
Perkembangan terbaru mengenai kapal selam misterius Angkatan Laut Cina (PLAN) yang dirancang tanpa conning tower atau menara komando (sail-less) kembali terungkap melalui analisis citra satelit komersial Vantor. Kapal selam berdesain radikal yang pertama kali terpantau pada Mei 2026 di Galangan Kapal Jiangnan Changxingdao, Shanghai, kini dilaporkan telah turun ke air dan resmi memasuki tahap pemasangan perlengkapan interior serta sistem persenjataan (waterside outfitting). (more…)

Pengamatan citra satelit pada 12 Juli mencatat momen penting di Galangan Kapal Bohai, Cina, saat empat armada kapal selam Angkatan Laut Cina (PLAN) terlihat bersandar secara bersamaan di dermaga outfitting. Penampakan ini menarik perhatian pengamat militer global karena seluruh armada tersebut berada dalam tahap akhir konstruksi dan siap menjalani pengujian, menegaskan lonjakan kapasitas produksi alutsista bawah air Cina secara masif. (more…)

Uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam (Submarine-Launched Ballistic Missile/SLBM) Julang-2 (JL-2) oleh Angkatan Laut Cina (PLAN) pada 6 Juli 2026 berbuntut panjang. Jika sebelumnya riak protes datang dari kekuatan besar kawasan seperti Taiwan, kini gelombang kecaman keras datang serentak dari negara-negara kepulauan kecil di Samudera Pasifik. (more…)

Uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam (Submarine-Launched Ballistic Missile/SLBM) oleh Angkatan Laut Cina (PLAN) ke Samudera Pasifik pada 6 Juli 2026 telah memicu gelombang kritik dan kecaman dari negara-negara di kawasan. (more…)

Hanya berselang beberapa hari setelah uji coba rudal balistik berbasis kapal selam (Submarine Launched Ballistic Missile/SLBM) oleh Cina di Pasifik Selatan, otoritas pertahanan Australia langsung mengambil langkah responsif. Australian Defence Force (ADF) merilis rekaman video dari uji coba sistem pertahanan udara berbasis darat mereka, sebuah momentum yang dinilai sebagai jawaban langsung terhadap unjuk kekuatan Beijing. (more…)

Ambisi Beijing dalam memperkuat doktrin anti-access/area-denial (A2/AD) di kawasan Indo Pasifik terus berada pada level tertinggi. Kabar terbaru yang dihimpun dari citra satelit bertanggal 3 Juli melaporkan bahwa militer Cina kembali melakukan uji tembak rudal balistik yang menyasar target tiruan skala penuh (full-scale mock-up) dari kapal induk terbaru Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, serta kapal perusak Arleigh Burke class. (more…)

Uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam (Submarine-Launched Ballistic Missile – SLBM) oleh Angkatan Laut Cina (PLAN) di Samudra Pasifik pada 6 Juli 2026 menjadi tonggak sejarah baru. Ini adalah pertama kalinya Beijing secara terbuka mengakui uji coba strategis jalur laut ke wilayah Pasifik, menyusul uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) DF-31B berbasis darat pada September 2024 lalu. (more…)

Kekuatan penerbangan Angkatan Laut Cina (PLAN) baru saja mencatatkan pencapaian krusial yang akan mengubah peta kekuatan udara di kawasan Pasifik Barat. Jet tempur berbasis kapal induk terbaru mereka, J-15T—yang memiliki nama resmi “Feisha” (Flying Shark) dari pabrikan Shenyang—dilaporkan telah berhasil mencapai tingkat interoperabilitas penuh di seluruh armada kapal induk Cina. (more…)

Angkatan Laut Cina (PLA Navy) mengonfirmasi operasionalisasi helikopter Changhe Z-8D, sebuah platform udara baru yang difokuskan untuk menjalankan misi perang anti kapal selam (ASW), operasi amfibi, pencarian dan penyelamatan (SAR), serta dukungan logistik. Kemunculan perdana heli ini terdeteksi lewat foto-foto publik pada Maret 2025 dan Maret 2026. (more…)

Dunia maya baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang beredar luas di platform X, mendemonstrasikan pencapaian teknologi militer terbaru dari Cina berupa sistem ketapel elektromagnetik (Electromagnetic Aircraft Launch System atau EMALS) modular yang secara cerdas diintegrasikan pada rangkaian kendaraan truk berat. (more…)