
Setelah pendanaan tuntas dengan meraih pinjaman dana dari BNP Paribas, maka persiapan pengiriman dua unit kapal perang frigat PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class, untuk TNI AL dapat segera berjalan. Dan belum lama ini beredar foto yang sebelumnya dikira ‘editan’, yaitu perubahan nama pada frigat PPA Paolo Thaon di Revel class, dari yang sebelumnya adalah nama kapal perang Angkatan Laut Italia, kini sudah dicat dengan nama kapal perang TNI AL. (more…)

Mengulang yang telah dilakukan pada tahun 2017, Resimen Artileri Korps Marinir TNI AL diwartakan akan melakukan uji tembak MLRS (Multiple Launch Rocket System) RM70 Grad yang ditempatkan di atas deck kapal perang. Menjadikan alutsista dari Batalyon Roket Marinir berubah peran sebagai senjata penggebuk dari tengah laut. (more…)

PT PAL Indonesia bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah melaksanakan keel laying atau peletakan lunas kapal Frigat Merah Putih kedua. Keel laying merupakan tahapan peletakan konstruksi utama struktur badan kapal dan menjadi perhitungan awal usia sebuah kapal. (more…)

Selain Leonardo (Otobreda) 127/64 pada haluan yang menjadi meriam utama, pada dua unit OPV (Offshore Patrol Vessel) rasa frigat Pattugliatore Polivante d’Altura (PPA) Paolo Thaon di Revel class, yang diakuisisi TNI AL, juga tedapat senjata di katergori meriam lainnya, yang dimaksud adalah satu unit Leonardo 76 mm/62 Strales Sovraponte anti-aircraft gun, yang ditempatkan pada posisi di atas hanggar helikopter menghadap buritan. (more…)

Meleset dari jadwal kedatangan yang tadinya diperkirakan pada bulan Oktober lalu, rupanya aspek pendanaan pada dua unit OPV rasa Frigat PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class, baru saja dituntaskan. Seperti halnya pengadaan alutsista bernilai tinggi, maka pengadaan OPV PPA Paolo Thaon di Revel class mengandalkan hutang alias pinjaman luar negeri. (more…)

Setelah mengalami musibah kebakaran di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan pada pertengahan tahun lalu, maka Landing Ship Tank (LST) produksi Jerman Timur, KRI Teluk Hading 538 (Frosch class) akhirnya resmi dipensiunkan dari dari arsenal Satuan Kapal Amfibi TNI AL. (more…)

Bila TNI AD memiliki Dinas Pelayaran Angkatan Darat (Dislaikad) yang mengoperasikan berbagai jenis kapal, termasuk Landing Craft Utility (LCU), maka demikian pula dengan Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) atau Angkatan Darat Jepang, memiliki dinas sejenis yang Je LCU untuk mendukung operasi angkatan darat terutama dalam transportasi logistik, personel, dan alat tempur ke berbagai pulau. (more…)

Berlokasi di Sefine shipyard, bagian dari TAIS (Turkish Associated International Shipyards) di kota Yalova, pada 30 Oktober 2024 telah dilangsungkan upacara pemotongan baja pertama (first steel cutting) pembangunan Fast Attack Craft Missiled (FACM)-70 pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL. (more…)

Beberapa waktu ini viral postingan tentang Large Patrol Craft (LPC)-65 yang kabarnya akan diakuisisi dua unit oleh Indonesia. Dengan menggandeng galangan lokal PT PAL Indonesia, berita rencana akuisisi kapal perang buatan Turki ini menjadi ramai dibahas dalam forum-forum militer. Di antara yang menjadi topik bahasan adalah spesifikasi LPC-65, yang mana dianggap tidak jauh berbeda dari KCR (Kapal Cepat Rudal) 60M produksi PT PAL Indonesia. (more…)

Setelah tahapan keel laying (peletakan lunas) perdana kapal BHO (Bantu Hidro Oceganografi) Ocean Going pesanan Kementerian Pertahanan untuk Pushidrosal TNI AL pada 14 Desember 2023, maka pada hari Selasa, 24 September 2024, galangan swasta nasional PT Palindo Marine di Batam, secara resmi meluncurkan kapal BHO dalam sebuah upacara yang dihadiri pejabat Kementerian Pertahanan RI. (more…)