
Industri pertahanan Rusia terus memacu modernisasi alutsistanya di tengah berlangsungnya operasi militer khusus di Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin secara blak-blakan mengungkapkan bahwa lebih dari 1.000 jenis senjata dan perangkat keras militer baru buatan dalam negeri telah sukses diuji coba langsung dalam kondisi pertempuran riil sepanjang tahun lalu. (more…)

Persaingan memperebutkan kontrak pengadaan jet tempur multi-peran (Multi-Role Fighter / MRF) Angkatan Udara Filipina kini memasuki babak baru. Kantor berita resmi Korea Selatan, Yonhap News, dalam laporan krusialnya pada pertengahan Mei 2026 mengungkapkan bahwa Pemerintah Korea Selatan bersama Korea Aerospace Industries (KAI) telah resmi meluncurkan strategi intervensi pasar yang agresif. (more…)

Ketika raksasa otomotif atau teknologi Eropa melantai di bursa saham, publik dunia biasanya langsung heboh. Namun, ketika ThyssenKrupp resmi memisahkan (spin-off) divisi sistem pertahanan laut legendarisnya, ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), pada Oktober 2025 lalu, langkah tersebut berlangsung sunyi dan luput dari perhatian sebagian besar investor global. (more…)

Di tengah perlombaan raksasa teknologi dunia membangun pusat data kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang haus listrik hingga skala gigawatt, Pentagon justru mengambil langkah ekstrem yang sepenuhnya berlawanan. Badan riset pertahanan Amerika Serikat, DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency), resmi merilis dokumen Request for Information (RFI) bertajuk Low Resource Computing untuk berburu konsep komputasi radikal. (more…)

Dinamika perburuan jet tempur di kawasan Amerika Latin kembali memanas memasuki pertengahan Juni 2026 dengan keputusan mengejutkan dari Angkatan Udara Brasil (FAB). Brasil dilaporkan secara resmi telah menolak tawaran jet tempur Dassault Rafale dari Perancis, dan kini justru mengalihkan pandangannya untuk menambah pesanan 20 unit jet tempur Saab Gripen E/F dari Swedia. (more…)

Upaya Cina dalam menandingi kehebatan teknologi militer Barat sering kali melahirkan alutsista yang masif, namun tidak jarang mengundang skeptisisme besar dari para pengamat internasional. Salah satu contoh paling mencolok adalah The Defender, atau yang secara lokal diproduksi oleh perusahaan Lion King dengan nama Shi Wang (Lion King). (more…)

Ajang pameran pertahanan Eurosatory 2026 di Paris, Perancis, menjadi saksi bisu lompatan besar industri pertahanan swasta nasional Indonesia. Holding industri pertahanan swasta terbesar di Indonesia, Republikorp, melalui anak usahanya PT Republik Palindo Internasional (RPAL), secara resmi mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) strategis dengan raksasa galangan kapal perang dunia asal Italia, Fincantieri. (more…)

Perubahan taktis yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat di kawasan Asia Pasifik ternyata melahirkan tantangan baru bagi strategi pertahanan Beijing. Sadar akan pekatnya payung rudal Anti-Access/Area-Denial (A2/AD) milik Cina di sepanjang Laut Cina Selatan dan Asia Timur, Angkatan Laut AS (US Navy) secara diam-diam mulai menarik mundur aset-aset tempur paling berharga mereka menjauhi garis pantai Asia. (more…)

Pada pergantian milenium sekitar tahun 2000-an, Angkatan Udara Cina (PLAAF) menghadapi kebuntuan teknologi yang sangat serius. Ketika Amerika Serikat sudah menerbangkan pembom siluman (stealth) revolusioner Northrop B-2 Spirit yang mampu menyusup ke wilayah musuh tanpa terdeteksi radar, armada udara Beijing masih terjebak pada cetak biru pesawat era 1950-an dan 1960-an warisan Uni Soviet (Xian H-6 series). (more…)

Sebuah plot twist terbesar dalam sejarah industri pertahanan modern global saat ini tengah berlangsung sengit di Kanada. Korea Selatan, sebuah negara yang pada medio 1980-an baru belajar dasar-dasar merancang bangun kapal selam dari galangan kapal legendaris Jerman, HDW (kini bernama ThyssenKrupp Marine Systems – TKMS), lewat perakitan lisensi kapal selam kelas Jangbogo (Type 209), kini berbalik arah menjadi rival paling mematikan bagi sang guru. (more…)