Setelah berdatangan ke Indonesia pada sekitaran Agustus 2019, ada kabar bahwa drone kombatan pertama yang dioperasikan oleh TNI, yaitu CH (Chang Hong)-4 Rainbow telah mendapatkan Sertifikat Kelaikudaraan Militer dari Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan (Kemhan). (more…)
“We will hunt you down and make you pay,” demikian pekik Presiden Amerika Serikat Joe Biden merespon serangan bom bunuh diri di Bandara Kabul pada 26 Agustus lalu yang menewaskan 13 personel militer AS dan ratusan warga sipil Afghanistan. Dan hanya dalam hitungan hari, Biden mulai menebus janjinya. (more…)
Naval Air Systems Command (NAVAIR) dan Boeing membuat kemajuan pesat dalam waktu yang relatif singkat. Setelah 4 Juni lalu berhasil melakukan uji coba pengisian bahan bakar di udara (air refueling) kepada jet tempur F/A-18F Super Hornet, kini kabar terbaru menyebutkan, bahwa drone tanker MQ-25A Stingray berhasil melakukan uji air refueling perdana pada pesawat intai – Airborne Early Warning and Control (AEW&C) E-2D Advanced Hawkeye. (more…)
ScanEagle saat dioperasikan pasukan Afghanistan (Foto: Jalil Rezayee/EPA, via Shutterstock)
Moral tempur pasukan Afghanistan rasanya perlu dipertanyakan, pasalnya sejak Washington menarik pasukannya dari negeri kaya konflik tersebut, selain sebagian besar wilayah telah kembali dikuasai Taliban, beragam alutsista kelas wahid seolah ditinggalkan begitu saja di basisnya, sementara sang pengawak dan pasukan Afghanistan sudah melarikan diri. (more…)
Sejak uji terbang perdana Sukhoi S-70 Okhotnik pada 3 Agustus 2019 dan berlanjut ke beberapa pengujian, termasuk uji pelepasan bom, pihak Rusia, dalam hal ini Sukhoi Design Bureau belum pernah memperlihatkan fasilitas produksi drone tempur dengan kemampuan stealth tersebut. Namun belum lama ini, untuk pertama kalinya Rusia memperlihatkan lini produksi S-70 kepada media. (more…)
Selain memperkenalkan desain drone tempur masa depan dengan aroma stealth “MIUS”, Baykar Makina dalam kesempatan yang sama rupanya juga merilis desain dan spesifikasi dasar dari saudara kembar drone tempur battle proven Bayraktar TB2, yaitu Bayraktar TB3. Secara tampilan, antara TB2 dan TB3 serupa, namun Bayraktar TB3 dirancang untuk beroperasi dari kapal induk helikopter. (more…)
Menyadari taring Bayraktar TB2 cukup tajam di palagan peperangan, rupanya hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ukraina, yang tak bisa dipungkiri kehadiran Bayraktar TB2 dimanfaatkan sebagai efek deterens guna menghadapi ancaman dari Rusia. Tak tanggung-tanggung, dua matra sekaligus, yaitu angkatan udara dan angkatan laut Ukraina mengandalkan sosok drone tempur buatan Turki ini. (more…)
Tugas penerbang tempur di masa depan nampaknya jauh lebih ringan, selain ada drone pendamping, kelak juga akan ada drone yang bisa meladeni pertempuran udara ke udara, alias drone yang dimaksud dapat melepaskan rudal udara ke udara. Dengan demikian angkatan udara dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa dalam suatu operasi. (more…)
Berkat Bayraktar TB2 yang sukses sebagai drone tempur di berbagai palagan, ditambah dengan keberhasilan melakukan serangkaian uji coba pada prototipe drone Akinci, rupanya mendorong sang manufaktur, Baykar Makina untuk mengembangkan desain drone tempur masa depan yang jauh lebih modern dan futuristik. (more…)
Selain mengintegrasikan pada helikopter serang Mi-28NE dan Mi-35P, ada kabar terbaru dari Kalashnikov Group, disebutkan manufaktur persenjataan kondang tersebut tengah mengadaptasi rudal anti tank Vikhr (Vihr) untuk dipasangkan pada drone tempur Orion-E. (more…)