Meski bukan pengguna sistem hanud Pantsir S-1, rupanya Negeri Erdogan tertarik pada adopsi model sistem hanud hybrid buatan Rusia tersebut. Namun, Turki bukannya akan mengakuisisi Pantsir S-1, melainkan ada upanya untuk mengembangan jenis sistem hanud hybrid produksi dalam negeri. (more…)
Industri pertahanan Turki ibarat terus membius perhatian dunia, betapa tidak, hampir setiap saat ada saja inovasi yang ditelurkan dan terbilang revolusioner di kelasnya. Seperti yang terbaru adalah kemampuan Marlin, yakni Unmanned Surface Vehicle (USV) – kapal permukaan tanpa awak – produksi galangan Sefine dan Aselsan, yang berhasil meluncurkan rudal Kuzgun untuk pertama kalinya. (more…)
Dihadiri oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, hari ini, 9 Januari 2023, BMC meresmikan dimulainya produksi serial Main Battle Tank (MBT) Altay. Lewat perjuangan yang tak mudah, akhirnya Turki memulai tahapan penting dalam rangkaian produksi MBT Altay, dimana Angkatan Darat Turki memproyeksikan akuisisi total 1.000 unit Altay dalam beberapa tahun mendatang. (more…)
Pameran pertahanan Indo Defence 2022 yang berlangsung awal November lalu, mencatatkan momen tersendiri dalam jagad sistem senjata artileri pertahanan udara (arhanud). Pasalnya lewat kesepakatan bersama Kementerian Pertahanan RI, dua vendor besar alutsista global berhasil ‘diikat’ untuk mengembangkan solusi arhanud yang dirancang khusus untuk kebutuhan Indonesia. Kedua vendor yang dimaksud adalah Roketsan dari Turki dan Excalibur Army dari Ceko. (more…)
Perusahaan pertahanan Turki Aselsan, meluncurkan radar active electronically scaned array (AESA) yang dikembangkan di dalam negeri. Radar AESA produksi dalam negeri itu rencananya akan dipasang ke jet tempur F-16 Fighting Falcon dan drone tempur (UCAV) Bayraktar Akinci. (more…)
Menurut keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Minggu (21/8/2022) seperti dikutip dari kompas.com, disebutkan kapal selam KRI Nagapasa 403 telah mempunyai kemampuan menghadapi serangan torpedo. Peningkatan kemampuan tersebut seiring dengan pemasangan peralatan Sewaco, yaitu pemasangan Torpedo Countermeasure System (TCMS) di KRI Nagapasa 403. (more…)
Dengan menggunakan platform roda ban dan ditarik (towed), perangkat anti drone terbaru produksi dalam negeri Turki ini terlihat unik. Inilah Sahin 40 mm yang belum lama ini diresmikan penggunaanya sebagai arsenal di Angkatan Darat Turki. Sahin bukan bekerja dengan teknik jamming, melainkan menetralisir ancaman dari drone (termasuk drone mikro) lewat tembakan dari munisi kaliber 40 mm. (more…)
Bahwa kapal patroli Bakamla akan dilengkapi kanon otomatis – remote control weapon station (RCWS) – sudah banyak disebut dalam berbagai pemberitaan, bahkan jenis kanon yang akan dipasang pun sudah diketahui, yaitu SMASH kaliber 30 mm buatan Aselsan, manufaktur persenjataan dari Turki. Dan belum lama ini ada kabar, bahwa kanon SMASH telah diuji tembak di salah satu kapal patroli Bakamla. (more…)
Kesuksesan Rheinmetall Defence dengan sistem hanud titik SHORAD Oerlikion Skyshield rupanya ikut menginspirasi Turki (Turkiye) untuk merancang dan memproduksi sistem hanud berbasis kanon laras tunggal di kaliber yang sama, 35 mm. Sistem hanud dengan kemampuan Close In Weapon System (CIWS) ini adalah Göker yang dibuat oleh Aselsan. (more…)
Nama M60 Patton memang tak senyaring Leopard, namun inilah salah satu Main Battle Tank (MBT) dengan populasi terbanyak di Asia Tenggara, dimana hampir 200-an unit M60 Patton kini masih dioperasikan AD Kerajaaan Thailand. Meski terbilang tua, lantaran keluaran tahun 60-an, debut MBT ini masih aktif di medan peperangan, seperti digunakan Turki dalam operasi militer di Suriah. Dan terkait laga di Suriah, belum lama ini Turki merilis varian upgrade terbaru dari M-60 yang diberi kode M-60TM. (more…)