Selain Sukhoi Su-47, rupanya Rusia juga punya SR-10, yaitu sosok jet latih yang mengusung sayap utama dengan konsep forward-swept wing, yaitu bentuk sayap terbalik. Meski statusnya masih prototipe, namun kehadiran SR-10 telah membetot perhatian, lantaran inilah satu-satunya desain pesawat latih dengan forward-swept wing. (more…)
Sebagai negara NATO, Spanyol punya pilihan ‘mbalelo’ untuk urusan jet tempur, ketika hampir semua negara NATO (kecuali Perancis) memborong penempur stealth F-35 Lightning II dari Amerika Serikat, maka Spanyol berani buat keputusan berbeda dengan menolak tawaran F-35 dan memiih Eurofighter Typhoon “Halcon”. Begitu juga untuk kebutuhan jet latih tempur. (more…)
Prototipe kedua jet latih/tempur riingan Hurjet produksi Turkish Aerospace Industries (TAI) pada 12 November 2024, berhasil melakukan uji penerbangan perdana. Prototipe kedua Hurjet memperkenalkan beberapa modifikasi, termasuk radome yang diperbesar, wingtip hardpoint untuk rudal udara-ke-udara, dan desain pada bagian depan air intake. (more…)
Ditujukan untuk pasar ekspor, PJSC Yakovlev (bagian dari United Aircraft Corporation – milik Rostec State Corporation) telah memperkenalkan varian terbaru dari pesawat latih lanjut/jet tempur ringan Yakovlev Yak-130, yang diberi label Yak-130M pada pameran pertahanan Army 2024 di pinggiran Moskow bulan Agustus lalu. (more…)
Dari sekian banyak jenis pesawat yang pernah mengudara dan berpartisipasi dalam berbagai jenis perang atau penyergapan, ternyata ada segelintir armada udara milik United States Air Force (USAF) yang sudah memasuki usia lebih dari setengah abad. Hebatnya lagi, masih ada yang beroperasi hingga saat ini! Apakah para armada ini masih cukup kompatibel untuk menjadi garda terdepan pertahanan sebuah negara? (more…)
Pasca berakhirnya pengabdian singkat jet latih Aero L-29 Delfin pada masa revolusi 1965, praktis TNI AU kehilangan sosok jet latih lanjut untuk melatih kader penerbang tempurnya. Dan seiring berubahnya haluan politik di Indonesia, maka poros pengadaan alutsista pun bergeser dari Eropa Timur ke AS dan Eropa Barat (NATO). (more…)
Cerita mengenai vampire menyebutkan bahwa makhluk malam tersebut hidup selamanya dan tidak akan bisa mati, kecuali dengan beberapa cara khusus yang tidak akan kami bahas disini. Dengan nama yang diambil dari cerita horor, de Havilland Vampire DH-100 adalah pesawat tempur bermesin jet Inggris yang dikembangkan oleh Angkatan Bersenjata Inggris, Royal Air Force selama Perang Dunia Kedua.
Lantaran kerap mengikat kontrak dalam jumlah besar, maka tak heran bila Negeri Ginseng sukses mendapatkan manfaat alih teknologi (transfer of technology) maksimal di industri pertahanan. Seperti dalam program KF-21 Boramae, jet tempur hasil rancangan Korea Selatan – Indonesia ini sejak awal dipersiapkan untuk menggunakan dua mesin jet F414-GE-400K produksi General Electric untuik tiap pesawatnya. Dan dengan kontrak produksi ratusan unit KF-21 untuk Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF), maka sudah barang tentu Seoul akan meminta alih teknologi yang signifikan dari General Electric (GE) Aviation. (more…)
Swedia adalah satu di antara negara Eropa yang mempunyai kemandirian industri dirgantara, yang identik dengan keberadaan manufaktur Saab. Selain pemenuhan jet tempur Gripen series untuk Angkatan Udara Swedia – Flygvapnet (Swedish Air Force), begitu pula di segmen pesawat jet latih, Angkatan Udara Swedia sejak dekade 60-an memperceyakan operasional jet latih lanjut dengan kemampuan serang ringan, yakni Saab 105 atau Skolflygplan 60 (Sk60). (more…)
Batasan antara jet tempur FA-50 Fighting Eagle dan jet latih tempur TA-50 Golden Eagle kini sempit, lantaran TA-50 terus mendapatkan sejumlah upgrade untuk mampu melakoni peran sebagai Lead in Fighter Trainer yang mumpuni. Dan belum lama ini, Defense Acquisition Program Administration (DAPA) lewat Korea Aerospace Industries (KAI) telah mengirimkan unit perdana TA-50 Block 2 ke Angkatan Udara Korea Selatan – Republic of Korea Air Force (RoKAF). (more…)