Category: Berita Update Alutsista

Laporan CNN: Stok Rudal Pencegat AS Kritis Pasca Perang Iran, Persediaan THAAD Terkuras Hingga 80 Persen

Laporan mengejutkan yang dirilis media AS, CNN, mengungkapkan bahwa persediaan rudal pencegat dan amunisi presisi jarak jauh milik militer Amerika Serikat telah berada pada tingkatan yang sangat mengkhawatirkan. Rentetan konfrontasi militer dengan Iran dalam operasi bertajuk Operation Epic Fury dikabarkan telah menghabiskan hampir 80 persen (empat perlima) dari total stok rudal pencegat THAAD (Terminal High Altitude Area Defense). (more…)

Guyana Perancis: Koloni Seberang Laut Pusat Antariksa Eropa Resmi Pensiunkan Helikopter SA-330 Puma

Terkenal di panggung dunia sebagai wilayah koloni seberang laut sekaligus rumah bagi Centre Spatial Guyanais (Pusat Antariksa Eropa) di Kourou, Guyana Perancis menyimpan rekam jejak panjang dalam sejarah operasi militer di tengah ganasnya hutan hujan Amazon. Namun, tirai pengabdian helikopter legendaris SA-330 Puma di kawasan strategis peluncuran satelit Eropa tersebut kini resmi ditutup. (more…)

Diam-Diam Diserahkan Jerman, Israel Terima INS Drakon: Kapal Selam Terakhir Dolphin-II Class dengan Misteri VLS

Kekuatan bawah laut Angkatan Laut Israel resmi memasuki babak baru setelah menangguk kesepakatan penyerahan kapal selam paling mutakhir dalam sejarahnya. Galangan kapal ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) di Kiel, Jerman, secara diam-diam telah meluncurkan dan menyerahkan INS Drakon kepada militer Israel tanpa adanya seremoni publik atau penyiaran resmi yang megah. (more…)

Borong 18 Unit Yak-130M, Vietnam Jadi Launch Customer Jet (Latih) Tempur Ringan Terbaru Rusia

Vietnam resmi menjadi pembeli ekspor perdana sekaligus pemesan pertama (launch customer) untuk jet latih tempur canggih terbaru buatan Rusia, Yakovlev Yak-130M. Kepastian ini terungkap dalam kunjungan Presiden Vladimir Putin ke Pabrik Penerbangan Irkutsk (Irkutsk Aviation Plant) pada 24 Juli 2026, ketika CEO Andrei Soynov membeberkan adanya kontrak pembelian 18 unit Yak-130M oleh Angkatan Udara Vietnam. (more…)

‘Dari Laut Naik ke Darat’: Australia Uji Sistem Pertahanan Udara berbasis Aegis dalam Latihan Taipan Strike 26

Angkatan Bersenjata Australia (ADF) bersama Lockheed Martin dan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) telah menyelesaikan uji penembakan langsung (live-fire) bertajuk Taipan Strike 26 pada 29 Juli 2026 di Woomera Test Range, Australia Selatan. Uji coba ini mendemonstrasikan prototipe sistem pertahanan udara jarak menengah berbasis darat atau Medium Range Ground-Based Air Defense (MRGBAD) yang diintegrasikan dengan arsitektur Aegis. (more…)

Ekspansi Kejutan Rheinmetall: Raksasa Pertahanan Jerman Garap Pasar Fregat Kelas Berat GMF 140

Raksasa industri pertahanan asal Jerman, Rheinmetall, resmi membuat lompatan besar dalam portofolio bisnisnya dengan meluncurkan desain kapal tempur utama perdana bertajuk GMF 140 (Guided Missile Frigate sepanjang 140 meter). Selama ini Rheinmetall sangat tersohor sebagai produsen papan atas alutsista darat—seperti kendaraan lapis baja, artileri, sistem pertahanan udara, hingga amunisi dan sistem penerbangan—sehingga manuver ini menandai langkah berani untuk merambah segmen manufaktur perkapalan militer tingkat tinggi. (more…)

Thailand Tawarkan Panser Amfibi ke Prabowo, Jangan Lupa PT Pindad Punya Anoa Amfibi yang Mampu Berenang

Kunjungan resmi Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul ke Indonesia dan pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto membawa angin segar dalam dinamika kerja sama pertahanan kawasan. Salah satu poin menarik yang menjadi sorotan dalam pertemuan diplomasi tingkat tinggi tersebut adalah tawaran konkret dari Pemerintah Thailand untuk memasok 36 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi lapis baja guna memperkuat jajaran Korps Marinir TNI AL. (more…)

Gantikan SM-2 AS, Korea Selatan Pasang Rudal Hanud Buatan Dalam Negeri KSAM-II di Kapal Perang

Angkatan Laut Korea Selatan (ROK Navy) bersiap melakukan lompatan besar dalam kemandirian teknologi pertahanan maritimnya. Persisnya, Seoul akan memensiunkan secara bertahap rudal pencegat pertahanan udara (hanud) buatan Amerika Serikat, Standard Missile-2 (SM-2), dan menggantikannya dengan rudal pertahanan udara buatan dalam negeri yang diklaim lebih superior, yakni Korean Ship-to-Air Missile-II (KSAM-II). (more…)