
Aliansi pertahanan udara global kembali diguncang kabar besar. Pemerintah Inggris dilaporkan secara resmi membuka pintu bagi Jerman untuk bergabung dalam program jet tempur generasi keenam, Global Combat Air Programme (GCAP). Langkah ini diambil di tengah ketidakpastian yang terus menyelimuti proyek tandingan Eropa, FCAS (Future Combat Air System), yang melibatkan Jerman, Prancis, dan Spanyol. (more…)

Setelah Iron Dome (Israel) dan Steel Dome (Turki), nama “Golden Dome” baru-baru ini mencuat, merujuk pada sebuah proposal kerangka arsitektur pertahanan rudal dan udara terintegrasi yang ambisius, yang ditujukan untuk memperkuat keamanan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, terutama dalam menghadapi ancaman rudal balistik, jelajah, dan hipersonik dari Cina, Rusia dan Korea Utara. (more…)

Sibuk mempersiapkan invasi ke Venezuela, rupanya Amerika Serikat dibuat ketar-ketir atas Cina di Pasifik Barat, tapi yang membuat gusar Washington bukan aksi militer langsung, melainkan buntut dari pembangunan kembali (rebuild) landasan udara eks Perang Dunia II, oleh perusahaan sipil Cina di Atol Woleai, Micronesia, yang jaraknya hanya beberapa ratus kilometer dari Guam, yang terkenal sebagai basis penting militer AS di Indo Pasifik. (more…)

Di Indonesia, robot humanoid telah diperkenalkan oleh Polri, yakni saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 pada Juli 2025 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Namun, lain halnya dengan di Cina, robot humanoid tak sebatas ditampilkan dalam defile, robot humanoid telah diadaptasi untuk keperluan taktis, seperti untuk tugas memantau wilayah perbatasan. (more…)

Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa hari ini 19 tahun silam, bertepatan dengan 27 November 2006, menjadi momen bersejarah dalam Angkatan Udara Ukraina, pasalnya pada tanggal tersebut ditetapkan sebagai tuntasnya program likuidasi alias penghapusan arsenal persenjataan strategis warisan Uni Soviet yang berada di tangan Ukraina. Selain terkait senjata nuklir, ada sejumlah pembom strategis berikut rudal jelajah yang ‘diberikan’ kepada Rusia. (more…)

Jet tempur siluman generasi kelima F-35 Lightning II, yang diproduksi oleh Lockheed Martin, terus mendominasi pasar pertahanan global dengan lonjakan pesanan dari Eropa dan Asia. Namun, di saat bersamaan, program inti di Amerika Serikat sedang bergulat dengan peningkatan biaya, kegagalan modernisasi mesin, dan penundaan sistem kunci yang mengancam kemampuan tempur masa depannya. (more…)

Dubai Airshow 2025 (17 – 21 November 2025) menjadi panggung bagi dua narasi kontras yang memengaruhi persaingan jet tempur ringan global. Di satu sisi, jet tempur HAL Tejas India menghadapi krisis kepercayaan pasca-kecelakaan fatal. Di sisi lain, JF-17C Thunder Block III Pakistan/Cina berhasil membangun momentum positif, menarik perhatian pembeli potensial di Timur Tengah dan Afrika. (more…)

Laporan dari sumber-sumber pertahanan Eropa mengindikasikan bahwa Pemerintah Chili sedang dalam tahap negosiasi akhir untuk menyalurkan sejumlah besar ranpur Infanrtry Fighting Vehicle (IFV) Marder 1A3 yang dioperasikannya kepada Ukraina. Transfer ini tidak dilakukan melalui penjualan langsung dari Chili ke Ukraina, melainkan melalui skema transfer yang dibiayai dan dimediasi oleh Pemerintah Jerman. (more…)

Bukan pameran dirgantara biasa, Dubai Airshow 2025 di Uni Emirat Arab (UEA) terasa spesial, pasalnya menjadi momen ketiga kalinya bagi jet tempur stealth Sukhoi Su-57E melakukan live demo di luar Rusia. Dalam pameran dirgantara yang akan berlangsung 17 – 21 November 2025, Rusia lewat Rostec juga akan menghadirkan kekuatan udara lain yang mendeskripsikan segmen industri dirgantara Rusia. (more…)

Mirip plot pada film “Firefox” (1982) yang dibintangi aktor Clint Eastwood, ada kabar bahwa Ukraina dengan dukungan Inggris berupaya untuk membajak alias membawa kabur jet tempur milik Angkatan Udara Rusia, yakni MiG-31 yang dipersenjatai dengan rudal hipersonik Kinzhal. (more…)