Isu keamanan di kawasan Teluk kembali memanas seiring dengan langkah taktis Uni Emirat Arab (UEA) dalam memitigasi ancaman asimetris yang kian nyata terhadap infrastruktur sipil vital. Angkatan Bersenjata UEA kini dilaporkan resmi mengandalkan sistem pertahanan laser buatan Cina, Guangjian-21A atau Light Arrow-21A, untuk memproteksi Bandara Internasional Dubai dari potensi serangan one-way attack drone yang diluncurkan oleh Iran. (more…)
Dinamika peperangan di Ukraina telah menempatkan drone First Person View (FPV) sebagai ancaman paling mematikan bagi kendaraan lapis baja dan konvoi logistik. Menjawab tantangan tersebut, perusahaan pertahanan negara Rusia, Rostec, melalui anak perusahaannya Rosel Holding (bagian dari Vector Research Institute), resmi memperkenalkan inovasi terbaru dalam keluarga sistem anti-drone mereka yang diberi nama Serp-FPV. (more…)
Kebutuhan akan perlindungan infrastruktur dari ancaman udara yang semakin dinamis telah mendorong lahirnya inovasi pertahanan titik (point-defense) terbaru dari industri militer Rusia. Belum lama ini, Kementerian Pertahanan Rusia secara resmi menerima batch pertama dari sistem anti-drone yang dikenal dengan nama Zubr. (more…)
Di tengah dominasi drone kamikaze dan pengintai di medan perang modern, perusahaan pertahanan Rusia, NPO Polet, memperkenalkan varian terbaru senjata anti drone unik yang disebut Pauk-30B (secara harfiah berarti “Laba-laba”). (more…)
Menanggapi meningkatnya ancaman drone di medan perang modern, Administrasi Materiel Pertahanan Swedia (FMV) secara resmi telah memesan sistem senjata terbaru dari Saab, yang dikenal sebagai Trackfire ARES (Anti-Drone Remote Electronic System). (more…)
Pada 28 Desember 2025, Kementerian Pertahanan Israel bersama Rafael Advanced Defense Systems secara resmi menyerahkan unit operasional pertama Iron Beam kepada Angkatan Udara Israel (IAF). Langkah ini bukan sekadar penambahan alutsista biasa, melainkan tonggak sejarah di mana teknologi senjata laser energi tinggi benar-benar turun ke medan tempur secara aktif. (more…)
Raksasa pertahanan Jerman, Rheinmetall Air Defence, baru saja menuntaskan rangkaian uji coba penembakan langsung (live firing) yang krusial untuk sistem pertahanan udara jarak pendek (SHORAD) terbaru mereka. Uji coba yang dilakukan di Lohja Test Range, Finlandia, berhasil mendemonstrasikan integrasi sempurna antara sensor elektro-optik pasif Skyspotter dengan sistem kanon otomatis Skyshield MK3. (more…)
LY-1 Naval Laser System, yang dipamerkan pada defile peringatan Hari Kemenangan (Victory Day) ke-80 di Beijing, diklaim sebagai senjata laser terkuat. Walau berlabel Naval Laser System, LY-1 sesuai misi defile di darat, maka LY-1 secara khusus dipasang pada kendaraan khusus (ransus) HZ141 8×8. (more…)
Sebagai negara yang berkonflik dan merasakan benar ancaman sabotase dari drone kamikaze (loitering munition) yang diluncurkan agen intelijen Israel di dalam negeri, maka Iran harus mempersiapkan skenario jitu untuk secara efektif menetralisir serangan drone kamikaze di ketinggian rendah yang menyerang dalam pola kawanan (swarming). (more…)
Desainnya kompak, namun yang satu ini bukanlah senapan serbu, melainkan sistem pelontar granat pintar kaliber 25 mm dengan amunisi airbrust, yang artinya amunisi yang dirancang untuk meledak di udara, dirancang sebagai senjata infanteri yang digadang efektif untuk menghancurkan drone dan melukai infanteri lawan yang berada di area terbuka dan parit perlindungan. (more…)