Meski secara de facto masih bergantung pada alutsista buatan Amerika Serikat (AS), namun matra udara Turki membuat terobosan yang revolusioner, yakni tidak lagi menggunakan source code dari AS untuk menjajal jenis senjata baru pada jet tempur F-16 Fighting Falcon, hal tersebut dimungkinkan berkat adopsi UBAS. (more…)
Lockheed Martin Skunk Works dikenal dengan inovasi tingkat tinggi, khususnya dalam merancang jet tempur stealth dan desain yang serba futuristik. Dan belum lama ini ada kabar bahwa Skunk Works berhasil melakukan uji coba yang merupakan terobosan baru yang terkait pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). (more…)
Belum juga tuntas mengenai isu pencurian data penting KF-21 Boramae yang diduga melibatkan insinyur Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di fasilitas Korea Aerospace Industries (KAI), kini ada kabar lain yang terkait bocornya informasi penting KF-21 di salah satu channel di aplikasi Telegram. (more…)
Amerika Serikat secara halus telah menolak permintaan Indonesia untuk bisa mengakuisisi jet tempur stealth F-35 Lightning II pada tahun 2020. Alih-alih, saat itu Indonesia justru ditawari oleh Plt Menteri Pertahanan AS Christopher Miller untuk bisa membeli jet tempur F-15EX Eagle II dan F/A-18 Super Hornet. Meski penolakan diklaim bukan karena urusan politik, namun, terasa kental bahwa Washington ingin menjaga keseimbangan kekuatan udara sekutunya di regional, yakni Australia dan Singapura. (more…)
Sebagai negara yang kekuatan personelnya bertumpu pada wajib militer (wamil), maka Angkatan Bersenjata Singapura (Singapore Armed Forces/SAF) harus punya strategi khusus untuk mengelola sumber daya manusia yang tersedia, Salah satu tantangan dari wajib militer adalah kemampuan mobilisasi pasukan secara efektif dan efisien. (more…)
Adopsi konsol tablet pada jet tempur bukan sesuatu yang asing, seperti pilot jet tempur TNI AU yang menggunakan GECO (Air) Panasonic Toughpad FZ M1. Nah, ada kabar dari laga perang di Ukraina, disebut pilot jet tempur Angkatan Udara Ukraina menggunakan tablet sejenis iPad di kokpit pesawat tempur era Soviet. Bukan sekedar konsol untuk mendukung fungsi navigasi, iPad di jet tempur era Soviet berperan sebagai pengendali rudal udara ke permukaan buatan Barat. (more…)
Untuk ketiga belas kalinya, pemain War Thunder membagikan informasi sensitif militer di salah satu forum video multiplayer dan multiplatform. Niche Gamer, situs berita dan ulasan tentang video game, pertama kali melaporkan bahwa pemain War Thunder baru-baru ini membagikan panduan (manual) teknis helikopter serang AH-64D Apache Longbow. (more…)
Lantaran harga rudal yang per unitnya sekitar US$200.000, maka merupakan kesempatan langka bagi seorang prajurit untuk bisa berlatih menembakan rudal anti tank FGM-148 Javelin secara langsung. Untuk itu, berlatih lewat simulasi menjadi penting untuk dilakukan oleh personel pengguna rudal yang laris di laga perang Ukraina tersebut. (more…)
Meski Ukraina telah mendapatkan begitu banyak pasokan persenjatan anti serangan udara dari Amerika Serikat dan sekutunya, namun, Ukraina rupanya gentar pada ‘hujan’ rudal jelajah dan drone kamikaze yang diluncurkan Rusia. Selain terus merapatkan sistem hanud yang ada, Pemerintah Ukraina belum lama ini juga melibatkan peran serta warganya untuk berburu rudal dan drone yang diluncurkan Rusia. (more…)
BUMN teknologi dan pertahanan Rusia, Rostec, meluncurkan sistem kontrol artileri mobile terbaru, Tablet-M-IR. Ini berfungsi untuk mengotomatisasi penggunaan artileri, mortir, dan peluncur roket ganda (MLRS). Tak hanya itu, tablet tersebut juga sanggup disinkronisasi dengan drone-drone yang dimiliki Rusia untuk menerima informasi secara real time, memprosesnya, dan mengirimkan koordinat presisi untuk melumpuhkan target.