Cina Flexing JL-1, Rudal Balistik ALBM Spesialis Diluncurkan dari Pembom Strategis Xian H-6N

Flexing kekuatan rudal balistik Cina tidak sebatas DF-5C dan DF-61, dari matra udara juga ditampilan rudal balistik yang diluncurkan dari udara atau Air-Launched Ballistic Missile (ALBM) JL-1. Dipamerkan dengan diangkut truk trailer, sejatinya JL-1 adalah ALBM yang dipersiapkan untuk diluncurkan dari pembom strategis jarak jauh Xian H-6N.

Baca juga: DF-61 Tampil Perdana di Victory Day – Rudal Balistik Antarbenua ‘TEL’ Terbaru dengan Jangkauan 12.000 Km

Kemunculan perdana JL-1 dihadapan publik, menambah tantangan berat bagi AS dan Barat untuk meladeni superioritas kekuatan serangan jarak jauh Cina.

Sebagai catatan, Cina di masa lalu pernah mengoperasikan JL-1, namun JL-1 yang dimaksud adalah rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam atau Submarine-Launched Ballistic Missile (SLBM), dan statusnya telah dipensiunkan setelah menjadi arsenal pada kapal selam Type 092 Xia class. Sebagai penerus, SLBM Cina terbaru adalah JL-2 dan JL-3.

Nah, JL (Jīng Léi-Yī)-1 yang dipamerkan pada Victory Day 3 September 2025, adalah ALBM yang menggunakan roket berbahan bakar padat, dan kini menjadi komponen kunci dari nuclear triad Cina, menawarkan kemampuan serangan balasan yang sangat cepat dan sulit dicegat.

Tidak ada spesifikasi yang dirilis terkait JL-1, namun analisis yang beredar menyebut JL-1 ALBM diperkirakan memiliki jangkauan hingga 8.000 km, menjadikannya senjata dengan jangkauan antarbenua yang signifikan. Tidak itu saja, JL-1 ALBM mampu membawa hulu ledak nuklir dan dapat dipersenjatai dengan hypersonic glide vehicle (HGV).

Berdasarkan informasi yang tersedia dan analisis dari para ahli pertahanan, rudal JL-1 ALBM kemungkinan besar adalah China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC).

Rudal ini dirancang agar muat di bawah perut bomber strategis Xian H-6N. Ini memberikan gambaran umum tentang ukurannya yang harus cukup besar untuk menampung hulu ledak nuklir dan bahan bakar padat, tetapi juga harus sesuai dengan dimensi pesawat pembawanya.

Pembom Strategis Xian H-6N Terekam Kamera Gotong Rudal Balisitik Anti Kapal Hipersonik YJ-21

Berdasarkan desain dan laporan yang ada, H-6N hanya dapat membawa satu rudal JL-1 ALBM. Xian H-6N secara khusus dimodifikasi dengan dudukan yang menjorok ke dalam (semi-tersembunyi) di bagian bawah badannya, yang dirancang untuk membawa satu rudal balistik besar seperti JL-1. Ini adalah konfigurasi standar untuk rudal strategis dengan ukuran dan berat yang signifikan.

https://www.indomiliter.com/digadang-bawa-rudal-balistik-kemunculan-pembom-xian-h-6n-bikin-resah-pentagon/

Sebagai infiormasi, H-6N adalah satu-satunya varian bomber H-6 yang dapat melakukan pengisian bahan bakar di udara (air refueling). Ini adalah fitur modernisasi yang sangat penting yang membedakannya dari model-model H-6 sebelumnya.Pembom ini dilengkapi dengan probe-and-drogue yang menonjol di bagian hidung.

Kemampuan ini secara signifikan memperluas jangkauan operasionalnya, yang sangat krusial untuk perannya sebagai platform rudal strategis yang dapat menjangkau target-target jarak jauh. (Bayu Pamungkas)

Maskot Victory Day 2025 – Cina Pamer DF-5C, Rudal Balistik Antarbenua dengan Jangkauan Lebih dari 20.000 Km