Jet Tempur Rafale Perancis Gelar Simulasi Serangan Nuklir dengan Rudal Jelajah ASMP-A

Angkatan Udara dan Antariksa Perancis (Armée de l’Air et de l’Espace) menggelar simulasi serangan udara nuklir melalui latihan bersandi Operasi Poker. Latihan yang melibatkan sekitar 50 unit pesawat ini dikendalikan langsung dari Pangkalan Udara Saint-Dizier sebagai markas komponen udara penyerang dan Pangkalan Udara Taverny yang menjadi lokasi bunker pusat komando strategi.

Baca juga: Terbang Perdana di Texas, F-35A Pertama Jerman Dibekali Kemampuan Meluncurkan Bom Nuklir

Dalam operasi penerbangan malam berdurasi enam hingga delapan jam, para penerbang jet tempur Rafale dilatih menembus pertahanan udara musuh pada kecepatan tinggi dan ketinggian sangat rendah, lengkap dengan skenario pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling) menggunakan 15 pesawat tanker demi menjamin ketepatan waktu serta lokasi pelepasan amunisi.

Pada latihan ini, armada Rafale mengusung tiruan (simulators) dari rudal jelajah strategis ASMP-A (Air-Sol Moyenne Portée-Amélioré) yang memiliki ukuran dan bobot identik dengan versi aslinya untuk menguji prosedur penembakan tanpa membawa hulu ledak aktif.

Dari spesifikasi teknis, ASMP-A buatan MBDA merupakan rudal jelajah udara-ke-permukaan berkecepatan supersonik yang ditenagai mesin ramjet bahan bakar cair, memungkinkannya meluncur hingga kecepatan Mach 3 dengan jangkauan jelajah melampaui 500 kilometer. Rudal sepanjang 5,38 meter dengan bobot sekitar 860 kilogram ini mengandalkan sistem navigasi inersia terpadu dengan koreksi GPS untuk presisi sasaran.

Perancis Sukses Uji Peluncuran Rudal Berkemampuan Nuklir (ASMPA-R) dari Jet Tempur Rafale

Pada konfigurasi tempur sebenarnya, ASMP-A dibekali hulu ledak nuklir TNA (Tête Nucléaire Aérotransportée) berdaya ledak hingga 300 kiloton, atau setara 20 kali lipat kekuatan bom atom Hiroshima.

Keberhasilan simulasi penetrasi udara ini tidak lepas dari peran krusial doktrin fly-by-wire dan kemampuan terbang menyusuri kontur bumi (terrain-following) yang dimiliki jet tempur Rafale B (varian kursi ganda khusus misi nuklir). Terbang di bawah jangkauan radar musuh pada malam hari dengan kecepatan mendekati konstan menuntut koordinasi ketat antara pilot dan weapon systems officer (WSO) di dalam kokpit.

Membedah SPECTRA: Rahasia Teknologi ‘Active Stealth’ Jet Tempur Rafale dan Implikasinya Bagi TNI AU

Integrasi pod navigasi dan penargetan canggih serta sistem pertahanan mandiri SPECTRA (Système de Protection et d’Évitement des Conduites de Tir du Rafale) memungkinkan pesawat mendeteksi, mengidentifikasi, dan menetralisir ancaman radar lawan secara otomatis sebelum rudal ASMP-A dilepaskan dari gantungannya (hardpoint).

Selain itu, skenario Operasi Poker secara bertahap juga dipersiapkan untuk menjembatani transisi ke era rudal jelajah nuklir generasi berikutnya, yakni ASN4G (Air-Sol Nucléaire de 4ème Génération). Rudal masa depan berkemampuan hipersonik (kecepatan di atas Mach 5) ini nantinya akan terintegrasi penuh pada jet tempur standar Rafale F5 serta program pesawat tempur generasi keenam Eropa, FCAS (Future Combat Air System).

Dengan terus menyempurnakan taktik penerbangan jarak jauh dan penetrasi pertahanan bernilai tinggi melalui latihan berkala ini, Perancis memastikan bahwa pencegahan nuklir berbasis udara milik mereka tetap relevan dan memiliki daya gentar tinggi di tengah pesatnya perkembangan sistem pertahanan udara (air defense) global.

Militer Perancis menegaskan bahwa Latihan Poker digelar bukan untuk memicu konflik, melainkan sebagai unjuk kekuatan (show of force) guna mempertahankan efek penangkal (deterrence) agar perang nuklir tidak pernah terjadi. (Bayu Pamungkas)

Saat Rafale F5 “Super Rafale” Meluncur, Perancis Bakal Punya ASN4G – Rudal Jelajah Hipersonik Berhulu Ledak Nuklir

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *