
Iran sepertinya ditakdirkan untuk terus mencetak sensasi dalam dunia alutsista. Di tengah menanti pengiriman jet tempur multirole Sukhoi Su-35 dari Rusia, Negeri Para Mullah belum lama ini membetot perhatian dunia, yakni dengan meluncurkan lini produksi jet latih yang diberi label “Yasin” (more…)

Setelah resmi dikeluarkan dari hanggar pada 23 Desember 2022, Hurjet, jet latih tempur plus pesawat tempur ringan (light attack aircraft) produksi Turkish Aerospace Industries (TAI), kini diwartakan telah memulai tahapan pengujian darat setelah mesin berhasil dipasang. Prototipe Hurjet dijadwalkan melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2023. (more…)

Setelah mulai diperkuat jet tempur terbaru Sukhoi Su-30SME dari Rusia, ada kabar bahwa Angkatan Udara Myanmar akan diperkuat jet latih tempur buatan Cina, FTC-2000G Mountain Eagle. Dalam rangka persiapan akuisis, sekitar delapan pilot, delapan teknisi dan dua perwira senjata dari AU Myanmar telah diberangkatkan ke Cina sejak bulan Juni lalu. (more…)

Tidak seperti misi Rafale ke Indonesia pada Maret 2015, yang terdiri dari satu Rafale C (single seat) dan satu Rafale B (tandem seat), pada Misi Pegasus 2018 dan Pegasus 2022 yang dibawa Angkatan Udara Perancis adalah satu flight yang terdiri dari tiga Rafale B. Meski yang dibawa adalah varian tandem seat yang notabene untuk fungsi latih tempur, toh aksi Rafale dalam penerbangan terjauhnya ini dapat maksimal, terutama saat latihan udara multilateral Pitch Black 2022 yang belum lama berlangsung di Darwin, Australia. (more…)

Serangan burung alias bird strike kembali beraksi dengan korban berupa jet tempur, dimana sebuah jet latih Hawk T1 dari tim aerobatik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) Red Arrows, terpaksa melakukan pendaratan darurat pada hari Minggu (28/8/2022) setelah bertabrakan dengan seekor burung selama pertunjukan udara di Rhyl Air Show 2022, insiden ini pun menghancurkan kaca depan kanopi pesawat. (more…)

Siapa yang tak kenal dengan “Red Arrows,” ya inilah tim aerobatik legendaris milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) yang legendaris. Bagi warganet di Indonesia, nama Red Arrows dengan jet latih Hawk T1-nya sudah sangat lekat diingatan, maklum saja sudah dua kali Si Panah Merah ini berlaga di langit Jakarta, yaitu pada Indonesia AirShow 1986 dan Indonesia AirShow 1996. (more…)

Menyambut Hari Bakti TNI AU yang jatuh pada 29 Juli 2021, Lanud Pangeran M. Bun Yamin di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, lewat laman Istagramnya memposting kegiatan pengecetan ulang monumen jet latih tempur Douglas TA-4J Skyhawk dengan nomer TL-0418. Keluarga penempur A-4 Skyhawk dijadikan koleksi monumen/musuem tentu sudah tak asing, mengingat sudah banyak tersebar di beberapa lokasi di Tanah Air. (more…)

Bila merujuk ke pemberitaan pada November 2018, mestinya kini program pengadaan dan instalasi radar pada jet latih tempur taktis T-50i Golden Eagle TNI AU sedang berjalan. Seperti diketahui, bersamaan dengan kontrak pengadaan tiga unit pesawat latih dasar KT-1B Wong Bee, tercantum paket lengkap untuk instalasi radar dan kanon internal untuk T-50i dengan nilai kontrak mencapai KRW100 miliar (setara US$89 juta), pihak Korea Aerospace Industries (KAI) akan mulai mengirimkan pesawat perdana yang telah di upgrade, terhitung 25 bulan semenjak kontrak pengadaan ditandatangani. (more…)

Di arsenal jet tempur TNI AU, kodrat Hawk 109 dan Hawk 209 sudah dipatok sebagai penempur lapis kedua yang punya peran tempur taktis. Meski dari aspek payload ada perbedaan, tapi keduanya dapat menggotong jenis senjata yang serupa, bahkan Hawk109/Hawk 209 sama-sama tidak dilengkapi kanon internal. (more…)

Dari segi tampilan, Hawk 109 yang berkursi tandem identik sebagai pesawat latih lanjut untuk calon penerbang tempur TNI AU. Keberadaannya yang mirip, plus berasal dari pabrikan yang sama, kerap dipandang sebagai pengganti Hawk MK.53, meski pada kenyataan Hawk 109 tak pernah menjadi arsenal Skadron Udara 15 yang bercirikan peran pengenalan penerbang jet.
(more…)