
Uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam (Submarine-Launched Ballistic Missile/SLBM) Julang-2 (JL-2) oleh Angkatan Laut Cina (PLAN) pada 6 Juli 2026 berbuntut panjang. Jika sebelumnya riak protes datang dari kekuatan besar kawasan seperti Taiwan, kini gelombang kecaman keras datang serentak dari negara-negara kepulauan kecil di Samudera Pasifik. (more…)

Uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam (Submarine-Launched Ballistic Missile/SLBM) oleh Angkatan Laut Cina (PLAN) ke Samudera Pasifik pada 6 Juli 2026 telah memicu gelombang kritik dan kecaman dari negara-negara di kawasan. (more…)

Setelah rencana produksi komponen sistem pertahanan udara (hanud) Iron Dome di Jerman dijegal oleh Qatar melalui pengaruh sahamnya di Volkswagen, raksasa pertahanan Israel, Rafael Advanced Defense Systems, langsung bergerak cepat mencari basis produksi alternatif. Tidak tanggung-tanggung, Israel kini mengalihkan fokus strategisnya ke Asia. (more…)

Berbeda dengan Iran yang memilih konfrontasi militer terbuka, Qatar menempuh jalur yang berbeda dalam menunjukkan sikap politiknya terkait eskalasi di Gaza. Melalui diplomasi ekonomi dan kekuatan finansial globalnya, negara kaya minyak ini baru saja mengambil langkah strategis yang mengejutkan panggung industri pertahanan Eropa. (more…)

MBDA Deutschland resmi meluncurkan inovasi alutsista terbarunya yang diberi nama Air Launched Effect (ALE). Persenjataan ini hadir sebagai amunisi presisi ringan berkonsep modular yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pertempuran modern. Memiliki fleksibilitas operasional yang tinggi, ALE tidak hanya dapat dilepaskan dari helikopter dan pesawat nirawak (drone), melainkan juga dapat diintegrasikan pada platform kapal perang permukaan. (more…)

Rencana spekulatif Turki untuk menjual sistem rudal pertahanan udara (hanud) jarak jauh S-400 buatan Rusia ke salah satu negara di Timur Tengah telah memicu riak kontroversi besar di panggung geopolitik global. Langkah nekat Ankara ini disinyalir sebagai upaya pragmatis untuk mencairkan hubungannya dengan Washington, sekaligus membuka kembali pintu akses yang sempat terkunci menuju program jet tempur siluman F-35 Lightning II. (more…)

Sebuah foto terbaru yang beredar di jagat maya memperlihatkan pencapaian krusial bagi kekuatan udara armada kapal induk Angkatan Laut Cina (PLAN). Untuk pertama kalinya, jet tempur berbasis kapal induk Shenyang J-15T Flying Shark tertangkap kamera berhasil lepas landas dengan membawa persenjataan berat berupa empat unit rudal anti kapal (anti-ship missile) YJ-83K sekaligus. (more…)

Dalam pergeseran strategi militer Eropa paling masif selama beberapa dekade terakhir, Jerman secara resmi telah mencapai kesepakatan mercusuar dengan Amerika Serikat untuk membeli dan menempatkan rudal jelajah jarak jauh legendaris, Tomahawk, di wilayah domestiknya. (more…)

Langkah Australian Defence Force (ADF) yang menguji coba prototipe sistem pertahanan udara berbasis darat menggunakan rudal Standard Missile-2 (SM-2) memicu pertanyaan menarik di kalangan pengamat militer global. Mengapa Canberra lebih memilih mengembangkan sistem mandiri berbasis rudal hanud kapal perang tersebut ketimbang membeli MIM-104 Patriot—yang notabene adalah sistem hanud dan rudal paling populer buatan AS yang telah teruji dalam berbagai medan laga? (more…)

Hanya berselang beberapa hari setelah uji coba rudal balistik berbasis kapal selam (Submarine Launched Ballistic Missile/SLBM) oleh Cina di Pasifik Selatan, otoritas pertahanan Australia langsung mengambil langkah responsif. Australian Defence Force (ADF) merilis rekaman video dari uji coba sistem pertahanan udara berbasis darat mereka, sebuah momentum yang dinilai sebagai jawaban langsung terhadap unjuk kekuatan Beijing. (more…)