
Dengan kecepatan tembakan yang tinggi, kanon reaksi cepat multi-laras (gatling gun) seperti Phalanx, Goalkeeper dan Norinco Type 730, diklaim mampu menetralisir serangan rudal jelajah anti kapal yang melesat di level high subsonic. Namun, apakah kanon CIWS (Close In Weapon System) tersebut sanggup untuk mencegat serangan rudal jelajah hipersonik? (more…)

Perusahaan pertahanan asal Inggris Supacat dan MOOG dari Amerika Serikat, merilis sistem pertahanan udara (hanud) bergerak yang didasarkan pada platform kendaraan taktis (rantis) HMT (High Mobility Transporter) 600 (Coyote) 6×6, yang mengintegrasikan turret modular RIwP (Remote Independent Weapon Platform) yang memadukan rudal hanud Starstreak, Brimstone, kanon Bushmaster 30 mm, dan advanced sighting systems. (more…)

Sejak pertengahan Desember 2024, Australia resmi menjadi pengguna jet tempur stealth F-35 Lightning II terbesar di luar Amerika Serikat dalam hal jumlah yang mencapai 72 unit. Selain diproyeksi untuk membekali F-35 dengan berbagai jenis senjata strategis, Angkatan Udara Australia (RAAF) juga serius untuk meningkatkan kemampuan kanon intrnal pada F-35A. (more…)

Dengan keterbatasan peralatan tempur, maka ‘kawin silang’ antar dua jenis alutsista lazim dilakukan oleh Rusia dan Ukraina di perang yang berkepanjangan. Namun ada yang unik dilakukan Ukraina, yakni memasangkan kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) ZU-23-2 kaliber 23 mm di ranpur APC M113. Meski secara prinsipi sederdana, tapi jarang ada ranpur asal Barat, terlebih hasil donasi dari Belgia dipasangkan senjata berstandar Soviet oleh Ukraina. (more…)

Dari dinginnya musim salju di belahan Eropa, ada kabar ringan dari Ukraina, yakni integrasi jenis senjata kanon pesawat berstandar Soviet pada rantis (kendaraan taktis) Humvee buatan Amerika Serikat. (more…)

Rheinmetall dari Jerman mungkin perlu waspada, pasalnya produk andalannya yakni sistem pertahanan udara (self propelled) Skyranger 30 dan Skyranger 35 yang dipasang pada ranpur Boxer 8×8, bakal mendapat saingan langsung dari Aselsan Manufaktur sistem senjata dari Turki itu belum lama ini memperkenalkan apa yang disebut sebagai Kalkan-050G. (more…)

Body boleh jadul, tapi sistem pertahanan boleh diadu! Inilah yang terjadi pada manufaktur asal Jerman, Rheinmetall yang dikabarkan baru saja melakukan instalasi salah satu sistem pertahanan udara termutakhir mereka di tank jadul asal Jerman, Main Battle Tank (MBT) Leopard 1. Upaya ini dilakukan sebagai salah satu langkah upgrade sistem pertahanan namun tetap ramah kocek.
(more…)

Kilas balik ke pertengahan tahun 2019, saat itu Polandia meluncurkan PIT-Radwar AG-35, yakni kanon pertahanan udara (hanud) model tarik untuk pertahanan titik. Masuk kategori Short Range Air Defence (SHORAD), kini kanon kaliber 35 mm tersebut dihadirkan dalam versi swa gerak (self propelled) yang disebut SA-35 system. (more…)

Kemunculan drone intai di suatu obyek vital tak bisa dihadapi dengan santuy, pun boleh jadi perlu waktu untuk mengeliminasi dengan teknik jamming, lantaran dibutuhkan pengaturan frekuensi yang pas. Nah, ada kabar dari Polandia yang memperkenalkan prototipe sistem hanud untuk menghadapi drone dengan tembakan dari senapan mesin berat (SMB). (more…)

Sistem pertahanan udara (hanud) Pantsir tidak henti dikembangkan oleh Rusia, sebagai sistem hanud yang kompak dengan memadukan keunggulan kanon, rudal anti pesawat dan radar, Pantsir kini bahkan telah diadaptasi pada platform kapal perang. Namun, ujian paling menantang dari Pantsir ada pada platform darat yang ditempatkan pada heavy truck 8×8. Seperti medan perang di Ukraina mengharuskan pihak perancang, KBP Instrument Design Bureau, untuk mengadaptasi Pantsir agar lebih adaptif terhadap dinamika peperangan. (more…)