Dalam pertempuran artileri modern, kecepatan dan akurasi adalah dua variabel yang menentukan hidup dan mati di medan perang. Menjawab tantangan tersebut, industri pertahanan dalam negeri melalui Hariff Defense berkolaborasi dengan Pussenarmed (Pusat Kesenjataan Artileri Medan) berhasil mengembangkan Aldalbak (Artillery Firing System), sebuah sistem pengendali tembakan digital yang merevolusi cara kerja unit Artileri Medan (Armed) TNI AD. (more…)
Di era peperangan modern yang berbasis informasi, kecepatan dan ketepatan data di lapangan adalah kunci keberhasilan operasi. Setelah sebelumnya kami mengupas tentang TACA (Tactical Army Collaboration Action), sebuah Battlefield Management System (BMS) posko tingkat taktis yang dirancang untuk kondisi menantang, maka pada prajurit di garis depan disematkan perangkat BMS Personnel. (more…)
Modernisasi alat utama sistem persenjataan tidak selalu harus ditempuh dengan pengadaan unit baru yang mahal. Sebuah terobosan signifikan muncul dari kolaborasi strategis antara Litbang TNI AD, Pussenif, dan perusahaan swasta nasional Hariff Defense melalui Sistem Penembakan Mortir berbasis Komputer (Sisbak Mortir). (more…)
Di dunia militer, kemahiran seorang prajurit tidak datang begitu saja; ia lahir dari repetisi dan latihan yang konsisten. Namun, kenyataan di lapangan seringkali menghadirkan tantangan tersendiri, terutama terkait penggunaan Senjata Lawan Tank (SLT). (more…)
Ransus (kendaraan khusus) pada baterai MLRS (Multiple Launch Rocket System) ASTROS (Artillery Saturation Rocket System) II Armed TNI AD, didatangkan dari Brasil dalam konfigurasi lengkap, termasuk salah satunya ransus pembawa (logistik) amunisi yang disebut Avibras AV-RMD, ransus 6×6 ini menjadi wahana pendukung penggelaran baterai ASTROS. Dan belum lama ini, ada kabar Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbang TNI AD) menyerahkan Sertifikat Uji Coba (Sertifikasi) Prototipe Ransus Pengangkut Kontainer Munisi Roket ASTROS hasil Litbanghan Puspalad (Pusat Peralatan Angkatan Darat). (more…)
Setelah ditampilkan dalam demo statis Pameran Pertahanan Indo Defence 2022, tentu menarik untuk dicermati, bagaimana kelanjutan dari program ranpur Anoa 3 yang diusung oleh PT Pindad? Meski belum ada rencana kontrak untuk pengadaan Anoa 3, namun, belum lama ini ada kabar dari Bandung, bahwa PT Pindad telah menggelar demo dinamis ranpur Anoa 3 yang disaksikan beberapa petinggi dari TNI AD. (more…)
Meski sudah lama ada dalam etalase produk PT Pindad, namun rupanya jenis senjata mortir kaliber 81 mm (MO-3) baru dalam proses pengajuan sertifikasi. Dari laman Instagram Dislitbang TNI AD, Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Kadislitbangad) Brigjen TNI Hery Setiyono memipin Gelar Uji Coba Sertifikasi Mortir Kaliber 81 (MO-3) yang diajukan oleh PT Pindad di Lapangan Tembak Sub Lab Uji Laboratorium Dislitbangad, Ambal, Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (12/1/2023). (more…)
Teknologi RCWS (Remote Control Weapon Station) bukan lagi sesuatu yang asing, pasalnya RCWS telah hadir di rantis dan ranpur di ketiga matra TNI. Merek dan jenis RCWS yang digunakan juga beragam, namun, tak banyak yang merupakan produksi lokal dan benar-benar diadopsi oleh kesatuan TNI. Salah satu yang mengklaim sebagai merek dan produksi lokal adalah RCWS Respati buatan PT. Respati Solusi Rekatama. (more…)
Salah satu pasar munisi yang tak boleh dikesampingkan adalah munisi senapan penembak runduk (sniper) di kaliber 7,62 x 51 mm NATO yang banyak digunakan di lingkungan satuan TNI dan Polri. Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Pindad hari Rabu, 25 Mei 2022, melaksanakan uji sertifikasi produk munisi MU2-M A1 dan MU2-M A2 kaliber 7,62 x 51 mm 175 grains HPBT di Lab Dislitbangad & Lapangan Tembak Pussenarmed Kodiklat TNI AD, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. (more…)
Radar firefinder sejatinya bukan sesuatu yang baru di lingkungan TNI AD, seperti di tahun 2013, Pusat Pendidikan (Pusdik) Armed TNI AD pernah merilis prototipe yang disebut juga sebagai weapon location radar. Namun yang diperkenalkan saat itu mengacu pada platform rantis Toyota New Hilux S-Cab 2.5 diesel. Penggunaan platform tentu berpengaruh pada kemampuan radar yang dapat digotong. (more…)