Lepas dari keunggulan yang ditawarkan, adalah fakta yang tak bisa dibantah bila biaya akuisisi pesawat intai AWACS (Airborne Warning and Control System) atau AEW&C (Airborne Early Warning and Control) terbilang mahal. Sementara dari aspek risiko, jenis pesawat mahal dengan antena khusus ini menjadi sasaran strategis oleh rudal udara ke udara jarak jauh. (more…)
Keberadaan drone mini dan mikro kini tak bisa dilepaskan dari kelengkapan infanteri modern, hanya ditangan seorang prajurit, drone berukuran mungil dapat mengemban peran sebagai wahana intai taktis dalam misi ntelligence, surveillance, target acquisition, and reconnaissance (ISTAR) hingga menjelma sebagai drone kamikaze (loitering munition). (more…)
Kemunculan perdananya pada Parade Militer Hari Nasional Republik Rakyat Cina, 1 Oktober 2019 di Beijing, berhasil membetot perhatian dunia, betapa tidak, inilah drone supersonik pertama yang berhasil dibuat oleh Negeri Tirai Bambu. Bahkan DR-8 atau Wuzhen 8 (WZ-8) bisa disebut sebagai drone hipersonik, lantaran punya kecepatan lebih dari Mach 5. (more…)
Cina kembali membuat kejutan di lini drone tempur – Unmanned Combat Aerial Vehicle (UCAV) berkualifikasi High Altitude Long Endurance (HALE). Setelah ada Soar Dragon yang pertama kali terekam kamera pada tahun 2011 dan CH-5 yang terbang perdana pada Agustus 2015, kali ini dari persiapan ajang akbar Zhuhai AirShow 2021, Beijing merilis prototipe drone tempur HALE dengan dimensi yang lebih besar dan pertama kalinya Cina meluncurkan drone HALE dengan dua mesin jet. (more…)
Warganet pemerhati dunia arhanud di Tanah Air tentu mengenal sosok Meggit BTT-3 Banshee dan Banshee Whirlwind, pasalnya kedua target drone dengan cat kuning-oranye tersebut acap kali digunakan Arhanud TNI AD dalam melakukan latihan tembak rudal pada sasaran bergerak. Dan masih dari keluarga Banshee, dikabarkan varian Banshee yang bermesin jet, Banshee Jet-80 dioperasikan dari kapal induk. (more…)
Meski telah mengorder empat unit drone intai/tempur maritim jarak jauh MQ-9B SeaGuardian dari Amerika Serikat, itu bukan berarti Taiwan melupakan proyek drone intai/tempur (UCAV) rancangan dalam negeri. Setelah prototipe perdananya diperkenalkan pada Taipei Aerospace & Defense Technology Exhibition 2015, drone MALE yang diberi label “Teng Yun” akan mengikuti latihan tempur gabungan Han Kuang ke-37 yang digelar mulai 13-17 September mendatang. (more…)
Meski telah mempunyai torpedo jelajah alias drone bawah laut jarak jauh berhulu ledak nuklir Poseidon, Angkatan Laut Rusia rupanya masih terus mengembangkan teknologi drone bawah laut. Belum lama ini diwartakan Kementerian Pertahanan Rusia telah menyetujui rencana pengujian lanjutan pada drone bawah laut terbaru yang diberi label “Harpsichord (Klavesin)-2R-PM.” (more…)
Belakangan ini ada dua jenis drone tempur yang pamornya naik daun dalam operasi militer di Afghanistan, yang pertama adalah MQ-9 Extended Range (ER) milik Angkatan Udara Amerika Serikat yang digunakan untuk melancarkan serangan ke kelompok ISIS-K. Sementara drone tempur kedua adalah CH-4B Rainbow buatan Cina yang dioperasikan Angkatan Udara Pakistan. (more…)
Tak berselang lama pasca insiden bom bunuh diri di Bandara Kabul (26/8/2021) yang menewaskan 13 personel militer AS dan ratusan warga lokal, sejumlah jet tempur dan drone milik Angkatan Udara AS terlihat melintas di langit Kota Kabul. Dimana kemudian, dikabarkan jenis drone kombatan MQ-9 Reaper disebut melancarkan serangan terpilih kepada dua pentolan ISIS-K di bagian timur Kabul. (more…)
Baykar Technologies rupanya tak tanggung-tanggung dalam mempersiapkan kehadiran drone Bayraktar Akinci. Didapuk sebagai drone kelas berat dengan dua mesin turboprop, Akinci yang telah sukses membawa beban tempur penuh dalam penerbangan selama 13,5 jam, dikabarkan juga dipersiapkan untuk dapat menggotong rudal jelajah. Sebagai produk anak bangsa yang mensinergikan setiap potensi di dalam negeri, maka rudal jelajah untuk Akinci juga mengusung produki nasional. (more…)