Setelah meluncurkan OPV 90M KRI Raja Haji Fisabilillah 391 pada tanggal 18 September lalu, maka pada hari ini, Jumat, 20 September 2024, galangan swasta nasional PT Daya Radar Utama (DRU) kembali meluncurkan unit kedua OPV 90 pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk kebutuhan Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL. OPV 90 kedua yang diluncurkan hari ini adalah KRI Lukas Rumkorem 392. (more…)
Setelah tahapan pemotongan plat baja pertama (first steel cutting) pada 26 Agustus 2021, PT Daya Radar Utama (DRU) pada hari ini, 18 September meresmikan peluncuran Kapal perang jenis Offshore Patrol Vessel (OPV) 90M pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Upacara peluncuran kapal kombatan untuk Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL ini dilakukan di fasilitas PT DRU di Lampung. (more…)
Salah satu Kraljevica class TNI AL menggunakan nomer lambung 845, menyiratkan menjelang purna tugas kapal ini difungsikan sebagai kapal patroli (foto scan Priyono Bitles Combat)
Buat Anda para pecinta dunia alutsista tentu mengenal nama kapal perang TNI AL, seperti KRI Kerapu 812, KRI Layang 635, KRI Lemadang 632 dan KRI Todak 631, kesemuanya termasuk dalam kelompok kapal cepat FPB-57 yang aktif memperkuat Satuan Kapal Patroli (Satrol) dan Satuan Kapal Cepat (Satkat). Namun, tahukah Anda bahwa nama-nama kapal perang tersebut sudah pernah digunakan oleh TNI AL (d/h ALRI) pada akhir dekade 50-an. (more…)
Selain dua unit Offshore Patrol Vessel (OPV) atau Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) Paolo Thaon Di Revel class, yang mana satu di antaranya akan tiba pada bulan Oktober 2024,. TNI AL rupanya bakal membuat kejutan dengan hadirnya kapal kombatan bertonase besar dari Negeri Ottoman. Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali tentang rencana akuisisi kapal perang jenis frigat produksi Turki untuk memperkuat TNI AL. (more…)
Keberhasilan PT PAL Indonesia dalam menyelesaikan pemeliharaan dan perbaikan frigat KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR) 332 berperan penting dalam meningkatkan performa kapal tersebut. Kapal jenis Perusak Kawal Rudal (PKR) ini telah tiba di Dermaga Kuru, HMAS Coonawara Naval Base, Darwin, setelah menempuh perjalanan 440 mil laut dari Kupang. Pelayaran tersebut merupakan bagian dari Latihan Multilateral Kakadu 2024. (more…)
Meski tidak diungkapkan detail kerja sama yang disepakati, ada kabar baik bagi pengembangan industri pertahanan maritim nasional, yakni PT PAL Indonesia dipercaya untuk menjalankan kerja sama strategis di bidang teknologi dan industri pertahanan, khususnya di bidang persenjataan. (more…)
Dengan basis rancangan yang kustom, tiga kapal selam Nagapasa class TNI AL punya racikan sistem navigasi, sensor, dan sistem senjata yang digadang bisa memberi keunggulan dalam operasionalnya. Setelah di artikel terdahulu Indomiliter.com mengupas elemen radar intai taktis, CMS (Combat Management System), tipe periskop, dan sistem senjata yang diadopsi Nagapasa class, yang tak boleh dilewatkan adalah mengetahui tentang sistem navigasi Nagapasa class yang mengadopsi produksi buatan Perancis. (more…)
Perangkat umpan alias decoy bukan sesuatu yang baru lagi di arsenal kapal perang TNI AL, lantaran sudah lazim terdapat pada kapal kelas frigat dan korvet. Sementara di segmen Kapal Cepat Rudal (KCR), setelah generasi KCR Mandau class, kini KCR 60M produksi PT PAL Indonesia, menjadi yang tercanggih dalam penggunaan decoy. (more…)
Pada bulan Oktober 2024, rencananya unit perdana OPV/Frigat PPA Paolo Thaon di Revel class akan tiba di Indonesia, dilanjutkan unit kapal kedua pada bulan April 2025. Kedua kapal perang produksi Italia itu menjadi angin segar dalam dunia pengadaan alutsista kapal perang, pasalnya sudah sangat lama TNI AL tidak mendatangkan kapal kombatan dari Italia. Dan terkait aroma baru dari Italia, rupanya turut membawa sentuhan kerja sama baru bagi PT PAL Indonesia. (more…)
Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992 (RJW-992) telah berlayar menuju Gaza awal Januari lalu, persisnya kapal rumah sakit produksi PT PAL Indonesia itu telah menunaikan tugasnya dengan sandar di Mesir. Selain untuk menurunkan bantuan kemanusiaan, KRI RJW-992 sedianya juga akan membuka layanan pengobatan, pasalnya KRI RJW-992 punya kapabilitas penanganan kesehatan setara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). (more…)