Kekuatan triad nuklir udara Rusia kembali diperkuat di penghujung tahun 2025. Menteri Pertahanan Rusia, Andrei Belousov, dalam pernyataan resminya pada 17 Desember 2025, mengumumkan bahwa dua unit produksi baru pembom strategis supersonik Tupolev Tu-160M telah (atau segera) diserahkan kepada Angkatan Udara Rusia (VKS). (more…)
Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa hari ini 19 tahun silam, bertepatan dengan 27 November 2006, menjadi momen bersejarah dalam Angkatan Udara Ukraina, pasalnya pada tanggal tersebut ditetapkan sebagai tuntasnya program likuidasi alias penghapusan arsenal persenjataan strategis warisan Uni Soviet yang berada di tangan Ukraina. Selain terkait senjata nuklir, ada sejumlah pembom strategis berikut rudal jelajah yang ‘diberikan’ kepada Rusia. (more…)
Sebagai negara dengan kekuatan militer terbesar di belahan selatan, Angkatan Laut Indonesia di masa lalu pernah mengoperasikan pesawat udara yang mampu melakukan misi intai dan penindakan di lautan, menjalankan peran anti kapal selam (AKS) – anti submarine warfare (ASW) hingga tahap eliminasi dengan penghancuran kapal selam lewat torpedo dan bom laut. Momen keemasan tersebut diwarnai dengan beroperasinya Fairey Gannet produksi Fairey Aviation Company. (more…)
Sebagai sekutu Rusia di Amerika Latin, maka eksistensi pemerintah Venezuela di bawah Presiden Nicolas Maduro, menjadi perhatian bagi Kremlin. Ibarat AS yang rajin mengirim Bomber Task Force ke negara-negara Eropa yang berbatasan dengan Rusia, maka saat Venezuela dalam ancaman perang dari Washington, Rusia beberapa kali memberi atensi khusus, salah satunya dengan penerbangan langung pembom strategis Tupolev Tu-160 Blackjack ke Venezuela. (more…)
Flexing kekuatan rudal balistik Cina tidak sebatas DF-5C dan DF-61, dari matra udara juga ditampilan rudal balistik yang diluncurkan dari udara atau Air-Launched Ballistic Missile (ALBM) JL-1. Dipamerkan dengan diangkut truk trailer, sejatinya JL-1 adalah ALBM yang dipersiapkan untuk diluncurkan dari pembom strategis jarak jauh Xian H-6N. (more…)
Mungkin tak banyak yang mengetahui, bahwa hari ini 56 tahun lalu, bertepatan dengan 30 Agustus 1969, dikenang sebagai momen penerbangan perdana prototipe pembom strategis Tupolev Tu-22M Backfire, yang sampai saat ini dalam varian yang dimodernisasi, tetap menjadi andalan serangan udara jarak jauh Rusia. (more…)
Improvisasi mutlak dilakukan dalam peperangan, terlebih bila ada keterbatasaan pada kemampuan alutsista yang ada. Seperti pada Perang Falkland (Malvinas) di tahun 1982, salah satu yang menjadi titik lemah upaya ofensif Argantina adalah tiadanya pesawat pembom. (more…)
Serupa tapi tidak sama dengan tragedi 9/11 yang menimpa menara kembar WTC di New York di tahun 2001, maka hari ini 80 tahun lalu yang bertepatan dengan 28 Juli 1945, terjadi tragedi yang menimpa gedung tertinggi di New York saat itu, yakni ketika sebuah pesawat pembom B-25 Mitchell menabrak Gedung Empire State. (more…)
Hubungan Jepang dan Cina kembali memanas, setelah Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan pada hari Rabu bahwa pesawat militer Cina melakukan intersepsi jarak dekat yang tidak biasa terhadap sebuah pesawat pengintai Jepang di atas perairan internasional di Laut Cina Timur. Lebih detail, pesawat interseptor Cina diketahui adalah Xian JH-7 “Flying Leopard”, jenis pembom tempur, sementara yang diintersep adalah Nihon Aircraft Manufacturing Corporation (NAMC) YS-11EB. (more…)
Mengenal sepak terjang alutsista di Indonesia menjadi poin menarik yang layak dicermati. Dan bicara sejarah alutsista, Douglas B-26B Invader mendapat julukan khas sebagai “The Last Indonesian Bomber”, karena masih digunakan sampai dekade 70-an, termasuk terlibat dalam Operasi Seroja di Timur Timur. Debut B-26B baru benar-benar redup tatkala TNI AU kedatangan pesawat serang turboprop COIN (Counter Insurgency) Rockwell OV-10F Bronco. (more…)