hadirnya kapal selam nuklir dimanfaatkan secara agresif oleh industri pertahanan global. Perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan asal Israel, Israel Aerospace Industries (IAI), dilaporkan tengah gencar mempromosikan drone bawah laut otonom (Unmanned Underwater Vehicle/UUV) kelas berat mereka, BlueWhale (ELI-3325), untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN). (more…)
Raksasa pertahanan Turki, Aselsan, kembali menggebrak panggung teknologi militer global dengan memperkenalkan generasi terbaru sistem maritim tak berawak pada ajang SAHA 2026 di Istanbul, Selasa (5/5/2026). Dalam pameran tersebut, Aselsan meluncurkan keluarga sistem serang bawah laut otonom Kilic dan wahana permukaan tak berawak (USV) Tufan. (more…)
Angkatan Laut Jepang (JMSDF) memperkuat lini pertahanan bawah airnya dengan mengadopsi teknologi otonom terbaru yang dikembangkan secara domestik. Melalui Acquisition, Technology and Logistics Agency (ATLA), Jepang telah menjalin kerja sama strategis dengan dua raksasa industri, yakni Mitsubishi Heavy Industries (MHI) dan IHI (Ishikawajima-Harima Heavy Industries), untuk mengembangkan dua tipe drone bawah laut tak berawak (Unmanned Underwater Vehicle/UUV). (more…)
Setelah diluncurkan pada bulan Februari 2021, Hugin Endurance, drone bawah laut atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV) yang diklaim dapat beroperasi selama 15 hari dan menyelam sampai kedalaman 6.000 meter, kini telah menyelesainkan penyelaman otonom dengan durasi terpanjang. Kabar tersebut disampaikan Kongsberg Discovery, bagian dari perusahaan pertahanan Kongsberg asal Norwegia. (more…)
Meski tidak terkait langsung dengan operasi tempur, namun, peran dari drone bawah laut atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV) tak bisa dianggap remeh. Berukuran relatif kecil dengan adopsi beragam sensor, AUV identik sebagai perangkat canggih. AUV yang operasinya dibalut sebagai misi penelitian hidro oseanografi, kerap digunakan untuk misi intai dan pengumpulan data-data kelautan, yang pada konkritnya dibutuhkan untuk pelayaran kapal selam sampai menunjang pendaratan amfibi. (more…)
Bila pada artikel sebelum ini dikupas tentang UMT, yakni torpedo ringan rancangan Rusia untuk misi anti drone bawah laut, maka ada kabar terbaru datang dari Negeri Zelensky, bahwa telah terungkap sosok “Marichka” – yang drone bawah laut atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV)/Unmanned Underwater Vehicle (UUV) rancangan Ukraina. (more…)