
Setelah diketahui punya kemampuan meluncurkan rudal udara ke udara jarak pendek R-60, drone kamikaze Shahed-136, atau variannya yang diproduksi Rusia, Geran-2, disebut punya kemampuan ekstra lainnya, yaitu disebut mampu meluncurkan ranjau anti tank. (more…)

Tak ingin kalah dengan pencapaian yang dilakukan oleh Turki, Australia belum lama mengumkan pencapaian gemilang dalam peluncuran rudal udara ke udara dari drone Loyal Wingman (UCAV) MQ-28A Ghost Bat. Bila Turki meluncurkan rudal udara ke udara jarak menengah/jauh Gokdogan, maka yang dilakukukan Australia pun meluncurkan rudal sejenis, yakni AIM-120 AMRAAM dari Ghost Bat. (more…)

Saab, produsen pertahanan terkemuka asal Swedia, dan Airbus Defence and Space telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang menjajaki kemungkinan untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi pesawat tempur nirawak (unmanned warplane) generasi mendatang. Diskusi ini menandai lonjakan minat terhadap drone canggih dan evolusi aliansi di sektor pertahanan Eropa. (more…)

Sebagai ‘pemain’ awal dalam operasi militer Rusia di Ukraina, nama drone kamikaze Shahed-136 masih eksis, dan terus dioperasikan dengan sejumlah inovasi untuk menyesuaikan kebutuhan akan misi barunya. Sebagai bukti adalah Geran-2, yakni varian Shahed-136 yang diproduksi oleh Rusia, ternyata kini punya peran baru untuk melancarkan serangan ke sasaran di udara. (more…)

Bukan satu atau dua, faktanya ada beberapa jenis drone kamikaze (loitering muniton) dengan desain mirip Shahed-136 yang diproduksi oleh manufaktur pertahanan Cina. Setelah sebelumnya diulas tentang Sunflower 200, Feilong-300D dan PD-2900, rupanya ada sosok baru yang juga mirip Shahed-136, yaitu Loong M9. (more…)

Kabar mengenai akuisisi tambahan drone Heron MK II dari Israel oleh India kembali mencuat, kali ini disebut sebagai langkah pengadaan darurat (emergency procurement) yang dilakukan oleh angkatan bersenjata India pasca “Operasi Sindoor”. Langkah ini menegaskan komitmen New Delhi untuk memperkuat kemampuan intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR) di tengah meningkatnya ketegangan regional. (more…)

Bukan lagi drone copter berukuran mini, Cina kini memperkenalkan drone copter (helikopter) dengan ukuran sedang yang dirancang untuk terbang di ketinggian tinggi dan ideal untuk dukungan operasi militer di wilayah pegunungan. Dan yang dimaksud adalah Meyu Arrow, helikopter nirawak combat (UCAV) produksi Tengden Technology. (more…)

Pada 30 November 2025, sejarah ditorehkan dari langit Turki, drone tempur (UCAV) stealth Bayraktar Kizilelma berhasil melakukan uji tembak rudal udara-ke-udara jarak jauh (Beyond Visual Range – BVR) yang pertama di dunia oleh platform nirawak bertenaga jet. Keberhasilan ini secara efektif membuka babak baru dalam konsep peperangan udara. (more…)

Sebagai negara yang berkonflik dan merasakan benar ancaman sabotase dari drone kamikaze (loitering munition) yang diluncurkan agen intelijen Israel di dalam negeri, maka Iran harus mempersiapkan skenario jitu untuk secara efektif menetralisir serangan drone kamikaze di ketinggian rendah yang menyerang dalam pola kawanan (swarming). (more…)

Angkatan Udara AS (USAF) mengonfirmasi bahwa mereka terpaksa menembak jatuh salah satu drone tempur (UCAV) MQ-9 Reaper mereka sendiri di lepas pantai Korea Selatan. Tindakan ini dilakukan sebagai langkah darurat dan sesuai protokol keselamatan setelah drone tersebut mengalami kegagalan teknis yang serius dan tak dapat diperbaiki. (more…)