Aksi saling intai dari udara di masa damai bukan lagi hal yang tabu, asalkan dilakukan dengan santuy dan halus, rasanya tidak akan menimbulkan gejolak antar negara bertetangga. Sebut saja di pada dekade 80/90-an, dimana teknologi analog dalam penerbangan masih dominan, baik Singapura dan Malaysia kala itu sudah menggunakan jet tempur spesialis intai pemotretan udara RF-5E Tigerye. Sementara Indonesia, lebih memilih menggunakan pod Vicon 70 yang dipasang pada A-4E Skyhawk dan Hawk series. (more…)
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad belum lama ini membuat pernyataan yang menghebohkan, meski inti yang dimaksud sudah menjadi rahasia umum, namun ini pertama kali tokoh Negeri Jiran mengungkapkan keluh kesahnya pada jet tempur buatan Amerika Serikat. Yang dimaksud Mahathir adalah F/A-18D Hornet, jet tempur yang dioperasikan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) itu memang disebut cukup tangguh, namun syarat dan ketentuan operasional yang terlalu ‘ditentukan’ oleh kebijakan AS yang menjadi masalah. (more…)
50 tahun dioperasikan, jelas merupakan usia yang panjang bagi sebuah helikopter. Dan di Asia Tenggara, ternyata ada helikopter yang telah mencapai usia lebih dari setengah abad. Yang dimaksud adalah Sikorsky S-61A-4 Nuri, varian dari helikopter kondang SH-3 Sea King ini mulai digunakan AU Malaysia (Tentara Udara Diraja Malaysia/TUDM) sejak 1967. Dan pada ajang Lima (Langkawi International Maritime and Aerospace) 2017, TUDM merayakan pencapaian 50 tahun pengabdian S-61A-4 Nuri. (more…)