
Peta kekuatan artileri di wilayah Kaukasus resmi memasuki babak baru setelah sistem artileri gerak sendiri (Self-Propelled Howitzer) CAESAR 155mm pasokan Perancis terlihat untuk pertama kalinya di depan publik Armenia. Kehadiran alutsista ini terekam dalam gladi resik parade peringatan Hari Republik yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Mei mendatang di pusat kota Yerevan. (more…)

Persiapan pameran pertahanan World Defense Show 2026 (8-12 Februari 2026) di Riyadh, Arab Saudi, semakin memanas dengan tibanya jet kargo raksasa Ilyushin Il-76 milik Rusia. Selain membawa panser BTR-22 8×8, pesawat tersebut juga membawa aset strategis dari lini artileri medan, Sarma MLRS (Multiple Launch Rocket System) kaliber 300 mm. (more…)

Ketegangan di wilayah perbatasan antara Thailand dan Kamboja baru-baru ini memperlihatkan pemandangan menarik dengan kemunculan sistem persenjataan bantu infanteri yang tergolong baru bagi publik Asia Tenggara. Dalam rekaman video yang beredar, Angkatan Darat Thailand (RTA) terlihat mengoperasikan M361 Autonomous Truck Mounted Mortar (ATMM). (more…)

Bukti visual terbaru dari Pangkalan Udara Caracas mengonfirmasi hancurnya salah satu aset paling berharga milik Angkatan Bersenjata Venezuela (FANB), sistem pertahanan udara jarak menengah Buk-M2E. Foto-foto yang beredar memperlihatkan kendaraan peluncur yang hangus terbakar, membuktikan bahwa AS telah melancarkan serangan udara presisi untuk melumpuhkan “payung udara” pelindung rezim Maduro sebelum operasi penangkapan dilakukan. (more…)

Kemampuan Shoot-and-Scoot, yakni mampu menembakkan amunisi pertama dalam waktu kurang dari 30 detik dan dapat segera bergerak untuk menghindari tembakan balasan (counter-battery fire), menjadi ciri khas dari self propelled howitzer (SPH) beroda ban seperti CAESAR (Perancis) dan Archer (Swedia). Berangkat dari keunggulan kemampuan tersebut, Turki pun punya solusi tersendiri yang dapat dipenuhi oleh industri pertahanan dalam negeri. (more…)

Multiple Launch Rocket System (MLRS) kaliber berat 300 mm, sudah menjadi arsenal yang digunakan Rusia sejak era Soviet. Selain MLRS BM-30 Smerch dan Tornado-S yang secara aktif digunakan dalam perang di Ukraina, belum lama ini Rusia telah meluncurkan MLRS terbaru di kaliber 300 mm. yakni Sarma. (more…)

Secara fungsi, Cina telah mengaptasi kemampuan self propelled MLRS Norinco PHL-16 sebagai tandingan M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System). Namun, PHL-16 mengusung platform kendaraan peluncur yang lebih besar dengan sasis Wanshan WS2400 8×8. Nah, belum lama perusahaan Cina meluncurkan replika kendaraan peluncur HIMARS, yang sedikit banyak mengingatkan pada rancangan “Anoa-HIMARS” dari Bandung. (more…)

Adopsi kamuflase peluncur rudal pada kendaraan sipil untuk tujuan pengelabuan, selama ini identik dengan yang dilakukan mliter Iran dan Korea Utara, namun konsep itu rupanya ikut didaptasi oleh Taiwan, yakni dengan penempatan peluncur rudal anti tank AGM-114 Hellfire pada truk kargo sipil. (more…)

Lantaran telah digunakan Rusia di garis depan pertempuran, maka Tesla Cybertruck kini layak mendapat label sebagai rantis (kendaraan taktis), terlebih kendaraan listrik buatan Elon Musk ini punya proteksi terhadap serangan proyektil ringan. Terkait hal tersebut, Angkatan Udara AS (USAF) berencana mengakuisisi dua unit Cybertruck. (more…)

Nama rudal hanud (pertahanan udara) buatan Iran ini sempat membetot perhatian, pasalnya pertama kali diperlihatkan ke publik saat lawatan Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu pada 25 Juli 2023. Rudal yang disebut “358” diklaim sebagai rudal hanud jarak pendek berbiaya murah. (more…)