
Didera beragam masalah, fregat atau LCS (Littoral Combat Ship) kebanggaan Angkatan Laut Malaysia, Maharaja Lela 2501 rencananya baru akan komisioning pada tahun 2026. Terlepas masalah yang menerpa, Maharaja Lela class sejatinya adalah kapal kombatan canggih dengan desain mengacu pada desain korvet Gowind 2500 dari Naval Group. Dan tahukah Anda, bahwa fregat Maharaja Lela class ternyata punya kesamaan jenis radar utama dengan fregat RE Martadinata class TNI AL. (more…)

Kabar yang sebelumnya beredar adalah meriam Teevra 40 mm L70 Naval Gun bakal dipasang pada dua unit LST (Landing Ship Tank) Teluk Bintuni class, namun penampakan yang lebih dulu terlihat, meriam buatan India ini justru sudah terpasang pada haluan kapal Patroli Cepat (PC)-60, KRI Tuna 876 dan KRI Marlin 877. (more…)

Selang dua hari dari postingan kami tentang foto korvet KRI Bung Hatta 370, maka pada hari Kamis, 27 Februari 2025, KRI Bung Hatta 370 resmi diluncurkan oleh PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) dengan dihadiri KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali. Rencannya setelah komisioning, korvet ini akan berdinas di bawah jajaran Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II. (more…)

Kedatangan fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class banyak membawa hal baru bagi TNI AL, selain Cockpit Nave, CMS (Combat Management System) Leonardo SADOC MK.4 dan paket persenjataan baru, desain fregat PPA juga menarik untuk dicermati, seperti adanya pintu rampa (ramp door) yang menjadikan fregat ini punya ‘kemiripan’ dengan Landing Platform Dock (LPD). (more…)

Lewat penurunan ular-ular perang di Dermaga Ujung, Koarmada ll Surabaya, pada tanggal 15 Agustus 2019 telah resmi purna tugas Landing Ship Tank (LST) KRI Teluk Bone 511. Tidak dijadikan sasaran penembakan, LST bersejerah dari era perang dunia ini akan ‘dikaryakan’ sebagai meseum bahari di Pariaman, Sumatera Barat. (more…)

Setelah pendanaan tuntas, maka momen yang dinanti dari program akusisi dua unit kapal perang fregat PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class telah berjalan. Berlokasi di galangan kapal Fincantieri di Muggiano (La Spezia), Italia, pada 29 Januari 2025 dilangsungkan upacara penggantian nama (renaming ceremony) atas dua kapal perang yang sebelumnya adalah pesanan Angkatan Laut Italia. (more…)

Menutup latihan bersama (Latma) multilateral La Perouse 2025, pada 25 Januari lalu, fregat KRI RE Martadinata 331 ‘bersanding’ dengan sesama fregat Forbin (D620) milik Angkatan Laut Perancis (Marine Nationale). Melakukan passing exercise (passex) di Selat Lombok, kedua diabadikan dalam beberapa foto yang dirilis oleh public affairs officer French Carrier Strike Group (CSG) Clemenceau 25. (more…)

Selain Zolfaghar class yang sukses diekspor ke Venezuela, Korps Pengawal Revolusi Iran dalam mempersiapkan perang asimetris dengan Amerika Serikat dan sekutunya, juga punya jenis high speed boat lain yang dilengkapi dengan rudal anti kapal, yang dimaksud adalah Tariq missile boat. (more…)

Ikut dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) sudah bukan hal baru bagi KRI Sultan Iskandar Muda 367 (SIM 367). Namun, ada yang sedikit berbeda pada penugasan kali ini, saat memberlakukan peran jaga perang melintasi zona merah internasional, korvet Diponegero class ini nampak dilengkapi jenis senjata baru. (more…)

Untuk kesekian kalinya, galangan kapal swasta nasional, PT Caputra Mitra Sejati (CMS) meluncurkan kapal patroli dengan ukuran panjang 60 meter (PC-60). Namun, kabar terbaru bukan sebatas peluncuran, melainkan penyerahan sekaligus peresmian/komisioning atas dua kapal patroli PC-60, yang artinya kapal sudah diterima dalam kondisi siap operasional oleh TNI AL, dua kapal tersebut adalah KRI Hampala 880 dan KRI Lumba-Lumba 881. (more…)