
Laksana jet tempur yang memasuki zona pertahanan udara lawan, rudal jelajah udara ke permukaan berdesain stealth Kh-101 belum lama ini terekam video amatir tengah melepaskan umpan (decoy) berupa flare sesasat sebelum menghantam sasaran. Peluncuran rudal Kh-101 dalam video ini adalah bagian dari aksi balasan Rusia atas serangan swarm drone Ukraina yang menyerang beberapa basis pangkalan pembom strategis Rusia pada 1 Juni 2025. (more…)

Serangan rudal jelajah anti kapal masih menjadi momok menakutkan dalam dinamika peperangan laut modern, masih hangat dalam ingatan insiden pada kapal penjelajah Rusia RTS Moskva, yang karam di Laut Hitam setelah dihujani rudal Neptune Ukraina. Faktanya bukan perkara mudah untuk menertalkan serangan rudal anti kapal yang bisa mengubah ketinggian secara dinamis dengan kecepatan tinggi. (more…)

Brahmos Aerospace Private Limited (BAPL), perusahaan patungan India dan Rusia yang memproduksi rudal jelajah Brahmos, dikabarkan telah membuka fasilitas produksi baru di Lucknow, ibu kota Uttar Pradesh, pada tanggal 11 Mei 2025. (more…)

Bukan hanya Rusia yang punya pengalaman pahit ketika kapal perangnya disengat rudal anti kapal, jauh sebelum insiden yang menimpa kapal penjelajah rudal RTS Moskva di Laut Hitam, maka Angkatan Laut Amerika Serikat sudah punya pengalaman tak mengenakan yang menimpa frigat USS Stark di Teluk Persia. (more…)

Bila klaim Pakistan yang telah menghancurkan sistem rudal hanud (pertahanan udara) S-400 “Sudarshan” milik India benar, maka boleh jadi hubungan antara Cina dan Rusia menjadi ‘tak enak hati’, pasalnya S-400 yang merupakan produksi Rusia, diklaim telah dihancurkan oleh rudal jelajah udara ke permukaan hipersonik CM-400AKG yang tak lain adalah produksi Cina yang disebut telah diluncurkan ke sasaran perbatasan dengan jet tempur JF-17 Thunder. (more…)

Langkah ofensif Beijing di Laut Cina Selatan, khususnya yang terkait konflik dengan Filipina, rupanya menuai ganjalan, pasalnya Angkatan Darat AS (US Army) tetap mempertahankan penggelaran Typhon Weapon System di Pulau Luzon. Typhon Weapon System yang berintikan rudal jelajah jarak jauh Tomahawk dan rudal hanud jarak jauh SM-6, telah menciptakan efek deteren. (more…)

Intelijen Cina boleh jadi kena ‘prank’, pasalnya Typhon Weapon System memang telah diangkut menggunakan pesawat angkut berat C-17 Globemaster III dari Bandara Internasional Laoag, di Laoag, Filipina. Namun, bukannya dibawa ke luar wilayah Filipina, namun Typhon Weapon System yang mampu menyerang wilayah Cina, hanya dipindahkan ke lokasi yang masih berada di Pulau Luzon, Filpina. (more…)

Sejak pengiriman perdana pada pertengahan April 2024, media lokal di India menyebut kontrak akuisisi baterai rudal Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai – Shore-Based Anti-Ship Missile System (SBASM) pesanan Korps Marinir Angkatan Laut Filipina, telah dituntaskan. (more…)

Meski belum ada konfirmasi dari pihak terkait, media lokal India menyebut bahwa Indonesia dan Malaysia telah menyatakan minat untuk mengadopsi rudal jelajah udara ke permukaan supersonik Brahmos ALCM (Air Launched Cruise Missile). Disebut bahwa kedua negara berminat untuk mengintegrasikan Brahmos ALCM pada jet tempur Sukhoi Su-30. (more…)

Banyak netizen di Indonesia yang terpukau sekaligus iri saat mendengar Vietnam mampu memproduksi rudal anti kapal pesir VSM-01A (Song Hong), yang termasuk dalam Truong Son (VCS-01) Mobile Coastal Defense Missile System. (more…)