Setelah melewati tarik ulur terkait persetujuan dari pihak Parlemen Amerika Serikat, akhirnya telah ada titik terang tentang kelanjutan masa depan operasional dan pengembangan jet tempur F-16 Fighting Falcon Angkatan Udara Turki. Meski industri pertahanan Turki sudah maju, namun untuk upgrade F-16 tetap membutuhkan restu selain dari Presiden AS Joe Biden. (more…)
Setelah didera isu embargo ‘berjilid-jilid’ oleh Parlemen Amerika Serikat, akhirnya kabar baik menyapa Negeri Ottoman, yakni Angkatan Udara Turki akhirnya telah menerima unit perdana jet tempur F-16 Fighting Falcon yang telah mendapatkan upgrade secara lokal dengan kandungan komponen penting yang juga dipasok oleh perusahaan dalam negeri. (more…)
Meski bukan pengguna sistem hanud Pantsir S-1, rupanya Negeri Erdogan tertarik pada adopsi model sistem hanud hybrid buatan Rusia tersebut. Namun, Turki bukannya akan mengakuisisi Pantsir S-1, melainkan ada upanya untuk mengembangan jenis sistem hanud hybrid produksi dalam negeri. (more…)
Industri pertahanan Turki ibarat terus membius perhatian dunia, betapa tidak, hampir setiap saat ada saja inovasi yang ditelurkan dan terbilang revolusioner di kelasnya. Seperti yang terbaru adalah kemampuan Marlin, yakni Unmanned Surface Vehicle (USV) – kapal permukaan tanpa awak – produksi galangan Sefine dan Aselsan, yang berhasil meluncurkan rudal Kuzgun untuk pertama kalinya. (more…)
Dihadiri oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, hari ini, 9 Januari 2023, BMC meresmikan dimulainya produksi serial Main Battle Tank (MBT) Altay. Lewat perjuangan yang tak mudah, akhirnya Turki memulai tahapan penting dalam rangkaian produksi MBT Altay, dimana Angkatan Darat Turki memproyeksikan akuisisi total 1.000 unit Altay dalam beberapa tahun mendatang. (more…)
Pameran pertahanan Indo Defence 2022 yang berlangsung awal November lalu, mencatatkan momen tersendiri dalam jagad sistem senjata artileri pertahanan udara (arhanud). Pasalnya lewat kesepakatan bersama Kementerian Pertahanan RI, dua vendor besar alutsista global berhasil ‘diikat’ untuk mengembangkan solusi arhanud yang dirancang khusus untuk kebutuhan Indonesia. Kedua vendor yang dimaksud adalah Roketsan dari Turki dan Excalibur Army dari Ceko. (more…)
Perusahaan pertahanan Turki Aselsan, meluncurkan radar active electronically scaned array (AESA) yang dikembangkan di dalam negeri. Radar AESA produksi dalam negeri itu rencananya akan dipasang ke jet tempur F-16 Fighting Falcon dan drone tempur (UCAV) Bayraktar Akinci. (more…)
Menurut keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Minggu (21/8/2022) seperti dikutip dari kompas.com, disebutkan kapal selam KRI Nagapasa 403 telah mempunyai kemampuan menghadapi serangan torpedo. Peningkatan kemampuan tersebut seiring dengan pemasangan peralatan Sewaco, yaitu pemasangan Torpedo Countermeasure System (TCMS) di KRI Nagapasa 403. (more…)
Dengan menggunakan platform roda ban dan ditarik (towed), perangkat anti drone terbaru produksi dalam negeri Turki ini terlihat unik. Inilah Sahin 40 mm yang belum lama ini diresmikan penggunaanya sebagai arsenal di Angkatan Darat Turki. Sahin bukan bekerja dengan teknik jamming, melainkan menetralisir ancaman dari drone (termasuk drone mikro) lewat tembakan dari munisi kaliber 40 mm. (more…)
Bahwa kapal patroli Bakamla akan dilengkapi kanon otomatis – remote control weapon station (RCWS) – sudah banyak disebut dalam berbagai pemberitaan, bahkan jenis kanon yang akan dipasang pun sudah diketahui, yaitu SMASH kaliber 30 mm buatan Aselsan, manufaktur persenjataan dari Turki. Dan belum lama ini ada kabar, bahwa kanon SMASH telah diuji tembak di salah satu kapal patroli Bakamla. (more…)