Setelah diluncurkan pada April 2023, Light Air Assault Vehicle Caracal 4×4 hasil kemitraan Rheinmetall dengan Mercedes-Benz dan ACS Armored Car Systems, mendapatkan kontrak pengadaan jumbo dari pemerintah Jerman dan Belanda, yakni dengan total pesanan mencapai 3.000 unit. Terkait dengan kontrak akuisisi tersebut, ada kabar bahwa Caracal 4×4 juga akan dibekali dengan perangkat Inertial Navigation System (INS) produksi Excail (bagian dari Exail Technologies). (more…)
Rencana hibah 15 unit rantis lapis baja MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) Bushmaster 4×4 dari Pemerintah Australia untuk Indonesia telah digulirkan sejak September 2021. Lewat sejumlah polemik, baru pada 3 April 2023, hibah Bushmaster tanpa syarat tersebut disetujui oleh Komisi I DPR RI. Meski berstatus hibah untuk TNI, namun secara khusus Bushmaster digunakan untuk keperluan operasional PMPP (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian) TNI. (more…)
Sebenarnya tidak ada yang terlalu istimewa dari senjata yang satu ini, pasalnya kanon hanud ZU-23-2 sudah biasa digunakan dalam perang Ukraina. Namun, postingan dari akun X (d/h Twitter) Clash Report menjadi menarik untuk Anda cermati, yakni kanon ZU-23-2 yang digunakan pasukan pertahanan Angkatan Udara Rusia, dipasang pada platform rantis (kendaraan taktis) 4×4 jenis jip yang mirip dengan Humvee. (more…)
Warga Moskow tengah mendapat tontonan baru, yakni digelarnya pameran alutsista rampasan dari perang Ukraina “War Trophies”, yang berlangsung selama satu bulan di Victory Park. Sekitar 30 kendaraan tempur (ranpur) dan kendaraan taktis (rantis) dari 12 negara donatur Ukraina, dipamerkan dalam kondisi mulai dari rusak ringan sampai rusak berat. (more…)
Dikenal sebagai kendaraan pandu intai tempur dari era 60-an, nama Ferret yang didatangkan bersamaan dengan panser Saladin dan Saracen APC, seolah tenggelam dalam jagad alutsista TNI AD. Meski telah uzur, seperti halnya Saladin dan Saracen, maka trio ranpur buatan Inggris ini seolah menolak untuk pensiun. Debut Ferret pun masih kerap ditampilkan, meski sebatas dalam kegiatan parade militer. Namun, ada yang berbeda dari Angkatan Darat Nepal. (more…)
Selain Zil Falcatus 4×4 yang bergaya futuristik ala “Batmobile”, unit anti teror FSB Rusia dalam merespon penembakan di Crocus City Hall pada 22 Maret 2024, juga terlihat mengerahkan rantis lapis baja angkut personel yang disebut Centurion. Seperti halnya Falcatus, Centurion adalah rantis berpenggerak empat roda, meski dari aspek desain kalah menarik dibandingkan Falcatus. (more…)
Rumania belum lama ini resmi bergabung sebagai anggota club Otokar, setelah negara di Eropa Timur itu resmi mengakuisisi rantis (kendaran taktis) lapis baja Cobra II 4×4 produksi Otokar, dalam akuisisi ini Otokar mendapatkan kontrak senilai US$1 miliar untuk memasok 1.059 unit rantis Cobra II 4×4 untuk angkatan bersenjata Rumania. (more…)
Dirancang di Ukraina dibuat di Polandia, inilah rantis lapis baja Oncilla 4×4. Meski secara desain tak ada yang terlalu menarik, tapi Oncilla selama ini aktif dioperasikan angkatan bersenjata dan garda nasional Ukraina dalam mendukung misi intelijen. Dirpoduksi perusahaan Polandia, Mista, 100 unit Oncilla 4×4 saat ini telah selesai dibuat dan telah dikirim ke Ukraina. (more…)
John Cockerill Defense yang bermarkas di Belgia, secara khusus merancang ranpur (kendaraan tempur) Cockerill i-X 4×4 untuk pasar Timur Tengah. Sebagai bukti, Cockerill i-X diluncurkan pertama kali pada Pameran Pertahanan Internasional WDS (World Defense Show) 2022 yang diadakan di Riyadh, Arab Saudi. Dan dua tahun berlalu, pada WDS 2024 (4 – 8 Februari 2024), John Cockerill mengumumkan pencapaian Cockerill i-X, yakni sebagai ranpur darat pertama di dunia yang mampu menembak tepat sasaran, saat melaju 120 km per jam. (more…)
Nama rantis dari Skandinavia ini mengingatkan pada judul film berlatar perang dunia kedua – “Sisu” yang dirilis tahun 2022. Dan juga berasal dari Finlandia, rantis Sisu GTP 4×4 produksi Sisu Auto belum lama ini telah resmi dipesan oleh Kementerian Pertahanan Finlandia. Produksi rantis lapis baja 4×4 modular dengan kualifikasi mine-resistant ambush protected (MRAP) terasa mengejutkan, pasalnya Finlandia jarang terdengar dalam produksi rantis lapis baja ringan. (more…)