Anda masih ingat dengan Watchkeeper WK450? Inilah drone intai produksi Thales UK yang pada tahun 2017 sempat ditawarkan ke TNI AU. Meski tak sampai dibeli Indonesia, Watchkeeper WK450 adalah drone intai yang battle proven, dimana debutnya banyak digunakan Inggris selama operasi di Afghanistan. (more…)
Konflik bersenjata di Donbas rupanya membuat Turki menjadi serba salah. Di satu sisi, Turki mendapat berkah penjualan dan pamor atas drone tempur Bayraktar TB2, dimana Ukraina merupakan pengguna drone tersebut, yang kabar terakhir menyebut telah mengerahkan Bayraktar TB2 untuk menghancurkan basis howitzer yang digunakan oleh separatis pro Rusia di Donbas. (more…)
Lantaran teknologi drone berkembang pesat, maka teknologi anti drone juga harus sigap untuk mengimbangi. Seperti belum lama, dari Rusia diwartakan Ruselectronics (bagian dari Rostec State Corporation) merilis bahwa pihaknya telah merampungkan uji coba pabrik pada perangkat yang disebut Ataka-Shorokh. (more…)
Bertempat di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Riau, hari Jumat, 22 Oktober 2021, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo resmi mengukuhkan keberadaan skadron baru yang bertugas di pangkalan udara terdepan dan strategis yang berbatasan dengan wilayah hot spot, Laut Cina Selatan. Skadron baru yang dimaksud adalah Skadron Udara 52. (more…)
Turki dengan Bayraktar TB2 merupakan fenomena tersendiri, dimana drone kombatan (Unmanned Combat Aerial Vehicle/UCAV) ini mampu meraih penjualan ekspor tertinggi pada periode 2020-2021. Meski begitu, secara keseluruhan negara pengekspor terbesar drone kombatan di dunia masih dipegang oleh Cina. (more…)
Meski tidak dilaporkan mengalami kerusakan, setiap pesawat secara periodik perlu dilakukan inspeksi secara visual untuk melihat ada atau tidaknya penyok pada bodi alias bagian luarnya. Identifikasi visual oleh ground crew tentu bisa saja dilakukan, namun itu butuh waktu, apalagi untuk bisa mengenali penyok yang berukuran kecil. (more…)
Dengan dukungan penuh dari Amerika Serikat, bisa dipastikan elemen hanud (pertahanan udara) Taiwan serba canggih dan rapat. Meski begitu, masih ada peluang bagi Cina Daratan untuk menembus sistem hanud Taiwan. Salah satunya dengan serbuan udara secara besar-besaran, dengan serbuan secara masif, walau akan ada banyak pesawat Cina yang dijatuhkan, tapi dipercaya hanud Taiwan akan kewalahan alias bisa kebobolan pada akhirnya. (more…)
Drone copter dengan kemampuan amfibi, alias bisa mendarat di air, itu sudah ada, salah satunya adalah Bullray buatan Rapid Composited dari Florida, AS. Bullray bahkan dapat melakukan tembak sasaran menggunaan senjata kaliber ringan. Nah, serupa tapi tidak sama, giliran startup asal Perancis merilis drone quadcopter mini yang dapat diluncurkan dari permukaan atas permukaan dan bawah permukaan air laut. Kok bisa? (more…)
Era “Terminator” cepat atau lambat akan tiba, indikasinya sudah kentara dengan pemanfaatan drone yang meluas, wahana tempur tanpa awak dengan kemampuan otonom sudah diadaptasi dalam skenario peperangan di darat, laut dan udara. Dan salah satu yang identik dengan dunia Terminator baru-baru ini diperlihatkan dalam US Army’s Main Annual Convention di Washington, yaitu dengan penampilan robot anjing (robot dog) yang diberi nama Special Purpose Unmanned Rifle (SPUR). (more…)
Di masa mendatang, mungkin Cina tak perlu harus mengerahkan armada kapal risetnya untuk melepaskan drone bawah lautnya di kawasan Asia Pasifik, cukup dengan melepaskan drone bawah laut lewat airdrop dari wahana udara, maka drone bawah laut atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV) akan lebih cepat menyasar ke daerah operasi. Skenario itu rupanya telah diperlihatkan dalam ajang Zhuhai AirShow 2021. (more…)