Dinamika kemitraan strategis trilateral AUKUS (Australia, Inggris, dan Amerika Serikat) menorehkan babak baru. Dalam pertemuan tingkat tinggi di sela-sela gelaran IISS Shangri-La Dialogue di Singapura, ketiga negara mengumumkan amandemen signifikan terkait cetak biru pengadaan kapal selam nuklir (SSN – Nuclear-powered Attack Submarine) klaster pertama (Pillar I) untuk Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy – RAN). (more…)
Pemerintah Australia resmi mengumumkan langkah masif untuk mempertahankan kekuatan pemukul di bawah permukaan lautnya. Demi menjembatani celah kemampuan (capability gap) sebelum kedatangan kapal selam bermesin nuklir di bawah pakta AUKUS, pembayar pajak di Australia harus merogoh kocek tambahan hingga AU$11 miIiar atau setara dengan US$7,3 miIiar. (more…)
Proyek ambisius Australia untuk memperkuat armada permukaan melalui program fregat masa depan berbasis desain Mogami class asal Jepang kini memasuki babak baru dalam pemilihan sistem persenjataannya. (more…)
Sebuah video lama kembali viral, yakni memperlihatkan rekaman penerbangan drone copter FPV (First Person View) yang terbang mendekati kapal induk helikopter – Landing Helicopter Dock (LHD) Angkatan Laut Australia Canberra class. Tidak seperti insiden drone yang terbang di atas kapal induk Jepang JS Izumo, drone yang mendekati LHD Canberra class bahkan sempat mendarat tanpa diketahui. (more…)
Pengadaan kapal selam bertenaga nuklir Australia, baik Virginia class dan AUKUS class tak pelak membuat Negeri Kanguru punya daya deteren adiguna khas negara adidaya. Meski begitu, kontroversi atas pengadaan alutsista berharga super mahal itu tak kunjung redup. Belakangan muncul komentar bernada miring dari mantan perwira kapal selam Angkatan Laut Australia (RAN). (more…)
HMAS Brisbane D41, bagian dari kapal perusak Hobart class, belum lama ini memecahkan rekor sebagai kapal perang pertama Australia yang sukses melakukan uji peluncuran rudal jelajah Tomahawk – Tomahawk Land Attack Missile (TLAM) di lepas pantai San Diego, Amerika Serikat. (more…)
Seperti telah diulas pada artikel sebelum ini, Angkatan Bersenjata Australia meski tidak memiliki Korps Marinir secara definitif, namun punya kemampuan dalam menggelar operasi serbu amfibi dengan menggabungkan elemen khusus pada Angkatan Darat dan Angkatan Laut dalam Amphibious Ready Group (ARG), seperti yang beberapa waktu lalu memperlihatkan aksinya dalam Latihan Bersama bersama TNI dalam “Keris Woomera 2024” di Situbondo, Jawa Timur. (more…)
Berbeda dengan Indonesia, Australia tidak memiliki Korps marinir atau pun tank amfibi, namun uniknya angkatan bersenjata Australia punya kemampuan operasi serbu amfibi yang bisa disebut, salah satu yang terkuat di dunia. Bukan sekedar teori, hal tersebut telah dibuktikan dalam Latihan Bersama (Latma) “Keris Woomera 2024” yang tengah digelar di perairan Banongan, Situbondo, Jawa Timur. (more…)
Meski punya rencana besar untuk mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir, namun kekuatan armada kapal selam Australia saat ini tidak jauh lebih baik dari tetangganya di utara. Bila pada berita bulan Mei lalu disebut setengah kapal selam Collins class tidak dapat berlayar pada tahun ini, maka ada kabar update yang lebih ekstrim lagi, ternyata saat ini hanya ada satu unit kapal selam Collins class yang mampu beroperasi penuh. (more…)
Meksi bukan dioperasikan oleh TNI AL, namun mama kapal angkut ini boleh dibilang selalu lekat dengan identitas “Indonesia.” Inilah LCH (Landing Craft Heavy) Balikpapan class yang pernah menjadi arsenal Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy). Diproduksi oleh Galangan Walkers Limited di Maryborough, Queensland, penamaan enam unit LCH Balikpapan class mengambil nama kota perjuangan pasukan Australia di Pulau Kalimantan selama Perang Dunia Kedua. (more…)