Dua raksasa pertahanan Turki, Aselsan dan Roketsan, secara resmi mengumumkan keberhasilan uji penerimaan akhir untuk pengiriman baterai sistem pertahanan udara (hanud) dan rudal jarak jauh Siper Product-1. Pengujian krusial ini dilaksanakan di Pusat Pengujian Sinop, Turki bagian utara, dan menjadi bukti kesiapan operasional sistem hanud asli buatan dalam negeri tersebut. (more…)
Peristiwa hancurnya sistem pertahanan udara Buk-M2E milik Venezuela di Pangkalan Caracas oleh serangan udara Amerika Serikat telah memicu perbincangan di kalangan netizen Indonesia. Pasalnya, sistem yang hancur tersebut memiliki kemiripan fisik yang identik dengan sistem Buk-MB2K yang tengah dilirik oleh TNI melalui jalur kerja sama dengan Belarusia. (more…)
Bukti visual terbaru dari Pangkalan Udara Caracas mengonfirmasi hancurnya salah satu aset paling berharga milik Angkatan Bersenjata Venezuela (FANB), sistem pertahanan udara jarak menengah Buk-M2E. Foto-foto yang beredar memperlihatkan kendaraan peluncur yang hangus terbakar, membuktikan bahwa AS telah melancarkan serangan udara presisi untuk melumpuhkan “payung udara” pelindung rezim Maduro sebelum operasi penangkapan dilakukan. (more…)
Polandia baru saja mencatatkan sejarah dalam penguatan kedaulatan udaranya. Pada tanggal 16 Desember 2025, Pemerintah Polandia secara resmi mengumumkan bahwa sistem baterai pertahanan udara (hanud) dan rudal MIM-104 Patriot mereka telah mencapai status kesiapan operasional penuh (Full Operational Capability/FOC). (more…)
Dunia pertahanan laut Indonesia baru saja membuat kejutan besar dengan mengadopsi sistem peluncur rudal vertikal (VLS) terbaru asal Turki, MIDLAS (Milli Dikey Atım Lançer Sistemi), untuk memperkuat Fregat Merah Putih (FMP) unit pertama, KRI Balaputradewa 322. (more…)
Setelah Iron Dome (Israel) dan Steel Dome (Turki), nama “Golden Dome” baru-baru ini mencuat, merujuk pada sebuah proposal kerangka arsitektur pertahanan rudal dan udara terintegrasi yang ambisius, yang ditujukan untuk memperkuat keamanan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, terutama dalam menghadapi ancaman rudal balistik, jelajah, dan hipersonik dari Cina, Rusia dan Korea Utara. (more…)
Dalam perkembangan yang menyoroti panasnya persaingan strategis di Laut Cina Selatan, Pemerintah Jepang secara resmi membantah adanya diskusi untuk mengekspor sistem rudal pertahanan udara (hanud) jarak sedang Type 03 (Type 03 Medium-Range Surface-to-Air Missile) kepada Filipina. Bantahan ini muncul tak lama setelah laporan informal mengenai rencana ekspor tersebut memicu kecaman keras dari Beijing. (more…)
Center for Analysis of World Arms Trade (CAWAT), lembaga riset pertahanan non-pemerintah yang berbasis di Moskow, menyebut bahwa sistem rudal pertahanan udara (hanud) S-400 Triumf secara signifikan mengungguli sistem hanud Amerika Serikat, khususnya dalam hal kecepatan pengerahan dari barisan hingga formasi tempur. (more…)
Tom Cruise “Maverick” di kokpit F/A-18F Super Hornet.
Insiden tragis yang melibatkan sebuah jet tempur F/A-18F Super Hornet milik Angkatan Laut AS yang ditembak jatuh oleh kapal perang AS sendiri di Laut Merah pada akhir tahun lalu kembali mengguncang media massa. Pemicu viralitas kembali ini bukanlah insiden baru, melainkan rilisnya laporan investigasi akhir oleh militer AS pada Awal Desember 2025, setahun setelah insiden. (more…)
Meski baru akan mencapai kesiapan operasional pada tahun 2027-2028, namun, ada kabar penting dari Negeri Bavaria, persisnya pada 3 Desember 2025, telah diresmikan pembentukan satuan tugas (satgas) operasi sistem rudal pertahanan udara (hanud) Arrow 3 di Berlin, yang akan menjadi perisai udara Jerman dalam menangkal potensi ancaman rudal balistik. (more…)