Dinamika kemitraan strategis trilateral AUKUS (Australia, Inggris, dan Amerika Serikat) menorehkan babak baru. Dalam pertemuan tingkat tinggi di sela-sela gelaran IISS Shangri-La Dialogue di Singapura, ketiga negara mengumumkan amandemen signifikan terkait cetak biru pengadaan kapal selam nuklir (SSN – Nuclear-powered Attack Submarine) klaster pertama (Pillar I) untuk Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy – RAN). (more…)
Pemerintah Australia resmi mengumumkan langkah masif untuk mempertahankan kekuatan pemukul di bawah permukaan lautnya. Demi menjembatani celah kemampuan (capability gap) sebelum kedatangan kapal selam bermesin nuklir di bawah pakta AUKUS, pembayar pajak di Australia harus merogoh kocek tambahan hingga AU$11 miIiar atau setara dengan US$7,3 miIiar. (more…)
Dinamika pengadaan alutsista di kawasan Indo Pasifik menampilkan dua pemandangan yang bertolak belakang. Pemerintah Australia secara resmi mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding – MoU) strategis dengan Pemerintah Norwegia pada 14 Mei 2026. (more…)
Komando Pasukan Ruang Angkasa Amerika Serikat (US Space Force) resmi memperluas jaringan pengawasan satelit mereka di Australia guna menghadapi ancaman nyata dari senjata anti-satelit (Anti-Satellite Weapons/ASAT) milik Cina dan Rusia. (more…)
Pengadaan kapal selam bertenaga nuklir Australia, baik Virginia class dan AUKUS class tak pelak membuat Negeri Kanguru punya daya deteren adiguna khas negara adidaya. Meski begitu, kontroversi atas pengadaan alutsista berharga super mahal itu tak kunjung redup. Belakangan muncul komentar bernada miring dari mantan perwira kapal selam Angkatan Laut Australia (RAN). (more…)
Pada 13 Desember 2023, Senat Amerika Serikat mengesahkan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional – National Defense Authorization Act (NDAA), yang sekaligus menyetujui penjualan tiga unit kapal selam bertenaga nuklir Virginia class ke Australia. Ini merupakan babak besar dalam kebijakan strategi pertahanan, lantaran baru ini pertama AS menyetujui penjualan kapal selam nuklir kepada sekutunya. (more…)
Merujuk pada kesepatakan trilateral pakta pertahanan AUKUS, maka pada tahun 2027 sudah mulai ditempatkan secara bergantian kapal selam bertenaga nuklir milik Amerika Serikat dan Inggris di Australia, yakni sebelum Negeri Kanguru mengoperasikan kapal selam nuklir AUKUS class pada tahun 2040. Dan menyongsong pembukaan pangkalan kapal selam nuklir, serangkaian persiapan telah dipersiapkan saat ini. (more…)
Setelah berkongsi dalam pembangunan kapal selam AUKUS class untuk kebutuhan Angkatan Laut Australia dan Inggris, tiga negara yang mengikat aliansi pertahanan dalam AUKUS (Australia, Inggris dan Amerika Serikat), kini kembali meluncurkan program kerja sama baru, yang terkait sistem pertahanan luar angkasa. (more…)
Kapal selam bertenaga nuklir SSN-AUKUS (AUKUS class) paling cepat baru akan meluncur satu dekade mendatang. Masih lama, namun pengembangan AUKUS class telah mulai berjalan dengan kontrak pembangunan tahap pertama telah dipercayakan kepada BAE Systems. Sesuai kesepakatan yang tertuang dalam pakta pertahanan tiga negara – Australia, Amerika Serikat dan Inggris (AUKUS), maka antara Australia dan Inggris akan merancang dan membangun kapal selam bertenaga nuklir yang benar-benar baru untuk angkatan laut kedua negara yang diberi label AUKUS class. (more…)
Sesuai kesepakatan yang tertuang dalam pakta pertahanan tiga negara – Australia, Amerika Serikat dan Inggris (AUKUS), maka antara Australia dan Inggris akan merancang dan membangun kapal selam bertenaga nuklir yang benar-benar baru untuk angkatan laut kedua negara, dan kapal selam tersebut diberi label SSN-AUKUS (AUKUS class). (more…)