Peta persaingan perang bawah air (underwater warfare) di kawasan Samudra Hindia memasuki babak baru yang krusial. Guna mengantisipasi lonjakan kehadiran kapal selam Angkatan Laut Cina dan Pakistan, India mengambil langkah strategis dengan menanam “mata dan telinga” elektronik di dasar laut. (more…)
Angkatan Udara India (Indian Air Force – IAF) secara resmi memberikan izin operasional tempur akhir (final combat clearance) bagi sistem peringatan dini dan kendali udara (Airborne Early Warning and Control – AEW&C) “Netra”. Langkah ini menandai keberhasilan besar bagi industri pertahanan domestik India setelah melewati proses pengembangan intensif selama dua dekade. (more…)
Intelijen dan ilmuwan pertahanan India dilaporkan tengah menikmati keuntungan strategis yang luar biasa dalam peta persaingan perang elektronik (electronic warfare) di Asia Selatan. Keuntungan besar ini didapat setelah Angkatan Udara India (IAF) bersama Defence Research and Development Organisation (DRDO) berhasil mengamankan rudal udara-ke-udara jarak jauh (Beyond Visual Range Air-to-Air Missile / BVRAAM) PL-15E buatan Cina milik Pakistan. (more…)
India bersiap mengejutkan dunia dengan memamerkan sistem senjata hipersonik terbarunya, Long Range Anti-Ship Missile (LRAShM), pada parade Hari Republik tanggal 26 Januari 2026. Rudal ini menjadi simbol kemajuan pesat India dalam perlombaan senjata hipersonik global, menempatkan New Delhi dalam jajaran elit negara pemilik teknologi game changer bersama Rusia, Cina, dan Amerika Serikat. (more…)
Mirip dengan yang dilakukan Korea Utara, Angkatan Bersenjata India pada 24 September 2025 melakukan uji peluncuran rudal balistik jarak menengah dari kereta api. Peluncuran rudal Agni-Prime (Agni-P) dari sistem peluncur bergerak berbasis rel (rail-based mobile launcher) di malam hari, mempekuat kesan kerahasiaan tingkat tinggi. (more…)
Menyandang status Blue Water Navy, Angkatan Laut India punya beberapa segmen kapal kombatan yang unik. Salah satunya adalah jenis kapal Anti-Submarine Warfare Shallow Water Crafts (ASW-SWC), yang mana pada 13 September 2025, telah diluncurkan unit kedua dari ASW-SWC – INS Androth (P69) oleh galangan GRSE (Garden Reach Shipbuilders & Engineers). (more…)
Mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Israel, Arab Saudi, Singapura, Azerbaijan dan Rusia., India diwartakan akan mengadopsi Low Level Airborne Ground Surveillance System, berupa balon udara pengintai – sejenis dengan balon observasi Sky Dew Aerostat untuk mengawasi wilayah perbatasan. (more…)
Tanpa ‘omon-omon’, India mencapai langkah maju dalam pengembanan rudal udara ke udara jarak jauh Astra. Dengan menggunakan jet tempur Sukhoi Su-30MKI, India pada hari Jumat kemarin telah sukses meluncurkan rudal Astra dengan sistem pencari (seeker) buatan dalam negeri, dengan sasaran target drone di lepas pantai Odisha. (more…)
Kilas balik ke bulan November 2022, kala itu dalam pameran pertahanan DefExpo 2022 di Gandhinagar, Gujarat, India, dipamerkan untuk pertama kalinya Samar-2 Air Defense System, yakni jenis sistem pertahanan udara (hanud) dengan basis rudal udara ke udara R-27 buatan Rusia. Samar-2 menjadi buah pembicaraan, lantaran mengubah fungsi rudal udara ke udara menjadi rudal permukaan ke udara. (more…)
Pengalaman Rusia dalam menggunakan bom luncur (glide bomb) berpemandu – FAB (Fugasnaya Aviatsionnaya Bomba) series – dalam perang di Ukraina, rupanya mendorong India untuk mempercepat uji coba penggunaan bom serupa. Dengan wahana jet tempur Sukhoi Su-30MKI, Defence Research and Development Organisation (DRDO) pada 14 Agustus lalu meluncurkan uji peluncuran perdana bom pintar bersayap lipat yang diberi nama “Gaurav.” (more…)