
Rangkaian serangan udara dan rudal yang dilancarkan Iran membuka tabir kerentanan nyata dari pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Sejak dimulainya Operation Epic Fury oleh AS dan sekutunya pada 28 Februari 2026, Berdasarkan analisis The Wall Street Journal (WSJ), Iran dilaporkan telah melepaskan lebih dari 2.000 serangan balasan yang menghantam sedikitnya 20 instalasi militer AS di delapan negara kawasan. (more…)

Isu keamanan kabel serat optik bawah laut kembali mencuat dan menyedot perhatian kawasan Indo-Pasifik. Insiden terbaru menghantam dua jalur komunikasi vital di lepas pantai Australia Barat (Western Australia) yang terputus secara mendadak. (more…)

Peta geopolitik dan keseimbangan militer kawasan secara dramatis bergeser setelah para pemimpin tertinggi dari Pakistan, Arab Saudi, dan Turki secara resmi menandatangani pakta pertahanan bersama bertajuk Mecca Joint Defence Agreement di Istana Al-Safa, Makkah, Arab Saudi, pada Jumat, 7 Agustus 2026. (more…)

Gaya memamerkan alutsista musuh yang berhasil ditangkap atau dilumpuhkan dalam pertempuran kini tidak hanya menjadi ciri khas Rusia saat memajang tank dan kendaraan tempur Ukraina di ruang publik. Pihak Iran melancarkan strategi komparabel, namun dengan pendekatan yang jauh lebih tertutup. (more…)

Pemerintah Jepang kembali memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat militer internasional setelah merilis Buku Putih Pertahanan (Defense White Paper) 2026. Dalam dokumen resmi tersebut, Tokyo mengklaim bahwa Angkatan Udara Cina (PLAAF) dan penerbangan Angkatan Lautnya saat ini hanya mengoperasikan sekitar 308 unit jet tempur siluman Chengdu J-20 Mighty Dragon dan delapan unit jet tempur generasi kelima berbasis kapal induk Shenyang J-35. (more…)

Angkatan Laut Thailand (Royal Thai Navy) dilaporkan sedang mengeksplorasi rencana pengadaan varian anti-kapal dari rudal jelajah supersonik BrahMos buatan India. Langkah modernisasi ini bertujuan untuk memperkuat daya gentar (maritime deterrence) serta mengamankan wilayah pesisir dan jalur laut vital tanpa harus bergantung pada pertahanan negara-negara besar. (more…)

Rheinmetall, raksasa industri pertahanan asal Jerman yang selama ini mendominasi pasar amunisi dan kendaraan tempur berat, kembali membuat kejutan di industri militer global. Setelah sempat menghebohkan publik lewat kemunculan desain kapal perang denga fregat GMF 140, pabrikan legendaris tersebut kini membuktikan daya jangkau bisnisnya yang makin luas dengan menembus pasar perlengkapan kesehatan militer. (more…)

Korea Selatan kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam panggung industri pertahanan global. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah dan Eropa yang memicu lonjakan permintaan alutsista dunia, Seoul terus memacu target ambisius untuk menembus jajaran empat besar eksportir militer global. (more…)

Lembaga-lembaga riset yang berafiliasi dengan militer Cina (People’s Liberation Army/PLA) dilaporkan memanfaatkan luaran (outputs) dan proses penalaran dari model kecerdasan buatan (AI) terkemuka buatan Amerika Serikat untuk membangun sistem pertahanan serta intelijen domestik. (more…)

Presiden Rusia Vladimir Putin melayangkan pujian terhadap efektivitas strategi perang laut asimetris yang diterapkan Iran di zona konflik Timur Tengah. Saat berbicara di hadapan para perwira Angkatan Laut Rusia (26/7/2026), Putin secara khusus menyoroti keberhasilan konsep “mosquito fleet” (armada nyamuk) milik Iran yang terbukti sangat efisien dalam menghadapi armada kapal perang modern yang jauh lebih besar dan mahal. (more…)